Curug Cikaracak adalah air terjun setinggi sekitar 40 meter di kaki Gunung Gede Pangrango, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
Untuk sampai ke sana, kamu perlu trekking sekitar 30–60 menit melewati sawah, hutan, dan beberapa aliran sungai.
Namun, usahanya terbayar oleh debit air yang deras dan suasana yang relatif sepi. Jadi, Curug Cikaracak lebih cocok untuk kamu yang suka petualangan daripada wisata santai.
Lokasi dan Akses ke Curug Cikaracak
Curug Cikaracak berada di Dusun Cibeling, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16730. Jaraknya sekitar 25 km dari pusat Kota Bogor, dengan waktu tempuh kira-kira 1 sampai 1,5 jam.
Dari Jakarta, kamu bisa masuk Tol Jagorawi dan keluar di Gerbang Tol Ciawi.
Setelah itu, ikuti jalan raya Bogor–Sukabumi menuju Desa Tangkil dan Cinagara. Papan petunjuknya kecil, jadi pasang navigasi sejak awal dan jangan ragu bertanya ke warga.
Kendaraan hanya bisa masuk sampai area parkir di Dusun Cibeling. Dari sana, kamu lanjut berjalan kaki. Sebaiknya bawa kendaraan pribadi karena angkutan umum hanya mengantar sampai jalan raya.
Baca Juga: Curug Ciampea Bogor: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tariknya
Harga Tiket dan Jam Buka Curug Cikaracak
Harga tiket masuk Curug Cikaracak berbeda-beda di tiap sumber.
Panduan terbaru menyebut sekitar Rp17.000 per orang, sedangkan sumber lain mencatat Rp8.500 sampai Rp10.000. Catatan lama bahkan menulis Rp2.000. Jadi, siapkan sekitar Rp20.000 per orang untuk berjaga-jaga.
Biaya parkir dibayar terpisah, kira-kira Rp10.000 untuk kendaraan. Bawa uang tunai pecahan kecil karena sinyal dan fasilitas pembayaran digital di area ini terbatas.
Soal jam buka, informasinya juga belum seragam. Satu sumber menulis 08.00–18.00 WIB, sedangkan sumber lain menyebut belum ada jam resmi.
Karena trekking butuh waktu dan jalurnya gelap menjelang sore, sebaiknya kamu tiba sebelum tengah hari.
Daya Tarik Curug Cikaracak

Daya tarik utama Curug Cikaracak adalah airnya yang jatuh dari ketinggian sekitar 40 meter dengan debit besar.
Cipratannya terasa sampai beberapa meter dari jatuhan. Karena itu, kamu tidak boleh berdiri tepat di bawah air terjun. Berada di sekitarnya saja sudah cukup menyegarkan.
Perjalanannya juga jadi bagian dari pengalaman. Awalnya kamu berjalan di pematang sawah warga dengan latar pegunungan.
Setelah itu, jalur masuk ke hutan, lalu menyeberangi tiga sampai empat sungai berbatu. Lokasinya termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, jadi alamnya masih terjaga.
Namun, tempat ini punya kekurangan. Jalur di hutan berbatu dan licin karena lumut serta daun basah. Saat musim hujan, aliran sungai yang harus kamu seberangi bisa jauh lebih deras. Fasilitasnya juga tidak selengkap curug wisata di kawasan Puncak.
Aktivitas di Curug Cikaracak
Aktivitas utama di sini adalah trekking, tetapi kamu masih punya beberapa pilihan setelah tiba:
- Menikmati air terjun dari jarak aman. Cari titik yang cukup jauh dari jatuhan air supaya tidak terkena arus.
- Bermain air di tepi sungai. Beberapa sudut punya kolam alami yang cukup tenang, selama debit air sedang normal.
- Berfoto. Air terjun, tebing, dan hijaunya hutan jadi latar yang bagus, apalagi saat pagi.
- Istirahat dan bekal. Bawa makanan ringan dari bawah, lalu duduk santai sebelum turun.
Wisata di Sekitar Curug Cikaracak
Curug Cibeling berada tidak jauh dari sini dan sering dikunjungi dalam satu perjalanan.
Jalurnya berbeda, jadi tanyakan kondisi trek ke warga atau pengelola sebelum berangkat. Di sekitar kawasan ini, ada pula Curug Ciawitali dan Puncak Halimun Camp.
Kalau ingin menambah satu destinasi, pilih yang jaraknya dekat. Setelah trekking sejauh 2 km lebih, tenagamu mungkin tidak cukup untuk jalur panjang kedua.
Tips Berkunjung ke Curug Cikaracak
Berangkatlah dari Jakarta atau Bogor sebelum pukul 07.00. Kamu akan punya waktu lebih longgar, cuaca masih sejuk, dan jalur belum ramai. Pakai sandal gunung atau sepatu dengan sol antilicin, bukan sandal jepit.
Bawa baju ganti dalam kantong kedap air, plus air minum yang cukup.
Hindari trekking saat hujan deras atau tepat setelahnya karena sungai yang kamu seberangi bisa meluap. Jangan pernah masuk ke sungai kalau arusnya terlihat keruh dan kencang.
Terakhir, bawa turun semua sampahmu. Area ini masuk kawasan konservasi, jadi tetap di jalur yang ada dan jangan memetik tanaman.
Baca Juga: Curug Leuwi Hejo, Pesona Air Terjun Jernih di Bogor
Jelajahi Bogor Bersama SatuSatu
Kalau trekking ke curug bikin ketagihan, kamu bisa cari pengalaman serupa lewat SatuSatu.com
Trekking Curug Cikuwulung – Lontar Oleh Campa membawamu ke Air Terjun Cikuluwung 1 dan 2, Sawer, dan Lontar di Pamijahan.
Kamu didampingi pemandu lokal dan mendapat makan siang. Cocok kalau kamu ingin trekking tanpa pusing mencari jalur sendiri, dengan usia minimal 14 tahun.
Untuk rute yang lebih ringkas, ada Trekking Curug Balong Indah – Curug Kondang By Campa.
Petualangan ini dimulai dari Pamijahan Tubing Coffee dengan minuman selamat datang, lalu menuju Curug Kondang dan Air Terjun Balong Endah. Tiket masuk, air mineral, tongkat trekking, dan jas hujan sudah termasuk.
Pertanyaan Seputar Curug Cikaracak
Curug Cikaracak ada di mana?
Curug Cikaracak berada di Dusun Cibeling, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lokasinya di kaki Gunung Gede Pangrango, sekitar 25 km dari pusat Kota Bogor.
Berapa harga tiket masuk Curug Cikaracak?
Harga tiket masuk Curug Cikaracak sekitar Rp8.500 sampai Rp17.000 per orang, tergantung sumber dan waktu kunjungan. Parkir dibayar terpisah, sekitar Rp10.000.
Berapa lama trekking ke Curug Cikaracak?
Trekking ke Curug Cikaracak memakan waktu sekitar 30 sampai 60 menit dari area parkir. Jaraknya lebih dari 2 km dan kamu menyeberangi sungai beberapa kali.