Alun-Alun Jogja sebenarnya terdiri dari dua kawasan. Ada Alun-Alun Lor di sisi utara dan Alun-Alun Kidul di sisi selatan.
Keduanya sama-sama menjadi bagian dari kompleks Keraton Yogyakarta. Namun, Alun-Alun Kidul atau yang akrab disebut Alkid lebih dikenal karena suasananya yang ramai.
Terutama saat matahari mulai terbenam. Warga lokal dan wisatawan biasanya datang untuk nongkrong, kulineran, atau mencoba berbagai aktivitas.
Lokasi dan Akses ke Alun-Alun Jogja
Alun-Alun Kidul berada di Jalan Alun-Alun Kidul, Patehan, Kecamatan Kraton. Lokasinya berada tepat di belakang kompleks Keraton Yogyakarta.
Sementara itu, Alun-Alun Lor berada di sisi depan keraton. Lokasinya menghadap langsung ke arah utara.
Kedua kawasan ini cukup mudah dijangkau dari pusat kota. Jaraknya sekitar 2,5 km dari Titik Nol Kilometer atau ujung selatan Jalan Malioboro.
Kamu bisa menuju Alun-Alun Jogja dengan berbagai pilihan transportasi, seperti:
- Jalan kaki.
- Becak.
- Ojek online.
- Kendaraan pribadi.
Area parkir juga tersedia di sekitar kawasan. Jadi, kamu tidak perlu terlalu khawatir mencari tempat parkir saat berkunjung.
Baca Juga: 10 Makanan Khas Jogja, Wajib Coba Pas Liburan!
Jam Buka dan Harga Tiket Alun-Alun Jogja
Alun-Alun Jogja, baik Lor maupun Kidul, terbuka untuk umum selama 24 jam. Kamu juga tidak perlu membayar tiket masuk.
Meski begitu, suasananya paling ramai mulai sekitar pukul 17.00 hingga tengah malam. Saat malam tiba, pedagang kaki lima dan odong-odong hias mulai ramai beroperasi.
Lampu warna-warni dari odong-odong juga membuat suasana Alkid semakin hidup. Kalau ingin suasana yang lebih tenang, kamu bisa datang pada hari kerja.
Akhir pekan biasanya lebih ramai. Apalagi saat musim liburan.
Sejarah dan Filosofi Alun-Alun Jogja
Dahulu, kawasan Alun-Alun Jogja berupa tanah berpasir. Kondisi ini melambangkan panca indra manusia yang belum sempurna.
Karena itu, berbagai simbol di sekitar alun-alun memiliki makna tersendiri. Salah satunya berkaitan dengan upaya untuk mengatur diri.
Alun-Alun Kidul dulunya digunakan sebagai tempat latihan prajurit keraton. Kawasan ini juga menjadi jalur yang dilewati dalam prosesi pemakaman raja atau sultan menuju Pajimatan, Imogiri.
Sementara itu, Alun-Alun Lor berfungsi sebagai halaman depan keraton. Kawasan ini juga biasa digunakan untuk upacara resmi.
Di tengah kedua alun-alun terdapat pohon beringin kembar berpagar atau waringin kurung. Di Alun-Alun Lor, pohon tersebut bernama Kyai Dewadaru dan Kyai Janadaru.
Pohon beringin ini bukan hanya berfungsi sebagai peneduh. Keduanya juga menjadi simbol keseimbangan dan harmoni dalam filosofi masyarakat Jawa.
Daya Tarik Alun-Alun Jogja yang Tak Pernah Sepi

Alun-Alun Jogja, khususnya Alkid, punya banyak aktivitas menarik. Suasananya mulai ramai sejak sore hingga malam.
Beberapa aktivitas yang bisa kamu coba antara lain:
- Tradisi Masangin
Masangin merupakan tantangan berjalan lurus dengan mata tertutup. Kamu harus melewati celah di antara dua pohon beringin.
Tradisi ini dipercaya sebagai uji kejujuran hati dan niat seseorang. Karena unik, banyak wisatawan yang penasaran untuk mencobanya. - Naik odong-odong hias
Odong-odong hias menjadi salah satu aktivitas yang cukup populer di Alkid. Bentuknya berupa mobil kayuh dengan lampu warna-warni.
Kamu bisa menyewanya untuk berkeliling alun-alun. Tarifnya sekitar Rp25.000 hingga Rp30.000. - Jajan kuliner malam
Di sekitar alun-alun terdapat banyak warung kaki lima. Pilihannya beragam dan cocok dinikmati sambil lesehan. - Menikmati ruang publik
Pagi dan sore hari, kawasan ini sering digunakan warga untuk berbagai aktivitas. Mulai dari jogging hingga bermain sepak bola.
Saat malam tiba, suasananya berubah menjadi tempat nongkrong. Inilah yang membuat Alun-Alun Jogja terasa hidup hampir sepanjang waktu.
Tips Berkunjung ke Alun-Alun Jogja
Kalau ingin merasakan suasana yang lebih ramai, datang sekitar pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Pada jam ini, pedagang dan odong-odong hias biasanya sudah beroperasi.
Ada beberapa tips yang bisa kamu perhatikan:
- Tanyakan harga sewa odong-odong sebelum naik.
- Sebaiknya tawar harga terlebih dahulu jika memungkinkan.
- Siapkan uang tunai secukupnya.
- Datang lebih awal saat akhir pekan agar lebih mudah mencari parkir.
- Pilih hari kerja jika ingin suasana yang lebih santai.
Harga sewa odong-odong juga bisa berubah. Terutama saat musim liburan.
Baca Juga: Mau Liburan ke Bali & Jogja Makin Yahud? Yuk Wisata “Cuan” Bareng SatuSatu!
Jelajahi Bersama SatuSatu
Setelah puas menikmati Alun-Alun Jogja, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan mencari aktivitas lain lewat SatuSatu.com
Kalau ingin mengenal sisi sejarah Jogja lebih jauh, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Prambanan Temple. Kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia ini memiliki arsitektur abad ke-9 yang megah.
Pertanyaan Seputar Alun-Alun Jogja
Apakah Alun-Alun Jogja buka 24 jam?
Ya, Alun-Alun Lor dan Kidul terbuka 24 jam tanpa biaya masuk. Suasana biasanya lebih ramai dari sore hingga tengah malam.
Apa itu tradisi Masangin di Alun-Alun Jogja?
Masangin adalah tradisi berjalan lurus dengan mata tertutup melewati dua pohon beringin di Alun-Alun Kidul. Tradisi ini dipercaya sebagai uji kejujuran hati dan niat.
Berapa harga sewa odong-odong di Alun-Alun Jogja?
Sewa odong-odong hias biasanya sekitar Rp25.000–Rp30.000, tergantung durasi dan musim kunjungan.
SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B

Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih.
Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.
Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.
Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.
Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.
Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.