Oleh-oleh khas Jepang punya pilihan yang cukup beragam. Ada camilan manis, makanan gurih, teh, sampai kerajinan tradisional.
Di Jepang, oleh-oleh dikenal dengan konsep omiyage. Setiap daerah juga punya produk khas yang bisa dibawa pulang.
Kalau bingung mau membeli apa, berikut sepuluh oleh-oleh khas Jepang yang bisa masuk daftar belanja.
Tokyo Banana
📍 Stasiun Tokyo, Bandara Haneda, dan department store besar
💰 Sekitar ¥1.180–1.800 per kotak isi 8
Tokyo Banana adalah bolu lembut dengan isian krim pisang. Oleh-oleh ini menjadi salah satu ikon dari Tokyo.
Kemasannya juga sering berubah mengikuti musim atau tema tertentu. Ada pula edisi terbatas yang menarik untuk dikoleksi.
Selain rasa pisang klasik, tersedia beberapa varian lain seperti:
- Cokelat
- Karamel
- Custard
Tokyo Banana memiliki masa simpan sekitar satu minggu. Jadi, sebaiknya beli mendekati hari kepulangan.
Baca Juga: 10 Oleh-Oleh Khas Lombok, dari Makanan sampai Kerajinan
KitKat Matcha dan Varian Rasa Lainnya
📍 Lawson, FamilyMart, Don Quijote, dan KitKat Chocolatory
💰 Sekitar ¥600–1.200 per kemasan
KitKat di Jepang punya banyak varian rasa yang tidak selalu ditemukan di negara lain. Pilihannya mulai dari matcha, sakura, wasabi, sampai sake.
Beberapa kota atau prefektur juga memiliki edisi khusus. Salah satunya Uji matcha dari Kyoto.
Karena ukurannya kecil dan kemasannya praktis, KitKat cocok untuk dibawa pulang dalam jumlah banyak. Oleh-oleh ini juga mudah dibagikan kepada teman atau rekan kerja.
Untuk pilihan halal, cari produk yang sudah memiliki sertifikasi halal. Beberapa toko juga menyediakan pilihan yang lebih ramah bagi wisatawan Muslim.
Cokelat Royce dari Hokkaido
📍 Toko resmi Royce, bandara, dan department store di Ginza serta Kyoto
💰 Sekitar ¥800–3.000 per kotak
Royce dikenal lewat berbagai produk cokelatnya. Salah satu yang populer adalah potato chip cokelat.
Cokelat Royce cukup mudah meleleh. Karena itu, sebaiknya beli mendekati hari kepulangan.
Selama perjalanan menuju bandara, simpan cokelat di dalam cooler bag. Cara ini membantu menjaga kondisinya tetap baik.
Kalau tidak sempat ke Hokkaido, Royce juga bisa ditemukan di beberapa bandara besar seperti Haneda.
Shiroi Koibito
📍 Sapporo, Bandara Haneda, dan department store besar
💰 Sekitar ¥800–2.500, tergantung ukuran
Shiroi Koibito merupakan biskuit butter tipis dengan lapisan cokelat putih. Camilan ini menjadi salah satu oleh-oleh yang populer dari Hokkaido.
Rasanya lembut dan tampilannya cukup elegan. Tidak heran kalau banyak wisatawan memilihnya sebagai hadiah.
Kalau perjalananmu melewati Sapporo, kamu bisa membelinya langsung di sana. Pilihan produknya juga lebih lengkap.
Senbei dan Camilan Gurih
📍 Toko oleh-oleh, konbini, dan pasar tradisional seperti Nishiki Market Kyoto
💰 Bervariasi, tergantung merek
Senbei merupakan kerupuk beras renyah khas Jepang. Biasanya, senbei dipanggang dengan olesan kecap asin.
Ada juga versi dengan rasa asin dari garam Okinawa. Pilihannya beragam sehingga cocok untuk kamu yang lebih suka camilan gurih.
Beberapa merek seperti Kameda Seika juga memiliki produk senbei tanpa mirin atau shoyu yang tidak halal. Tetap periksa komposisi dan label produk sebelum membeli.
Teh Matcha
📍 Nishiki Market Kyoto, Ippodo, dan supermarket besar
💰 Sekitar ¥1.000–3.500 per kaleng
Matcha dari Uji di wilayah selatan Kyoto dikenal sebagai salah satu teh hijau yang populer dari Jepang. Matcha bubuk tidak hanya bisa diminum, tetapi juga digunakan untuk membuat berbagai hidangan.
