Colokan listrik Taiwan jadi salah satu hal yang perlu kamu cek sebelum berangkat. Bentuk colokan dan tegangannya berbeda dari yang biasa digunakan di Indonesia.
Kalau sudah menyiapkan ponsel, kamera, power bank, atau alat styling rambut, jangan sampai semuanya tidak bisa digunakan karena lupa membawa adaptor.
Taiwan menggunakan standar colokan dengan pin pipih, jadi steker dari Indonesia tidak bisa langsung digunakan.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu membawa banyak perlengkapan. Dengan mengetahui tipe colokan dan kebutuhan tegangan alat elektronik, persiapanmu jadi lebih mudah.
Artikel ini membahas tipe colokan listrik Taiwan, perbedaannya dengan Indonesia, serta kapan kamu hanya membutuhkan adaptor atau perlu menggunakan voltage converter.
Tipe Colokan Listrik di Taiwan

Taiwan menggunakan dua tipe steker utama, yaitu Tipe A dan Tipe B.
- Tipe A: memiliki dua pin pipih yang sejajar tanpa pin ground.
- Tipe B: memiliki dua pin pipih dan satu pin bulat sebagai jalur pembumian atau grounding.
Tipe A biasanya digunakan untuk perangkat elektronik kecil, seperti charger ponsel dan laptop. Sementara itu, Tipe B lebih sering digunakan untuk perangkat yang membutuhkan grounding.
Kedua tipe tersebut juga digunakan di Amerika Serikat dan Jepang. Jadi, kalau kamu masih punya adaptor dari perjalanan ke negara tersebut, adaptor yang sesuai bisa digunakan di Taiwan.
Selain bentuk steker, perhatikan juga tegangan listriknya. Taiwan menggunakan 110 volt dengan frekuensi 60 Hz, sedangkan Indonesia menggunakan tegangan yang lebih tinggi.
Baca Juga: 8 Restoran Thai Food Terbaik di Sanur yang Wajib Dicoba
Bedanya dengan Colokan Listrik Indonesia
Indonesia umumnya menggunakan Tipe C dan Tipe F dengan dua pin bulat. Tegangan listriknya berada di kisaran 220–230 volt dengan frekuensi 50 Hz.
Sementara itu, Taiwan menggunakan Tipe A dan B dengan pin pipih. Tegangannya juga lebih rendah, yaitu 110 volt dengan frekuensi 60 Hz.
Jadi, ada dua hal yang perlu kamu perhatikan sebelum membawa alat elektronik ke Taiwan:
- Bentuk steker: pin bulat dari Indonesia tidak bisa langsung masuk ke soket Tipe A atau B.
- Tegangan listrik: perangkat yang hanya mendukung 220 volt belum tentu aman digunakan pada listrik 110 volt.
Karena itu, jangan hanya melihat bentuk kepala charger. Cek juga keterangan tegangan pada setiap perangkat yang ingin kamu bawa.
Kapan Butuh Adaptor Saja?
Sebagian besar charger ponsel, laptop, dan kamera modern sudah mendukung dual voltage. Artinya, perangkat tersebut bisa digunakan pada rentang tegangan 100–240 volt.
Untuk memastikannya, cek bagian kecil pada kepala charger. Biasanya terdapat tulisan seperti “INPUT: 100–240V”.
Kalau ada keterangan tersebut, kamu tidak membutuhkan voltage converter. Kamu cukup membawa adaptor untuk menyesuaikan bentuk steker dengan soket di Taiwan.
Contohnya:
- Charger ponsel dengan input 100–240V → cukup pakai adaptor.
- Charger laptop dengan input 100–240V → cukup pakai adaptor.
- Charger kamera dengan input 100–240V → cukup pakai adaptor.
Jadi, sebelum membeli converter, cek dulu spesifikasi perangkatmu. Bisa jadi adaptor saja sudah cukup.
Kapan Butuh Voltage Converter?
Perangkat yang memiliki elemen pemanas perlu mendapat perhatian lebih. Contohnya adalah hair dryer, catokan, dan setrika kecil.
Beberapa alat tersebut hanya dirancang untuk tegangan tertentu. Kalau pada label hanya tertulis 220V tanpa rentang tegangan seperti 100–240V, alat tersebut tidak otomatis cocok digunakan di Taiwan.
