Kerak telor adalah kudapan khas Betawi yang dibuat dari beras ketan dan telur. Makanan ini dimasak tanpa minyak hingga bagian bawahnya kering dan renyah seperti kerak.
Rasanya gurih dengan aroma rempah yang cukup kuat. Kamu juga bisa menemukan rasa renyah dari serundeng dan bawang goreng di setiap suapan.
Kerak telor paling identik dengan Jakarta. Makanan ini juga sering hadir dalam acara budaya dan perayaan besar di ibu kota.
Kalau kamu penasaran dengan asal-usul hingga cara membuatnya, berikut penjelasannya.
Kerak Telor Berasal dari Mana?
Kerak telor berasal dari masyarakat Betawi di Jakarta dan sekitarnya. Kudapan ini sudah dikenal sejak zaman kolonial Belanda.
Menurut cerita yang berkembang, kerak telor muncul ketika masyarakat Betawi mengolah beras ketan dengan telur dan berbagai bumbu. Racikan tersebut kemudian berkembang menjadi makanan yang dikenal sampai sekarang.
Kerak telor pun tidak sekadar menjadi jajanan. Makanan ini ikut melekat dengan identitas kuliner masyarakat Betawi.
Baca Juga: 15 Kuliner Viral Jakarta yang Lagi Ramai di TikTok
Sejarah Kerak Telor
Seiring waktu, kerak telor semakin dikenal sebagai makanan khas Jakarta. Popularitasnya juga semakin terlihat saat makanan ini hadir dalam berbagai acara rakyat.
Salah satunya adalah Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ). Penjual kerak telor biasanya mudah ditemukan di area acara tersebut.
Bagi sebagian warga Jakarta, menikmati kerak telor saat datang ke PRJ sudah menjadi pengalaman yang tidak boleh dilewatkan. Makanan ini akhirnya semakin kuat dikenal sebagai salah satu kuliner khas ibu kota.
Kerak telor juga bisa ditemukan di sejumlah kawasan yang berkaitan dengan wisata dan budaya Betawi, seperti:
- Kota Tua Jakarta
- Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan
- Acara budaya Betawi
- Festival atau perayaan tertentu di Jakarta
Kehadirannya di berbagai tempat tersebut membuat kerak telor tetap dikenal sebagai bagian dari kuliner Betawi.
Bahan Kerak Telor
Bahan kerak telor sebenarnya cukup sederhana. Namun, perpaduan setiap bahan membuat rasanya menjadi khas.
Beberapa bahan yang biasa digunakan antara lain:
- Beras ketan putih
- Telur ayam atau telur bebek
- Ebi atau udang kering
- Kelapa parut sangrai atau serundeng
- Bawang merah goreng
- Kencur
- Cabai merah
- Gula
- Garam
Telur membuat teksturnya lebih lembut dan rasanya gurih. Sementara itu, ebi memberikan rasa gurih yang lebih kuat.
Serundeng menambahkan rasa gurih sekaligus tekstur renyah. Kencur dan cabai juga memberikan aroma serta rasa khas pada kerak telor.
Telur Ayam atau Telur Bebek?
Kamu bisa menggunakan telur ayam maupun telur bebek untuk membuat kerak telor. Keduanya memberikan hasil yang sedikit berbeda.
- Telur ayam: rasanya lebih ringan dan mudah ditemukan.
- Telur bebek: rasanya lebih gurih dengan aroma yang lebih kuat.
Jadi, pilihannya bisa disesuaikan dengan selera. Kalau ingin rasa yang lebih kuat, telur bebek bisa menjadi pilihan.
Cara Membuat Kerak Telor

Membuat kerak telor membutuhkan teknik yang sedikit berbeda dari telur dadar biasa. Adonan dimasak langsung di wajan tanpa minyak.
Berikut langkah sederhananya:
- Rendam beras ketan putih selama sekitar 2–3 jam.
- Tiriskan beras ketan setelah cukup lunak.
- Masukkan segenggam beras ketan ke dalam wajan.
- Tambahkan sedikit air lalu masak sampai ketan mulai matang.
- Pecahkan telur di atas ketan.