Kemasan matcha juga cukup menarik untuk dijadikan hadiah. Daya simpannya lebih lama dibandingkan camilan segar.
Kalau ingin membawa oleh-oleh yang ringan dan praktis, matcha bisa menjadi salah satu pilihan.
Kipas Sensu
📍 Toko serba 100 Yen, toko kelontong, dan toko khusus seperti Kyosendo
💰 Sekitar ¥100–3.000, tergantung bahan dan desain
Sensu merupakan kipas lipat yang menjadi salah satu simbol budaya Jepang. Kipas ini biasanya dihiasi berbagai motif khas.
Beberapa desain menampilkan:
- Bunga sakura
- Samurai
- Motif tradisional Jepang
Sensu berbahan kayu atau bambu biasanya lebih awet dibandingkan versi plastik. Bentuknya yang bisa dilipat juga membuatnya mudah dimasukkan ke koper.
Furoshiki
📍 Toko kerajinan, department store, dan toko serba 100 Yen
💰 Mulai sekitar ¥800
Furoshiki adalah kain yang digunakan untuk membungkus dan membawa berbagai barang. Ukurannya cukup besar sehingga bisa digunakan untuk membungkus kotak, pakaian, hingga botol.
Motifnya juga beragam. Ada pola tradisional Jepang sampai desain modern seperti polkadot.
Furoshiki juga berkaitan dengan filosofi mottainai, yaitu penghormatan terhadap pengurangan limbah. Karena bisa digunakan kembali, oleh-oleh ini punya nilai budaya sekaligus fungsi praktis.
Keramik Khas Jepang
📍 Toko kerajinan, department store, dan kawasan Kappabashi Tokyo
💰 Bervariasi, tergantung jenis dan ukuran
Jepang punya berbagai keramik khas, termasuk Kutani dan Arita-yaki. Produk keramiknya dikenal lewat motif dan tampilan yang khas.
Kamu bisa memilih berbagai jenis produk, seperti:
- Set teh
- Piring
- Mangkuk
- Vas
Selain digunakan sehari-hari, keramik juga bisa menjadi suvenir. Pilihannya cocok untuk kamu yang ingin membawa pulang oleh-oleh yang lebih tahan lama.
Yukata
📍 Asakusa Nakamise Shopping Street dan toko pakaian tradisional
💰 Sekitar ¥5.000–20.000 untuk versi lebih eksklusif
Yukata merupakan pakaian tradisional Jepang yang lebih ringan dibandingkan kimono formal. Pakaian ini biasanya digunakan saat festival musim panas.
Dibandingkan kimono formal, yukata lebih terjangkau dan praktis untuk dibawa pulang. Desainnya juga beragam.
Ada motif klasik hingga desain yang lebih modern. Kamu bisa memilihnya sesuai selera.
Baca Juga: 10 Oleh-Oleh Khas Tegal, dari Makanan sampai Kerajinan
Jelajahi Asia Bersama SatuSatu

Setelah puas berburu oleh-oleh khas Jepang, kamu juga bisa melanjutkan perjalanan ke destinasi Asia lainnya bersama SatuSatu.com
Salah satunya Universal Studios Singapura. Destinasi ini cocok untuk kamu yang suka wahana bertema dan ingin merasakan suasana taman hiburan sebelum atau sesudah liburan ke Jepang.
Ada juga Tiket Masuk River Wonders Singapura. Wisata bertema satwa ini bisa menjadi pilihan untuk perjalanan bersama keluarga.
Pertanyaan tentang Oleh-Oleh Khas Jepang
Apa oleh-oleh khas Jepang yang paling populer?
Tokyo Banana, KitKat matcha, dan Royce termasuk oleh-oleh populer yang mudah ditemukan di bandara dan stasiun besar.
Adakah oleh-oleh khas Jepang yang halal?
Ada, seperti Tokyo Banana versi halal, senbei tertentu, dan matcha bubuk. Tetap periksa komposisi dan sertifikasi halal pada kemasan.
Di mana tempat terbaik membeli oleh-oleh khas Jepang?
Don Quijote cocok untuk camilan dan barang sehari-hari. Untuk kerajinan, kamu bisa mencari di Kappabashi atau Nakamise-dori Asakusa.
SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B

Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih.
Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.
Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.
Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.
Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.
Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.