Haji Lane Singapore adalah gang sempit di kawasan Kampong Glam yang terkenal dengan mural warna-warni, butik indie, dan kafe unik. Panjangnya hanya sekitar 200 meter, tetapi hampir setiap dinding punya karakter visual yang berbeda.
Sejak awal 2000-an, kawasan ini berubah dari deretan ruko kosong menjadi salah satu titik street art yang dikenal di Singapura. Kalau kamu suka suasana yang lebih artsy daripada mal besar, Haji Lane layak masuk itinerary.
Lokasi dan Akses ke Haji Lane Singapore
Haji Lane berada di kawasan Kampong Glam, tidak jauh dari Arab Street dan Masjid Sultan. Aksesnya juga cukup mudah karena lokasinya dekat dengan Stasiun MRT Bugis.
Kalau naik MRT, kamu bisa turun di Stasiun Bugis. Dari Exit B atau Exit F, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 7–10 menit.
Rutenya cukup mudah diikuti. Kamu bisa melewati Raffles Hospital sampai melihat kubah Masjid Sultan di sekitar kawasan tersebut.
Kalau menginap di sekitar Bugis, Haji Lane juga bisa dicapai dengan berjalan kaki santai.
Baca Juga: 15 Oleh-Oleh Khas Singapura yang Wajib Dibeli Saat Liburan
Harga Tiket & Jam Buka Haji Lane Singapore
Tidak ada tiket masuk untuk mengunjungi Haji Lane. Pasalnya, Haji Lane merupakan jalan umum yang bisa diakses secara bebas.
Namun, toko, kafe, dan tempat nongkrong di sepanjang gang punya jam operasional masing-masing. Umumnya, tempat-tempat tersebut mulai buka sekitar pukul 11.00 hingga 21.00 waktu setempat.
Beberapa kafe sudah buka sejak pagi. Sementara itu, bar dan tempat nongkrong tertentu bisa beroperasi hingga lebih malam.
Kalau tujuanmu hanya berburu foto mural, kamu bisa datang lebih pagi. Kamu tetap bisa menikmati mural meski sebagian toko belum buka.
Daya Tarik Haji Lane Singapore

Hal yang membuat Haji Lane Singapore menarik adalah perpaduan shophouse klasik dengan karya seni jalanan. Mural warna-warni membuat gang ini punya suasana yang berbeda dari kawasan lain di Singapura.
Street Art Haji Lane Singapore yang Ikonik
Salah satu mural yang terkenal berada di dinding restoran Piedra Negra. Lokasinya ada di sudut Haji Lane dan Beach Road.
Karya bertema Aztec tersebut dibuat pada 2011 oleh Didier “Jaba” Mathieu, seniman graffiti asal Kolombia. Mural ini dianggap sebagai salah satu karya yang ikut mendorong perkembangan street art di kawasan Haji Lane.
Ada juga mural monokrom bertajuk “Faces from the Past”. Mural ini menampilkan sosok pria bersorban dan perempuan Samsui yang menggambarkan keberagaman etnis di Kampong Glam.
Kalau ingin melihat karya seni lainnya, kamu bisa lanjut ke area yang menghubungkan Haji Lane dengan Arab Street. Di sana terdapat mural bermotif batik karya kolektif Slac Satu.
Jangan berhenti di Haji Lane saja kalau punya waktu lebih. Kamu juga bisa mampir ke Gelam Gallery di Muscat Street.
Gelam Gallery merupakan galeri seni luar ruang yang bisa dikunjungi secara gratis. Ada lebih dari 30 karya seniman lokal dan internasional yang bisa kamu lihat di sana.
Kafe di Haji Lane Singapore
Selain mural, kafe menjadi bagian menarik dari suasana Haji Lane. Pilihannya cukup beragam, mulai dari tempat makan santai hingga kafe dengan pertunjukan musik.
Beberapa yang bisa kamu pertimbangkan:
- Piedra Negra
Menyajikan menu Meksiko seperti guacamole dan margarita. Lokasinya juga berada di dekat mural yang paling ikonik di Haji Lane. - Blu Jaz Cafe
Cocok kalau kamu suka suasana santai dengan pertunjukan musik langsung. Tempat ini biasanya lebih ramai saat malam. - Heap Seng Leong
Pilihan untuk kamu yang ingin mencoba sarapan bergaya lokal. Salah satu menu yang bisa dicoba adalah roti bakar kaya dengan kopi tradisional.
Di sekitar Kampong Glam juga terdapat beberapa pilihan tempat makan halal. Jadi, wisatawan Muslim punya cukup banyak pilihan kuliner di kawasan ini.
Spot Foto Terbaik di Haji Lane Singapore
Kalau ingin mendapatkan foto dengan suasana yang lebih sepi, datang sebelum pukul 10.00 pagi. Saat itu, aktivitas di gang biasanya belum seramai siang atau sore.
