Lompat ke konten
Home » Colokan Singapore Pakai Tipe Apa? Ini Panduan untuk Wisatawan Indonesia

Colokan Singapore Pakai Tipe Apa? Ini Panduan untuk Wisatawan Indonesia

Kalau kamu sedang menyiapkan liburan ke Negeri Singa, jangan lupa cek soal colokan Singapore

Hal kecil ini sering dianggap sepele, padahal bisa bikin repot kalau charger HP, laptop, atau kamera tidak bisa dipakai di hotel.

Singapore menggunakan colokan yang berbeda dari Indonesia. Jadi, meskipun charger kamu aman digunakan, bentuk pinnya tetap tidak cocok tanpa adaptor.

Tenang, kamu tidak perlu membawa alat yang rumit. Cukup pahami jenis colokan Singapore dan siapkan adaptor yang tepat sebelum berangkat.

Colokan Singapore Tipe Apa?

Colokan Singapore

Singapore menggunakan colokan tipe G, yaitu jenis colokan dengan tiga pin berbentuk persegi. Model ini juga sering disebut colokan tiga kaki karena susunan pinnya yang khas.

Bentuknya terdiri dari dua pin di bagian bawah dan satu pin di bagian atas sebagai pengaman. Colokan tipe ini juga digunakan di Inggris.

Berbeda dengan Indonesia yang umumnya memakai colokan tipe C atau F dengan dua pin bulat. 

Karena bentuknya tidak sama, charger dari Indonesia tidak bisa langsung masuk ke soket listrik Singapore.

Jadi, kamu tetap perlu membawa adaptor colokan tipe G. Walaupun beberapa hotel menyediakan soket tambahan yang kompatibel dengan tipe lain, colokan tipe G tetap menjadi standar yang paling banyak ditemukan.

Tegangan dan Frekuensi Listrik di Singapore

Selain bentuk colokan, hal lain yang perlu diperhatikan adalah tegangan listrik. Singapore menggunakan listrik dengan tegangan 230V dan frekuensi 50Hz.

Kabar baiknya, angka ini sama dengan standar listrik di Indonesia. Artinya, kamu tidak perlu membawa voltage converter untuk sebagian besar perangkat elektronik.

Kebanyakan charger modern seperti charger HP, laptop, kamera, dan tablet sudah mendukung dual voltage. Kamu bisa mengeceknya pada bagian label charger.

Biasanya terdapat tulisan seperti:

INPUT: 100–240V

Kalau ada keterangan tersebut, perangkat kamu aman dipakai di Singapore. Kamu hanya membutuhkan adaptor untuk menyesuaikan bentuk colokannya.

Namun, tetap hati-hati dengan alat elektronik tertentu seperti hair dryer, catokan rambut, atau alat cukur elektrik versi lama. 

Kalau perangkat tersebut hanya mendukung tegangan tertentu, jangan langsung dicolokkan karena bisa menyebabkan kerusakan.

Apakah Wisatawan Indonesia Butuh Adaptor Colokan Singapore?

Jawabannya, iya, wisatawan Indonesia tetap membutuhkan adaptor colokan Singapore.

Alasannya bukan karena perbedaan tegangan, melainkan karena bentuk colokannya berbeda. Adaptor hanya berfungsi mengubah bentuk kepala colokan agar bisa masuk ke soket listrik Singapore.

Kamu tidak perlu membeli voltage converter yang biasanya lebih mahal. Cukup gunakan adaptor tipe G yang banyak dijual di toko elektronik, marketplace, atau toko perlengkapan perjalanan.

Kalau sering bepergian ke luar negeri, adaptor universal juga bisa jadi pilihan. Satu adaptor biasanya bisa digunakan untuk beberapa negara sekaligus.

Tips Membawa Adaptor Colokan Singapore

Supaya perjalanan lebih nyaman, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan sebelum berangkat:

  • Beli adaptor sebelum tiba di Singapore. Harganya biasanya lebih murah jika dibeli dari Indonesia dibanding membeli mendadak di bandara.
  • Pilih adaptor universal. Model ini biasanya punya beberapa jenis lubang sehingga lebih praktis untuk perjalanan berikutnya.
  • Bawa power strip kecil jika bepergian ramai. Kamu bisa mengisi daya beberapa perangkat sekaligus tanpa harus bergantian.
  • Cek label tegangan perangkat elektronik. Terutama untuk alat seperti hair dryer, catokan, dan alat cukur.
  • Simpan adaptor di tas kabin. Jadi kamu tetap bisa mengisi daya HP saat transit atau menunggu penerbangan.

Dengan persiapan sederhana ini, kamu tidak perlu khawatir kehabisan baterai saat jalan-jalan di Singapore.

Jelajahi Liburan Serunya Bersama SatuSatu

Kalau urusan colokan sudah aman, sekarang tinggal menyusun itinerary liburan. 

Kamu bisa langsung cek SatuSatu.com untuk menemukan berbagai pengalaman wisata dengan metode pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit.

Salah satu aktivitas yang bisa kamu masukkan ke daftar perjalanan adalah tiket Universal Studios Singapore

Taman hiburan di Sentosa ini menawarkan berbagai wahana bertema film seperti Transformers dan Jurassic Park.

Selain itu, kamu juga bisa mengunjungi Singapore Oceanarium. Tempat ini cocok untuk keluarga atau kamu yang ingin menikmati wisata santai sambil melihat berbagai koleksi biota laut.

Pertanyaan Seputar Colokan Singapore

Colokan Singapura tipe apa?
Singapura menggunakan colokan tipe G dengan tiga pin persegi.

Apakah colokan Indonesia bisa langsung dipakai di Singapura?
Tidak. Kamu memerlukan adaptor tipe G.

Apakah perlu voltage converter ke Singapura?
Tidak perlu. Tegangan listriknya sama, yaitu 230V dengan frekuensi 50Hz.