- Tambahkan bumbu halus dan ebi sangrai.
- Aduk semua bahan sampai tercampur.
- Ratakan adonan di dasar wajan.
- Biarkan bagian bawahnya matang dan mengering.
- Setelah cukup kokoh, balikkan wajan menghadap bara api.
- Masak sampai bagian atasnya matang dan sedikit kecokelatan.
- Angkat lalu tambahkan serundeng dan bawang merah goreng.
Kerak telor paling enak disantap saat masih hangat. Bagian luarnya terasa garing, sedangkan bagian dalamnya tetap lembut.
Kenapa Kerak Telor Dimasak Tanpa Minyak?
Salah satu keunikan kerak telor ada pada cara memasaknya. Makanan ini dibuat tanpa menggunakan minyak.
Adonan ketan dan telur justru dibiarkan menempel di dasar wajan. Setelah cukup kokoh, wajan bisa dibalik menghadap bara api.
Teknik tersebut membuat bagian atas kerak telor terkena panas secara langsung. Hasilnya, permukaan kerak telor bisa matang dan sedikit kecokelatan.
Cara memasak ini juga menjadi salah satu hal yang membuat pembuatan kerak telor menarik untuk dilihat. Penjual biasanya menggunakan wajan kecil dan tungku atau bara arang.
Kenapa Kerak Telor Menggunakan Bara Arang?
Kerak telor secara tradisional dimasak menggunakan anglo atau tungku dengan bara arang. Panas dari bara membantu menghasilkan aroma yang khas.
Bara juga membuat bagian luar kerak telor menjadi lebih kering dan renyah. Inilah salah satu alasan kerak telor yang dibuat secara tradisional memiliki karakter rasa yang berbeda.
Kalau membuatnya di rumah, kamu tetap bisa menggunakan kompor. Namun, hasil aroma dan teksturnya bisa berbeda dari kerak telor yang dimasak menggunakan bara.
Apa yang Membuat Kerak Telor Khas?
Kerak telor punya beberapa ciri yang membuatnya mudah dikenali.
- Menggunakan beras ketan sebagai bahan utama.
- Menggunakan telur ayam atau telur bebek.
- Dimasak tanpa minyak.
- Menggunakan ebi sebagai salah satu pemberi rasa gurih.
- Ditambahkan serundeng kelapa.
- Ditaburi bawang merah goreng.
- Dimasak hingga bagian bawahnya kering dan renyah.
- Secara tradisional dimasak menggunakan bara arang.
Perpaduan ketan, telur, ebi, serundeng, dan bumbu membuat rasanya gurih dan aromanya cukup kuat. Tekstur renyah di bagian bawah juga menjadi ciri yang tidak boleh dilewatkan.
Baca Juga: By The Sea PIK: Wisata Tepi Laut di Jakarta dengan Spot Foto dan Kuliner
Temukan Kuliner Jakarta di SatuSatu
Setelah mencicipi kuliner khas Jakarta seperti kerak telor, kamu bisa melanjutkan aktivitas dengan bersantai di Meiso Setiabudi. Tersedia pilihan refleksologi kaki selama 60, 90, atau 120 menit, dengan harga mulai dari Rp130.000.
Kamu bisa menemukan aktivitas ini dan berbagai pengalaman menarik lainnya di SatuSatu.com
Pertanyaan Seputar Kerak Telor
Apa itu kerak telor?
Kerak telor adalah makanan khas Betawi dari beras ketan dan telur yang dimasak tanpa minyak hingga renyah.
Kerak telor berasal dari mana?
Kerak telor berasal dari masyarakat Betawi di Jakarta dan sekitarnya.
Kerak telor terbuat dari apa?
Bahan utamanya beras ketan, telur, ebi, serundeng, bawang goreng, dan bumbu.
Kenapa kerak telor dimasak tanpa minyak?
Agar adonan menempel pada wajan dan menghasilkan tekstur yang renyah.
Apakah kerak telor menggunakan telur ayam atau telur bebek?
Bisa menggunakan keduanya. Telur bebek biasanya terasa lebih gurih, sedangkan telur ayam lebih ringan.