Lompat ke konten
Home » 4 Bahasa Resmi Singapura dan Penggunaannya Sehari-hari

4 Bahasa Resmi Singapura dan Penggunaannya Sehari-hari

Kalau kamu bertanya Singapura bahasa apa, jawabannya cukup menarik. Negara ini punya empat bahasa resmi, yaitu Inggris, Mandarin, Melayu, dan Tamil.

Bahasa Inggris paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, bahasa Melayu memiliki status khusus sebagai bahasa nasional Singapura.

Keempat bahasa tersebut juga berkaitan dengan kelompok etnis utama di Singapura. Karena itu, kamu bisa menemukan beberapa bahasa sekaligus di papan petunjuk, tempat umum, dan kawasan tertentu.

Apa Saja Bahasa Resmi Singapura?

Singapura menetapkan empat bahasa sebagai bahasa resmi. Keempatnya adalah:

  • 🇬🇧 Bahasa Inggris
  • 🇨🇳 Bahasa Mandarin
  • 🇲🇾 Bahasa Melayu
  • 🇮🇳 Bahasa Tamil

Bahasa Inggris berfungsi sebagai bahasa penghubung antarkelompok. Sementara itu, Mandarin, Melayu, dan Tamil berkaitan dengan komunitas Tionghoa, Melayu, dan India.

Tidak semua warga menggunakan bahasa yang sama di rumah. Karena itu, banyak masyarakat Singapura terbiasa menggunakan lebih dari satu bahasa.

Baca Juga: Apakah ke Singapura Perlu Visa? Ini Syarat dan Ketentuan untuk WNI

Bahasa Inggris: Bahasa Penghubung Sehari-hari

Bahasa Inggris menjadi bahasa yang paling sering kamu temui di Singapura. Bahasa ini digunakan dalam pemerintahan, bisnis, pendidikan, dan berbagai layanan umum.

Menurut sensus 2020, sekitar 48% penduduk menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama di rumah.

Kalau sedang liburan, bahasa Inggris juga menjadi pilihan paling praktis. Kamu bisa menggunakannya untuk bertanya arah, memesan makanan, hingga berbelanja.

Papan informasi di tempat umum juga banyak menggunakan bahasa Inggris. Jadi, wisatawan tidak perlu terlalu khawatir soal komunikasi.

Singlish, Bahasa Inggris Versi Santai

Dalam percakapan sehari-hari, kamu mungkin mendengar Singlish. Istilah ini merujuk pada gaya bahasa Inggris khas Singapura.

Singlish mendapat pengaruh dari berbagai bahasa. Kosakata dan intonasinya juga bisa terdengar berbeda dari bahasa Inggris standar.

Kamu bisa mendengarnya dalam obrolan santai. Misalnya, saat berada di tempat makan atau berbicara dengan teman.

Dalam situasi formal, bahasa Inggris standar tetap digunakan. Jadi, jangan kaget kalau gaya bicaranya terdengar berbeda saat kamu mendengar percakapan santai.

Bahasa Mandarin: Bahasa Komunitas Tionghoa

Bahasa Mandarin juga banyak digunakan di Singapura. Sekitar 30% penduduk menggunakannya sebagai bahasa utama di rumah.

Mandarin menjadi salah satu bahasa penghubung di antara masyarakat keturunan Tionghoa. Bahasa ini juga menggantikan sejumlah dialek lama dalam penggunaannya.

Kamu bisa mendengar bahasa Mandarin di berbagai tempat. Misalnya, di pusat jajanan, toko, dan pasar.

Di kawasan tertentu, papan nama dan menu juga menggunakan aksara Mandarin. Namun, Mandarin yang digunakan di Singapura memiliki sejumlah kosakata yang mendapat pengaruh dari bahasa Inggris dan Melayu.

Bahasa Melayu: Bahasa Nasional Singapura

Bahasa Melayu memiliki posisi khusus di Singapura. Bahasa ini ditetapkan sebagai bahasa nasional.

Lagu kebangsaan Singapura, “Majulah Singapura”, juga menggunakan bahasa Melayu. Penulisannya menggunakan huruf Latin seperti yang umum digunakan di Indonesia.