Dalam kondisi ini, adaptor saja tidak cukup. Kamu membutuhkan voltage converter untuk menyesuaikan tegangan.
Namun, membawa alat seperti ini sebenarnya bisa merepotkan. Kalau memungkinkan, lebih praktis meninggalkannya di rumah dan menggunakan fasilitas yang tersedia di penginapan.
Tips Membawa Adaptor ke Taiwan
Supaya tidak repot selama perjalanan, kamu bisa menyiapkan adaptor sejak masih di Indonesia.
Beberapa tips yang bisa kamu ikuti:
- Pilih adaptor universal jika sering bepergian ke berbagai negara.
- Pastikan adaptor memiliki standar keamanan yang jelas.
- Bawa satu adaptor tambahan kalau bepergian bersama teman atau keluarga.
- Gunakan power strip kecil jika membawa banyak perangkat elektronik.
- Hindari menumpuk terlalu banyak adaptor pada satu soket.
- Cabut charger setelah selesai digunakan, terutama perangkat yang menghasilkan panas.
Kalau lupa membawa adaptor dari Indonesia, kamu juga bisa mencarinya setelah tiba di Taiwan. Adaptor biasanya tersedia di toko elektronik, convenience store, atau area bandara.
Power strip juga bisa membantu kalau kamu membawa banyak perangkat sekaligus. Kamu tidak perlu bergantian menggunakan satu soket untuk mengisi daya ponsel, kamera, dan perangkat lainnya.
Apa yang Perlu Dicek Sebelum Berangkat?
Supaya tidak panik saat sudah tiba di Taiwan, lakukan pengecekan sederhana sebelum berangkat.
1. Cek bentuk steker
Pastikan kamu tahu bentuk steker perangkat yang akan dibawa. Kalau menggunakan pin bulat seperti perangkat Indonesia, siapkan adaptor yang sesuai.
2. Cek tegangan perangkat
Cari tulisan seperti “INPUT: 100–240V” pada charger atau perangkat elektronik. Kalau mendukung rentang tersebut, biasanya kamu cukup menggunakan adaptor.
3. Pisahkan perangkat yang membutuhkan converter
Jangan menyamakan semua perangkat elektronik. Alat seperti hair dryer, catokan, atau setrika bisa memiliki kebutuhan tegangan yang berbeda.
4. Siapkan adaptor di tas yang mudah dijangkau
Adaptor akan langsung dibutuhkan saat kamu ingin mengisi daya. Jadi, lebih baik simpan di tas kabin atau tempat yang mudah diambil.
Baca Juga: Batas Negara Indonesia: Batas Darat, Laut, dan Negara Tetangga
Jelajahi Taiwan Bersama SatuSatu
Kalau urusan adaptor sudah aman, kamu bisa mulai menyiapkan aktivitas selama di Taiwan.
Kamu bisa cek dan pesan pengalaman wisata lewat SatuSatu.com dengan berbagai metode pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit.
Salah satu pengalaman yang bisa kamu coba adalah Zhaori Hot Spring Ticket on Green Island, Taiwan. Berlokasi di Green Island, Taitung, pengalaman ini mengajak kamu bersantai di salah satu sumber air panas air laut alami yang langka di dunia.
Kolam geotermalnya menghadap Samudra Pasifik, jadi cocok buat kamu yang ingin melepas penat setelah menjelajahi pulau. Tiketnya tersedia mulai dari Rp160.000 berdasarkan informasi produk yang kamu berikan.
Pertanyaan Seputar Colokan Listrik Taiwan
Apakah colokan Indonesia bisa dipakai langsung di Taiwan?
Tidak bisa. Taiwan memakai Tipe A dan B, sedangkan Indonesia memakai Tipe C dan F. Kamu perlu adaptor.
Apakah charger HP dari Indonesia aman dipakai di Taiwan?
Aman jika mendukung 100–240V. Kamu cukup memakai adaptor.
Apakah perlu membawa voltage converter ke Taiwan?
Tidak selalu. Charger 100–240V tidak memerlukannya, tetapi perangkat yang hanya mendukung 220V mungkin perlu converter.
Di mana bisa membeli adaptor colokan Taiwan?
Bisa dibeli di toko elektronik, convenience store, atau bandara. Sebaiknya bawa dari Indonesia.
Apa tipe colokan listrik yang digunakan di Taiwan?
Taiwan menggunakan Tipe A dan B dengan pin pipih.