Gedung tertinggi di Indonesia saat ini adalah Autograph Tower di Jakarta. Tingginya mencapai 382,9 meter dengan 75 lantai.
Menariknya, sembilan gedung lain dalam daftar 10 besar juga berada di Jakarta. Daftar ini menggunakan data The Skyscraper Center dan hanya mencakup gedung yang sudah selesai dibangun.
Tinggi gedung bisa sedikit berbeda antarsumber. Perbedaan ini terutama bisa terlihat pada gedung yang berada di posisi bawah.
Autograph Tower

📍 Thamrin Nine, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat
📏 382,9 meter, 75 lantai
Autograph Tower mulai dibangun pada 2013 dan rampung pada 2022. Gedung ini juga diakui Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai gedung tertinggi di Indonesia.
Ada beberapa fakta menarik tentang Autograph Tower:
- Dirancang dengan standar seismik 25 persen lebih tinggi daripada kode bangunan menurut pengembangnya.
- Standar tersebut penting karena Indonesia termasuk negara yang rawan gempa.
- Terhubung dengan Luminary Tower melalui podium ritel.
- Menempati posisi 55 dalam daftar gedung tertinggi di dunia menurut data yang digunakan dalam draft.
Dengan tinggi hampir 383 meter, Autograph Tower masih unggul cukup jauh dari gedung lain di Indonesia. Gedung ini juga menjadi salah satu ikon baru skyline Jakarta.
Baca Juga: 10 Gedung Tertinggi di Jakarta dan Fakta Menariknya
Luminary Tower
📍 Thamrin Nine, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat
📏 301,2 meter, lebih dari 60 lantai
Luminary Tower merupakan menara pendamping Autograph Tower. Gedung ini juga berada dalam kompleks Thamrin Nine.
Bangunannya sudah menembus ketinggian 300 meter. Karena itu, Luminary Tower masuk kategori supertall.
Saat ini, ada dua gedung di Indonesia yang sudah rampung dengan tinggi di atas 300 meter. Keduanya berada dalam satu kompleks, yaitu Thamrin Nine.
Tinggi Luminary Tower sekitar 82 meter lebih rendah daripada Autograph Tower. Meski begitu, keduanya tetap menjadi pasangan pencakar langit yang paling menonjol di Jakarta.
Gama Tower
📍 Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan
📏 285,5 meter, 64 lantai
Gama Tower juga dikenal dengan nama Cemindo Tower dan Menara Rasuna. Gedung ini memegang gelar gedung tertinggi di Indonesia dari 2016 hingga 2022.
Di dalam Gama Tower terdapat The Westin Jakarta. Hotel tersebut pernah disebut sebagai hotel tertinggi di Indonesia.
Ada juga fakta menarik lainnya:
- Gama Tower memiliki 64 lantai.
- Lokasinya berada di kawasan Kuningan.
- Gedung ini menjadi salah satu landmark di Jalan H.R. Rasuna Said.
- Pengelolanya pernah menyebut WHO menyewa satu lantai seluas 1.500 meter persegi di gedung ini.
Posisinya memang sudah tergeser oleh Autograph Tower. Namun, Gama Tower masih menjadi salah satu gedung paling tinggi di Indonesia.
Treasury Tower
📍 District 8, SCBD, Jakarta Selatan
📏 279,5 meter, 57 lantai
Treasury Tower berdiri di Lot 8, kawasan SCBD. Area ini dikenal sebagai salah satu pusat perkantoran dan aktivitas bisnis di Jakarta.
Gedung ini rampung pada 2018. Tingginya hanya sekitar enam meter di bawah Gama Tower.
Karena selisihnya cukup tipis, Treasury Tower dan Gama Tower sering muncul berdekatan dalam daftar gedung tertinggi. Lokasinya juga tidak jauh dari Pacific Place.
Jakarta Mori Tower
📍 Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat
📏 265,6 meter, 59 lantai
Jakarta Mori Tower dibangun oleh Mori Building, pengembang asal Jepang. Perusahaan ini juga dikenal lewat proyek Roppongi Hills di Tokyo.
Gedung ini memiliki tinggi 265,6 meter dengan 59 lantai. Jakarta Mori Tower termasuk pendatang baru dalam daftar karena selesai dibangun pada awal 2020-an.
Lokasinya berada di koridor Jalan Jenderal Sudirman. Karena itu, gedung ini ikut memperkuat deretan pencakar langit di salah satu jalan utama Jakarta.
Wisma 46
📍 Kompleks BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat
📏 261,9 meter, 51 lantai
Wisma 46 rampung pada 1996. Gedung ini kemudian menjadi yang tertinggi di Indonesia selama sekitar 20 tahun.
Gedung ini dirancang oleh Zeidler Roberts Partnership dan DP Architects. Sampai sekarang, bentuknya masih menjadi salah satu ikon kawasan Sudirman.
Wisma 46 juga menjadi gedung paling tua dalam daftar 10 gedung tertinggi ini. Usianya jauh lebih tua dibandingkan sebagian besar pencakar langit lain di daftar.
Menara Astra
📍 Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat
📏 261,5 meter, 49 lantai
Menara Astra rampung pada akhir 2010-an. Saat selesai dibangun, gedung ini sempat disebut sebagai gedung tertinggi keempat di Indonesia.
