Lompat ke konten
Home » Curug Seribu, Pesona Air Terjun di Kaki Gunung Salak

Curug Seribu, Pesona Air Terjun di Kaki Gunung Salak

Curug Seribu adalah air terjun setinggi sekitar 100 meter di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Pamijahan, Bogor. Banyak orang menyebutnya sebagai curug tertinggi di Bogor, dan airnya mengalir dari Gunung Salak.

Namun, kamu harus berjalan kaki sekitar 3 km untuk sampai ke sana. Artikel ini membahas lokasi, harga tiket, aktivitas, dan tips supaya trekking-mu lebih aman. Setelah itu, kamu bisa lanjut seru-seruan bareng SatuSatu.

Lokasi dan Akses ke Curug Seribu

Curug Seribu berada di Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Letaknya di antara dua punggungan bukit, pada ketinggian sekitar 750–1.050 mdpl.

Dari pusat Kota Bogor, perjalanan dengan kendaraan memakan waktu sekitar 1,5–2 jam. Rutenya begini:

  • Dari Jakarta, masuk Tol Jagorawi dan keluar di gerbang Bogor.
  • Lanjut lewat Jalan Lingkar Bogor menuju Kedung Halang, lalu ke Jalan Raya Cibungbulang.
  • Ikuti rambu Pamijahan atau Gunung Salak Endah hingga tiba di pintu kawasan.

Kalau naik kendaraan umum, ambil angkot dari Terminal Kampung Rambutan ke Leuwiliang. Dari sana, sambung dengan ojek atau angkot ke lokasi.

Dari area parkir, kamu masih harus trekking menuruni lembah sekitar 3 km. Waktu tempuhnya sekitar satu jam.

Baca Juga: Curug Sanghyang Taraje: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Harga Tiket dan Jam Buka Curug Seribu

Kamu membayar dua kali. Pertama, tiket gerbang kawasan taman nasional. Kedua, tiket masuk curug dan jalur trekking.

  • Tiket gerbang kawasan: Rp25.000 per orang.
  • Tiket curug dan jalur trekking: Rp15.000 per orang.
  • Parkir: sekitar Rp5.000 untuk motor dan Rp25.000 untuk mobil.

Jadi, total tiket sekitar Rp40.000 per orang di luar parkir. Tarif ini dicek per Oktober 2026 dan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pengelola.

Curug Seribu buka setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB, termasuk akhir pekan dan hari libur. Karena trekking memakan waktu, usahakan tiba sebelum pukul 10.00.

Daya Tarik Curug Seribu

Curug Seribu

Nama “seribu” muncul karena banyak air terjun kecil yang mengelilingi air terjun utama. Ada juga yang bilang namanya berasal dari jumlah anak tangga di jalur menuju lokasi.

Tebing batunya diselimuti pepohonan rapat, sehingga udaranya sejuk dan teduh. Dari jauh pun kamu sudah bisa merasakan percikan air dan embusan anginnya.

Jalur trekking-nya sendiri jadi bagian dari daya tarik. Di tengah jalan ada mata air segar yang bisa langsung diminum. Kamu juga mungkin bertemu kera hutan yang bergelantungan di pohon.

Namun, jalurnya tidak ringan. Medannya menanjak, berbatu, dan licin di beberapa titik, meski sebagian sudah ada tangga kayu.

Aktivitas di Curug Seribu

Aktivitas utamanya tentu trekking menuju air terjun. Setelah sampai, kamu bisa duduk menikmati suara air yang bergemuruh. Kolam di bawahnya cukup dalam, jadi jangan mendekat ke pusat curahan.

Bermain air tetap boleh, asalkan di area yang jauh dari hempasan air. Pengelola memasang tali sebagai batas aman, dan kamu wajib mematuhinya. Pos jaga di dekat air terjun juga memantau debit aliran.

Kalau ingin bermalam, tersedia area camping. Udara malamnya dingin, jadi bawa tenda, matras, sleeping bag, dan jaket tebal. Selain itu, ranting kering boleh dikumpulkan untuk api unggun, tapi jangan merusak pohon.

Sesi foto pun seru, karena setiap sudutnya punya latar hijau yang alami. Hanya saja, hindari spot yang sulit dijangkau demi keselamatan.

Fasilitas di Sekitar Curug Seribu

Fasilitasnya cukup sederhana, tetapi mencukupi untuk satu hari:

  • Toilet dan kamar mandi.
  • Shelter untuk berteduh.
  • Warung makanan dan minuman, sekitar 100 meter dari area parkir.
  • Area parkir motor dan mobil.
  • Camping ground.

Bawa uang tunai untuk jaga-jaga, karena sinyal dan metode bayar di kawasan hutan bisa terbatas.

Tips Berkunjung ke Curug Seribu

Pakai sepatu trekking atau sandal gunung yang punya cengkeraman kuat, karena batu di jalur sering licin. Bawa air minum dan camilan, meski ada mata air dan warung di sekitar lokasi.

Hindari datang sesudah hujan deras. Debit air bisa naik cepat dan jalur makin licin. Cek cuaca sehari sebelumnya, terutama di musim hujan.

Kalau membawa anak kecil, pertimbangkan stamina mereka dulu. Perjalanan pulang berarti menanjak sejauh 3 km. Selain itu, bawa baju ganti dan kantong sampah, lalu bawa pulang semua sampahmu.

Baca Juga: Curug Leuwi Asih: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Jelajahi Bogor Bersama SatuSatu

Lagi cari aktivitas seru di sekitar Bogor? Kamu bisa langsung pesan lewat SatuSatu.com, tersedia berbagai pilihan dengan metode pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit.

Kalau masih ingin main air, coba Taman Air Petualangan Hutan Bogor. Wahana airnya cocok untuk keluarga yang ingin bersantai tanpa trekking panjang.

Untuk suasana alam yang lebih santai, ada Taman Bunga Nusantara. Taman ini pas buat jalan pelan dan berfoto di antara bunga dan tanaman hias.

Pertanyaan Seputar Curug Seribu

Di mana lokasi Curug Seribu?
Curug Seribu berada di Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Dari Kota Bogor, perjalanan memakan waktu sekitar 1,5–2 jam, dilanjutkan trekking sekitar 3 km.

Apakah Curug Seribu bisa dikunjungi anak-anak?
Bisa, tetapi jalurnya menanjak dan berbatu sehingga cukup melelahkan. Awasi anak saat trekking dan bermain air, terutama di sekitar curahan air terjun.

Apakah boleh berenang di Curug Seribu?
Boleh bermain air di area yang aman, tetapi hindari bagian bawah air terjun karena arus deras dan kolam yang dalam. Patuhi batas aman dari pengelola.