Lompat ke konten
Home » Bendera Singapura: Sejarah, Arti Warna, dan Makna Simbolnya

Bendera Singapura: Sejarah, Arti Warna, dan Makna Simbolnya

Bendera Singapura terdiri dari dua pita horizontal. Bagian atas berwarna merah, sedangkan bagian bawah berwarna putih.

Di pojok kiri atas terdapat bulan sabit putih dan lima bintang putih. Kelima bintang tersebut tersusun membentuk lingkaran.

Bendera ini pertama kali dikibarkan pada 3 Desember 1959. Desain yang sama tetap digunakan setelah Singapura merdeka pada 9 Agustus 1965.

Setiap warna dan simbol pada bendera memiliki makna. Ada pesan tentang persaudaraan, kemurnian, hingga cita-cita bangsa.

Mengenal Bendera Singapura

Desain bendera Singapura terlihat sederhana. Namun, bentuknya cukup mudah dikenali.

Bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih. Di sisi kiri atas terdapat bulan sabit yang menghadap ke kanan.

Lima bintang berujung lima tersusun melingkar di sebelah bulan sabit. Keduanya berwarna putih.

Bendera Singapura juga sekilas mirip dengan bendera Indonesia. Keduanya sama-sama menggunakan warna merah di bagian atas dan putih di bagian bawah.

Perbedaannya cukup jelas. Bendera Singapura memiliki bulan sabit dan lima bintang, sedangkan bendera Indonesia tidak memiliki simbol tambahan.

Baca Juga: Apa Ibu Kota Singapura? Simak Penjelasan Lengkapnya

Sejarah Bendera Singapura

Bendera Singapura lahir ketika negara tersebut mulai memiliki pemerintahan sendiri. Sebelumnya, Singapura menggunakan bendera kolonial Inggris.

Lahirnya Bendera pada 1959

Singapura memperoleh pemerintahan sendiri dalam lingkup Inggris pada 3 Juni 1959. Beberapa bulan kemudian, Perdana Menteri Lee Kuan Yew meminta Toh Chin Chye membuat bendera, lambang negara, dan lagu kebangsaan.

Saat itu, Toh Chin Chye menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri. Ia kemudian memimpin sebuah komite untuk merancang bendera Singapura.

Komite tersebut mempelajari berbagai bendera negara lain. Rancangannya kemudian selesai dalam waktu sekitar dua bulan.

Majelis Legislatif menyetujui rancangan tersebut pada 18 November 1959. Bendera kemudian diperkenalkan secara resmi pada 3 Desember 1959.

Momen tersebut bertepatan dengan pelantikan Yusof bin Ishak sebagai kepala negara pertama yang lahir di kawasan Melayu.

Tetap Dipakai Setelah Merdeka pada 1965

Singapura sempat bergabung dengan Malaysia pada 1963. Namun, Singapura keluar dari federasi tersebut pada 1965.

Singapura kemudian menjadi republik merdeka pada 9 Agustus 1965. Bendera yang digunakan sejak 1959 tetap dipertahankan tanpa perubahan desain.

Arti Warna Bendera Singapura

Bendera Singapura hanya menggunakan dua warna utama. Meski sederhana, keduanya memiliki makna resmi.

  • Merah: melambangkan persaudaraan dan kesetaraan semua manusia.
  • Putih: melambangkan kemurnian dan kebajikan yang meluas serta abadi.

Warna merah juga pernah dijelaskan sebagai warna yang berkaitan dengan kemakmuran dan kebahagiaan di Asia Timur. Makna tersebut dianggap sesuai dengan harapan bagi negara yang masih muda.

Makna Simbol pada Bendera Singapura

Selain warna, ada dua simbol utama pada bendera Singapura. Keduanya memiliki makna yang berbeda.

Bulan Sabit

Bulan sabit melambangkan negara muda yang sedang bangkit. Simbol ini menjadi salah satu bagian paling mudah dikenali dari bendera Singapura.

Menurut Toh Chin Chye, bulan sabit juga ditambahkan karena lima bintang saja terlihat kurang seimbang pada rancangan bendera.

Lima Bintang

Ada lima bintang berujung lima yang tersusun membentuk lingkaran. Kelimanya melambangkan lima cita-cita bangsa.

Kelima cita-cita tersebut adalah:

  • Demokrasi
  • Perdamaian
  • Kemajuan
  • Keadilan
  • Kesetaraan

Susunan bintang yang melingkar menggambarkan kelima cita-cita tersebut sebagai bagian yang saling berkaitan.

Perbedaan Bendera Singapura dan Bendera Indonesia

Bendera Singapura dan Indonesia sama-sama menggunakan warna merah dan putih. Karena itu, keduanya sekilas terlihat mirip.

Perbedaannya terdapat pada simbol yang digunakan. Bendera Singapura memiliki bulan sabit dan lima bintang di pojok kiri atas.

Sementara itu, bendera Indonesia hanya terdiri dari dua bidang warna. Bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih.

Menariknya, Toh Chin Chye sempat mempertimbangkan penggunaan warna merah dan putih. Kombinasi tersebut memang memiliki kemiripan dengan bendera negara lain, termasuk Indonesia.

Kabinet Singapura akhirnya tetap memilih merah dan putih. Bulan sabit serta lima bintang kemudian menjadi ciri khas yang membedakannya.

Baca Juga: 4 Bahasa Resmi Singapura dan Penggunaannya Sehari-hari

Jelajahi Bersama SatuSatu

Setelah mengenal bendera Singapura, kamu bisa melihat sisi lain negara ini lewat berbagai aktivitas wisata bersama SatuSatu.com 

Salah satu pilihannya adalah Universal Studios Singapura, taman hiburan bertema film di Resorts World Sentosa. Tempat ini cocok untuk keluarga atau teman yang ingin seharian naik wahana dan menonton pertunjukan.

Kalau ingin menambah satu tujuan di pulau yang sama, ada Oceanarium Singapura. Kamu bisa melihat beragam satwa laut dalam akuarium besar, jadi cocok untuk mengisi hari kedua di Sentosa atau saat cuaca kurang bersahabat.

Pertanyaan Terkait Bendera Singapura

Apa arti bendera Singapura?
Merah melambangkan persaudaraan dan kesetaraan, sedangkan putih melambangkan kemurnian dan kebajikan. Bulan sabit menggambarkan negara muda yang sedang bangkit, sementara lima bintang melambangkan demokrasi, perdamaian, kemajuan, keadilan, dan kesetaraan.

Kapan bendera Singapura pertama kali dikibarkan?
Bendera Singapura pertama kali dikibarkan pada 3 Desember 1959 dan tetap digunakan setelah kemerdekaan pada 9 Agustus 1965.

Siapa yang merancang bendera Singapura?
Bendera Singapura dirancang oleh komite yang dipimpin Toh Chin Chye dan disetujui Majelis Legislatif pada 18 November 1959.

SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B

Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih. 

Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B  untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.

Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.

Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.

Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.

Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.