Tingginya hanya terpaut sekitar 40 sentimeter dari Wisma 46. Selisih yang sangat tipis ini membuat posisi keduanya bisa terlihat berbeda dalam beberapa daftar.
Menara Astra juga menjadi bagian dari deretan gedung tinggi di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Kawasan tersebut memang menjadi salah satu pusat skyline modern Jakarta.
Sahid Sudirman Center
📍 Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat
📏 258 meter, 59 lantai
Sahid Sudirman Center memiliki 59 lantai dengan tinggi 258 meter. Gedung ini menjadi salah satu pencakar langit yang menonjol di kawasan Sudirman.
Dalam data 2020, gedung ini tercatat berada di posisi 170 di antara gedung tertinggi di Asia. Namun, posisinya terus berubah seiring munculnya menara-menara baru.
Perubahan tersebut menunjukkan betapa cepatnya skyline Jakarta berkembang. Gedung yang dulu masuk jajaran teratas bisa bergeser ketika proyek baru selesai dibangun.
Raffles Jakarta
📍 Kuningan, Jakarta Selatan
📏 257 meter, 52 lantai di atas tanah
Raffles Jakarta merupakan hotel bintang lima yang berada di dalam sebuah menara tinggi. Gedung ini juga memiliki tiga lantai basement.
Raffles Jakarta rampung pada pertengahan 2010-an. Fungsinya cukup berbeda dibandingkan sebagian besar gedung dalam daftar yang didominasi perkantoran.
Ada perbedaan data mengenai tingginya. Sebagian sumber mencatat tinggi Raffles Jakarta sekitar 253,3 meter, sehingga posisinya bisa berubah tergantung metode pengukuran.
Millennium Centennial Center
📍 Jalan Jenderal Sudirman Kav. 25, Karet, Jakarta Selatan
📏 254 meter, 53 lantai
Millennium Centennial Center rampung pada 2019. Gedung ini berdiri di bekas lahan CIBM Plaza dan Sequis Plaza.
Salah satu hal yang menarik adalah akses transportasinya. Gedung ini terhubung langsung dengan stasiun MRT Jakarta.
Bagian podiumnya juga memiliki taman hijau. Fasilitas seperti ini cukup menarik karena kawasan Sudirman didominasi gedung perkantoran dan area perkotaan yang padat.
Tepat di bawahnya, The Pakubuwono Signature dengan tinggi 252 meter tercatat sebagai gedung hunian tertinggi di Indonesia. Gedung tersebut tidak masuk daftar 10 besar di atas.
Gedung Tertinggi di Indonesia yang Sedang Dibangun
Daftar gedung tertinggi di Indonesia masih bisa berubah. Sejumlah proyek baru berpotensi masuk ke jajaran teratas setelah selesai dibangun.
Salah satunya adalah Indonesia-1 North Tower yang direncanakan memiliki tinggi 306 meter. South Tower diperkirakan mencapai 303,5 meter.
Keduanya diperkirakan rampung pada 2027. Jika selesai sesuai rencana, kedua menara ini akan menggeser Luminary Tower dari posisi kedua.
Proyek Oasis Central Sudirman juga memiliki rencana menara dengan tinggi lebih dari 300 meter. Artinya, persaingan gedung tertinggi di Indonesia masih belum selesai.
Gedung tinggi di Surabaya, Tangerang, dan Batam juga terus berkembang. Namun, berdasarkan daftar dalam artikel ini, belum ada yang masuk 10 besar.
Salah satu alasannya adalah aktivitas bisnis yang masih sangat terpusat di Jakarta. Keterbatasan lahan di pusat kota juga mendorong pembangunan gedung secara vertikal.
Baca Juga: 10 Mall Terbesar di Jakarta yang Wajib Kamu Kunjungi
Jelajahi Indonesia Bersama SatuSatu
Sudah puas melihat deretan gedung tinggi? Kalau ingin menikmati pemandangan dari ketinggian dengan suasana yang lebih santai, kamu bisa memilih berbagai aktivitas di SatuSatu.com
Tiket HeHa Sky View di Yogyakarta cocok untuk kamu yang ingin melihat panorama dari ketinggian.
Tempat ini berupa restoran tiga lantai dengan taman dan spot foto di perbukitan Patuk, Gunungkidul. Jaraknya sekitar 12 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta, jadi pas untuk liburan bersama teman atau pasangan.
Kalau liburanmu ke Bali, Pengalaman Wheel Bali bisa jadi cara lain menikmati pemandangan dari atas. Pilihan ini cocok untuk kamu yang lebih suka santai melihat pemandangan daripada berpetualang berat.
Pertanyaan Terkait Gedung Tertinggi di Indonesia
Apa gedung tertinggi di Indonesia?
Autograph Tower di Thamrin Nine, Jakarta, merupakan gedung tertinggi di Indonesia dengan tinggi 382,9 meter dan 75 lantai.
Berapa gedung di Indonesia yang tingginya lebih dari 300 meter?
Ada dua gedung yang sudah rampung, yaitu Autograph Tower dan Luminary Tower di kompleks Thamrin Nine.
Apakah semua gedung tertinggi di Indonesia ada di Jakarta?
Ya, 10 gedung tertinggi dalam daftar ini seluruhnya berada di Jakarta.
SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B
Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih.
Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.
Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.
Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.
Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.
Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.