Kalau berencana liburan ke Malaysia, jangan lupa cek jenis colokan listrik yang digunakan di sana. Malaysia memakai colokan tipe G dengan tiga pin persegi panjang, berbeda dengan colokan yang umum digunakan di Indonesia.
Karena itu, kamu perlu membawa adaptor agar tetap bisa mengisi daya ponsel, laptop, kamera, atau perangkat elektronik lainnya.
Meski bentuk colokannya berbeda, kamu tidak perlu khawatir soal voltase karena sistem kelistrikan di Malaysia hampir sama dengan Indonesia.
Berikut panduan lengkap mengenai jenis colokan, voltase, dan adaptor yang perlu kamu siapkan sebelum berangkat.
Jenis Colokan Listrik Malaysia
Malaysia menggunakan colokan listrik tipe G yang merupakan standar kelistrikan di Inggris, Singapura, dan beberapa negara lain. Colokan ini memiliki tiga pin berbentuk persegi panjang yang tersusun seperti segitiga.
Pin bagian atas berfungsi sebagai ground atau pembumian, sedangkan dua pin di bawah digunakan untuk mengalirkan arus listrik.
Pin ground harus masuk lebih dulu agar pengaman di dalam stopkontak terbuka. Itulah sebabnya colokan dari Indonesia tidak bisa langsung digunakan tanpa adaptor.
Di beberapa bangunan lama, kamu mungkin masih menemukan stopkontak tipe C dengan dua pin bulat. Namun, jumlahnya sangat sedikit sehingga sebaiknya jangan mengandalkannya selama berada di Malaysia.
Voltase dan Frekuensi Listrik Malaysia
Malaysia menggunakan listrik dengan voltase 230–240 volt dan frekuensi 50 Hz. Standar ini hampir sama dengan Indonesia yang juga menggunakan voltase 230 volt dan frekuensi 50 Hz.
Karena itu, sebagian besar perangkat elektronik dari Indonesia bisa langsung digunakan tanpa konverter tegangan.
Meski begitu, tetap periksa informasi pada adaptor atau charger perangkatmu. Jika tertulis Input: 100–240V, 50/60Hz, berarti perangkat tersebut aman digunakan di Malaysia.
Apakah Colokan Listrik Malaysia Sama dengan Indonesia?

Jawabannya, tidak.
Indonesia umumnya menggunakan colokan tipe C dan F dengan dua pin bulat, sedangkan Malaysia menggunakan tipe G dengan tiga pin persegi panjang.
Perbedaan bentuk inilah yang membuat charger atau colokan dari Indonesia tidak bisa langsung dipasang ke stopkontak di Malaysia.
Kabar baiknya, karena voltase dan frekuensi listrik kedua negara hampir sama, kamu hanya memerlukan adaptor untuk menyesuaikan bentuk colokan. Konverter tegangan umumnya tidak diperlukan.
Adaptor yang Dibutuhkan untuk Colokan Listrik Malaysia
Kalau berangkat dari Indonesia, sebaiknya siapkan adaptor tipe G sebelum berangkat.
Adaptor ini berfungsi mengubah bentuk colokan agar sesuai dengan stopkontak di Malaysia tanpa mengubah voltase listrik.
Sebagian besar charger ponsel, laptop, kamera, dan perangkat elektronik modern sudah mendukung dual voltage, yang biasanya ditandai dengan tulisan Input: 100–240V pada bodi charger.
Artinya, perangkat tersebut bisa digunakan di Malaysia selama memakai adaptor yang sesuai.
Kalau kamu membawa perangkat elektronik lama yang hanya mendukung satu jenis voltase, sebaiknya cek spesifikasinya terlebih dahulu agar tidak berisiko rusak saat digunakan.
Tips Membawa dan Membeli Adaptor Colokan Listrik Malaysia
Sebaiknya beli adaptor tipe G sebelum berangkat agar tidak perlu repot mencarinya setelah tiba di Malaysia.
Meski begitu, adaptor jenis ini juga cukup mudah ditemukan di minimarket, supermarket, toko elektronik, maupun bandara.
Kalau kamu sering bepergian ke luar negeri, adaptor universal bisa menjadi pilihan yang lebih praktis karena dapat digunakan di berbagai negara. Jadi, kamu tidak perlu membeli adaptor baru setiap kali bepergian.
Selain adaptor, bawalah power bank sebagai cadangan, terutama jika kamu berencana menghabiskan banyak waktu di luar ruangan atau berpindah-pindah tempat wisata.
Kalau membawa beberapa perangkat elektronik sekaligus, stopkontak portabel atau extension kecil juga bisa membantu. Dengan begitu, satu adaptor tipe G sudah cukup untuk mengisi daya beberapa perangkat sekaligus.
Jelajahi Malaysia Bersama SatuSatu
Setelah memastikan perlengkapan perjalanan seperti adaptor dan charger sudah siap, saatnya menyusun itinerary liburanmu bersama SatuSatu.com
Kalau berlibur ke Kuala Lumpur, sempatkan mengunjungi Akuarium KLCC, salah satu destinasi wisata populer yang menawarkan pengalaman melihat berbagai kehidupan laut dari dekat.
Kamu bisa menemukan beragam spesies laut, terowongan bawah air yang menarik, hingga area edukasi yang cocok untuk keluarga maupun wisatawan segala usia.
Pertanyaan Seputar Colokan Listrik Malaysia
Apa jenis colokan listrik di Malaysia?
Malaysia menggunakan colokan tipe G dengan tiga pin persegi panjang.
Apakah colokan Malaysia sama dengan Indonesia?
Tidak. Indonesia memakai tipe C dan F, sehingga perlu adaptor tipe G.
Apakah perlu membawa konverter tegangan?
Tidak. Cukup bawa adaptor karena voltasenya hampir sama dengan Indonesia.