Area sekitar Piedra Negra bisa menjadi pilihan untuk berburu foto. Gang yang menghubungkan Haji Lane dengan Arab Street juga punya mural dengan warna yang cukup mencolok.
Kalau ingin suasana yang lebih hidup, datanglah menjelang sore. Lampu toko mulai menyala dan kawasan ini terasa lebih ramai.
Namun, jumlah pengunjung juga biasanya meningkat. Jadi, kamu perlu sedikit bersabar kalau ingin mendapatkan foto tanpa banyak orang di belakang.
Fasilitas di Sekitar Haji Lane
Kawasan Kampong Glam di sekitar Haji Lane cukup lengkap untuk wisatawan. Kamu bisa menemukan butik fashion, toko, restoran, dan berbagai tempat makan.
Karena lokasinya dekat Arab Street, pilihan restoran halal juga cukup banyak. Kawasan ini juga punya nuansa Timur Tengah yang cukup terasa.
ATM dan minimarket juga bisa ditemukan di jalan-jalan sekitar Haji Lane. Jadi, kamu tidak perlu khawatir kalau membutuhkan kebutuhan dasar selama jalan-jalan.
Tips Berkunjung ke Haji Lane Singapore
Kalau ingin berburu foto, datanglah pagi hari sebelum kawasan mulai ramai. Waktu ini juga lebih nyaman untuk berjalan kaki karena gang belum terlalu padat.
Buat kamu yang ingin mampir ke Masjid Sultan, gunakan pakaian yang sopan. Lokasi masjid berada tidak jauh dari Haji Lane.
Sebaiknya bawa uang tunai secukupnya. Tidak semua toko kecil di sekitar Haji Lane menerima pembayaran nontunai.
Kalau datang pada akhir pekan, siapkan waktu lebih banyak. Haji Lane biasanya lebih ramai dibandingkan hari kerja.
Baca Juga: Cara Naik MRT Singapore untuk Wisatawan Indonesia
Jelajahi Singapura Bersama SatuSatu
Setelah puas menyusuri Haji Lane, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke berbagai atraksi di Singapura. Tiketnya bisa dipesan lewat SatuSatu.com dengan pilihan pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit.
Salah satu pilihan yang bisa masuk itinerary adalah Universal Studios Singapura. Taman hiburan bertema film ini punya berbagai wahana untuk pengunjung dari berbagai usia.
Kamu bisa menghabiskan satu hari penuh di sana. Sebelumnya, nikmati Haji Lane pada pagi hari untuk berburu mural dan berkeliling Kampong Glam.
Promo Liburan Kemerdekaan Diskon Hingga 81%
Dalam rangka HUT RI ke-81, SatuSatu menghadirkan Promo Liburan Kemerdekaan dengan diskon hingga 81%. Pilihannya mencakup berbagai atraksi dan aktivitas wisata di sejumlah destinasi Indonesia.
Di Jakarta, kamu bisa memilih Ancol dengan berbagai pilihan hiburan. Salah satunya Atlantis Water Adventures, yang menawarkan akses ke kolam renang, seluncuran, area bermain keluarga, dan Sungai Antila.
Ada juga Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk mengenal keragaman budaya Indonesia dalam satu kawasan. Tiketnya pada halaman promo sebelumnya tersedia mulai dari Rp10.000.
Kalau ingin menikmati wisata sejarah, Candi Prambanan di Yogyakarta bisa menjadi pilihan.
Tersedia tiket untuk wisatawan domestik dan internasional, dengan kesempatan menjelajahi kompleks candi Hindu, melihat relief kisah Ramayana, hingga menikmati suasana menjelang matahari terbenam.
Di Bali, Sacred Monkey Forest Ubud menawarkan perpaduan alam dan budaya. Pilihan tiketnya mencakup domestik, internasional, serta paket perjalanan dengan transportasi gratis.
Untuk memudahkan perjalanan sejak tiba di Indonesia, tersedia juga layanan antar-jemput bandara mulai Rp119.000.
Pertanyaan Seputar Haji Lane Singapore
Apakah Haji Lane Singapore gratis dikunjungi?
Ya, kamu tidak perlu membayar tiket masuk. Haji Lane merupakan jalan umum yang bisa diakses secara bebas.
Kapan waktu terbaik untuk foto di Haji Lane Singapore?
Pagi hari sebelum pukul 10.00 bisa menjadi pilihan yang tepat. Saat itu, suasananya cenderung lebih sepi sehingga kamu lebih leluasa mengambil foto.
Bagaimana cara ke Haji Lane Singapore dari Stasiun Bugis?
Kamu bisa berjalan kaki sekitar 7–10 menit dari Stasiun Bugis. Pilih Exit B atau Exit F, lalu lanjutkan perjalanan melewati Raffles Hospital menuju kawasan Kampong Glam.