Sekitar 9% penduduk menggunakan bahasa Melayu sebagai bahasa utama di rumah. Meski jumlahnya tidak sebesar pengguna bahasa Inggris atau Mandarin, kedudukannya tetap penting.

Buat kamu yang berasal dari Indonesia, bahasa Melayu Singapura mungkin terasa cukup familiar. Ada sejumlah kosakata yang mirip, seperti “terima kasih” dan “selamat pagi”.

Namun, jangan menganggap semua orang Singapura akan langsung memahami bahasa Indonesia. Logat dan beberapa kosakatanya bisa berbeda.

Bahasa Tamil: Bahasa Komunitas India

Bahasa Tamil merupakan salah satu bahasa resmi Singapura. Bahasa ini juga menjadi satu-satunya bahasa India yang berstatus sebagai bahasa resmi di negara tersebut.

Sekitar 2,5% penduduk menggunakan bahasa Tamil sebagai bahasa utama di rumah. Aksaranya berbeda dari bahasa Inggris, Melayu, dan Mandarin.

Kamu bisa lebih sering menemukan bahasa Tamil di kawasan Little India. Beberapa toko, restoran, dan pasar di sana menggunakan bahasa Tamil dalam percakapan maupun papan nama.

Tips Menggunakan Bahasa di Singapura Saat Berwisata

Bahasa Singapura

Kamu tidak perlu menguasai empat bahasa untuk liburan ke Singapura. Bahasa Inggris sudah cukup untuk kebutuhan wisata sehari-hari.

Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba:

  • Gunakan bahasa Inggris saat bertanya arah atau memesan makanan.
  • Perhatikan papan informasi karena banyak petunjuk menggunakan bahasa Inggris.
  • Jangan takut bertanya kalau kurang memahami aksen atau ucapan seseorang.
  • Pelajari beberapa kata sederhana dalam bahasa Mandarin atau Tamil jika ingin mencoba.
  • Bahasa Melayu bisa terasa familiar bagi wisatawan Indonesia, tetapi tetap perhatikan perbedaan kosakata dan logat.

Kamu mungkin perlu sedikit waktu untuk terbiasa dengan aksen Singlish. Kalau belum paham, tidak masalah untuk meminta lawan bicara mengulanginya dengan lebih pelan.

Baca Juga: Apa Ibu Kota Singapura? Simak Penjelasan Lengkapnya

Jelajahi Singapura Bersama SatuSatu

Sekalian ingin jalan-jalan dan mempraktikkan bahasa Inggris? Kamu bisa memesan tiket berbagai atraksi Singapura melalui SatuSatu.com 

Pembayarannya juga tersedia dengan metode lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit.

Salah satu pilihannya adalah Universal Studios Singapura di Pulau Sentosa. Taman hiburan ini dibuka pada 2010 dan menjadi taman Universal pertama di Asia Tenggara.

Tempat ini cocok untuk liburan bersama keluarga atau teman. Kamu juga bisa mendengar beragam aksen bahasa Inggris selama berada di Singapura.

Kalau lebih suka wisata bahari, ada Oceanarium Singapura di Sentosa. Tempat ini cocok untuk melihat kehidupan laut dan bisa menjadi pilihan wisata bersama anak-anak.

Pertanyaan Seputar Bahasa Resmi Singapura

Apa saja bahasa resmi Singapura?
Ada empat bahasa resmi, yaitu Inggris, Mandarin, Melayu, dan Tamil. Bahasa Melayu juga berstatus sebagai bahasa nasional Singapura.

Bahasa apa yang paling sering dipakai di Singapura?
Bahasa Inggris paling banyak digunakan sebagai bahasa utama di rumah, sekitar 48% berdasarkan sensus 2020. Bahasa Mandarin menyusul sekitar 30%.

Apakah orang Singapura mengerti bahasa Indonesia?
Sebagian orang, terutama dari komunitas Melayu, mungkin memahami bahasa Indonesia karena mirip dengan bahasa Melayu. Namun, bahasa Inggris tetap paling praktis untuk wisatawan.

SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B

Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih. 

Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B  untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.

Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.

Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.

Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.

Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.