Lompat ke konten
Home » 12 Lagu Daerah Bali yang Masih Populer hingga Sekarang

12 Lagu Daerah Bali yang Masih Populer hingga Sekarang

Lagu daerah Bali bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang masih dijaga hingga sekarang. Lagu-lagu ini sering dinyanyikan dalam upacara adat, pertunjukan seni, hingga kegiatan sehari-hari. 

Meski menggunakan bahasa Bali, makna yang disampaikan tetap relevan karena banyak mengajarkan nilai kehidupan, kebersamaan, dan penghormatan kepada sesama.

Kalau ingin mengenal budaya Bali lebih dekat, mengenal lagu-lagu daerahnya bisa jadi langkah awal yang menarik. 

Berikut beberapa lagu daerah Bali yang masih populer dan sering dinyanyikan hingga saat ini.

Janger

Janger menjadi salah satu lagu daerah Bali yang paling terkenal, bahkan dikenal hingga luar daerah. 

Lagu ini biasanya dibawakan dalam pertunjukan Tari Janger yang identik dengan gerakan enerjik dan suasana penuh semangat.

Maknanya mengangkat nilai persahabatan, kebersamaan, dan keramahan, yang mencerminkan kehidupan masyarakat Bali.

Putri Cening Ayu

Putri Cening Ayu termasuk lagu daerah Bali yang paling sering diajarkan kepada anak-anak. Lagu ini berkisah tentang seorang ibu yang hendak pergi ke pasar dan meminta anaknya tetap berada di rumah.

Di balik liriknya yang sederhana, lagu ini mengajarkan kemandirian, kepatuhan kepada orang tua, serta tanggung jawab sejak usia dini.

Dadong Dauh

Dadong Dauh merupakan lagu anak-anak yang menceritakan seorang nenek yang memelihara ayam bertelur. 

Ceritanya menjadi lebih menarik ketika sekelompok anak mencoba mengambil telur ayam tersebut.

Lewat kisah yang ringan dan mudah diingat, lagu ini menyampaikan pesan tentang kejujuran dan pentingnya menghargai milik orang lain.

Meyang-Meyong

Nama lagu ini berasal dari kata “meyong” yang berarti kucing dalam bahasa Bali. Ceritanya berkisar pada seekor kucing yang bertugas menangkap tikus-tikus nakal.

Liriknya singkat dengan irama yang ceria sehingga mudah dihafal. Tidak heran kalau lagu ini masih sering dikenalkan kepada anak-anak hingga sekarang.

Macepet-Cepetan

Macepet-Cepetan menggambarkan semangat masyarakat Bali yang cekatan, tanggap, dan sigap dalam menghadapi berbagai situasi. Irama lagunya juga terdengar cepat sehingga selaras dengan pesan yang ingin disampaikan.

Selain menghibur, lagu ini mengingatkan pentingnya bertindak cepat dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.

Ratu Anom

Ratu Anom dikenal sebagai lagu daerah Bali yang memiliki melodi lembut sehingga sering dijadikan lagu pengantar tidur. Suasananya tenang dan nyaman didengar, terutama untuk anak-anak.

Selain berfungsi sebagai pengantar tidur, lagu ini juga mengandung nilai kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun kepada generasi muda.

Sekar Emas

Sekar Emas termasuk tembang rare, yaitu lagu yang biasa dinyanyikan anak-anak saat bermain. 

Di beberapa daerah di Bali, lagu ini juga kerap dikaitkan dengan tradisi kerauhan sehingga memiliki nilai budaya yang cukup kuat.

Liriknya sederhana, tetapi sarat pesan moral yang disampaikan dengan cara ringan agar mudah dipahami sejak kecil.

Bungan Sandat

Bungan Sandat berisi nasihat bagi generasi muda agar selalu menjaga sikap dan pergaulan. 

Lagu ini mengingatkan bahwa masa remaja merupakan waktu yang penting untuk membentuk karakter dan mengambil keputusan yang baik.

Karena pesannya yang relevan, Bungan Sandat masih sering dikenalkan sebagai lagu edukatif untuk anak-anak maupun remaja.

Mejangeran

Mejangeran masih berkaitan dengan Tari Janger dan sama-sama menghadirkan suasana penuh semangat. 

Lagu ini menggambarkan kebersamaan, kegembiraan, dan keakraban yang terjalin antara para penari serta penonton.

Irama yang ceria membuat Mejangeran sering dibawakan dalam berbagai pertunjukan seni dan acara budaya di Bali.

Tari Bali

Sesuai namanya, lagu ini menggambarkan kekayaan seni tari yang dimiliki Pulau Dewata. Nadanya energik dan selaras dengan gerakan tari Bali yang dinamis serta penuh ekspresi.

Melalui lagu ini, masyarakat diajak untuk terus menghargai dan melestarikan beragam kesenian tradisional yang menjadi identitas Bali.

Nolih Langit

Nolih Langit menceritakan kehidupan sebuah keluarga sederhana yang selalu saling mendukung dalam suka maupun duka. Lagu ini mengajarkan bahwa rezeki dan keberhasilan akan datang jika dibarengi usaha, kerja keras, dan rasa syukur.

Pesannya sederhana, tetapi tetap relevan sebagai pengingat untuk tidak mudah menyerah dalam menjalani kehidupan.

Sing Ngelah Empugan

Sing Ngelah Empugan secara harfiah berarti “tidak memiliki tabungan”. Lagu ini berkisah tentang pentingnya mempersiapkan masa depan dan tidak menghabiskan semua penghasilan untuk kebutuhan saat ini.

Meski berasal dari lagu tradisional, pesan tentang mengelola keuangan dengan bijak masih sangat relevan hingga sekarang.

Jelajahi Budaya Bali Bersama SatuSatu

Lagu Daerah Bali

Kalau tertarik mengenal budaya Bali lebih dalam, kamu bisa melanjutkan pengalaman lewat SatuSatu.com 

Salah satu aktivitas yang wajib dicoba adalah Kecak Fire Dance Uluwatu, pertunjukan tari tradisional yang memadukan nyanyian puluhan penari tanpa iringan alat musik dengan latar matahari terbenam di Pura Uluwatu. 

Pertanyaan Seputar Lagu Daerah Bali

Apa lagu daerah Bali yang paling terkenal?
Janger dan Putri Cening Ayu merupakan dua lagu daerah Bali yang paling populer.

Apa fungsi lagu daerah Bali dalam kehidupan masyarakat?
Sebagai hiburan, pengiring upacara adat dan tari, media pembelajaran, serta sarana menyampaikan pesan moral.

Apakah lagu daerah Bali masih diajarkan kepada anak-anak?
Ya. Lagu daerah Bali masih diajarkan di sekolah, sanggar seni, dan keluarga sebagai upaya melestarikan budaya.