Curug Sanghyang Taraje adalah air terjun setinggi sekitar 80 meter di Kampung Kombongan, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut.
Tiket masuknya sekitar Rp10.000 per orang dan tempat ini buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB. Namanya berarti “tangga para dewa”, merujuk pada alirannya yang berundak. Jalannya jauh, tapi pemandangannya sepadan.
Lokasi dan Akses ke Curug Sanghyang Taraje
Alamat Curug Sanghyang Taraje ada di Kampung Kombongan, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Dari pusat Kota Garut, jaraknya sekitar 45 km dengan waktu tempuh hampir dua jam naik motor. Dari Bandung, jaraknya sekitar 112 km, atau sekitar 3,5 jam naik mobil.
Dari Garut, ambil jalur ke arah Cikajang. Di pertigaan sebelum masuk Kota Cikajang, belok kanan ke arah Bungbulang, lalu pakai peta digital dengan kata kunci “Curug Sanghyang Taraje”.
Angkutan umum ke lokasi masih terbatas, jadi kendaraan pribadi atau sewa mobil paling praktis. Karena jaraknya jauh, isi bahan bakar dulu dan berangkat pagi.
Baca Juga: Curug Kembar: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tariknya
Harga Tiket dan Jam Buka Curug Sanghyang Taraje
Harga tiket masuk Curug Sanghyang Taraje sekitar Rp10.000 per orang. Satu sumber lama mencatat Rp6.000, dan tarif bisa naik saat musim liburan.
Biaya parkir sekitar Rp3.000–Rp5.000. Kalau mau menginap, tarif camping sekitar Rp15.000 per orang. Misalnya, dua orang yang berkunjung sehari cukup menyiapkan sekitar Rp20.000 untuk tiket, belum termasuk parkir.
Curug ini buka setiap hari pukul 08.00 sampai 17.00 WIB. Area camping buka 24 jam.
Daya Tarik Curug Sanghyang Taraje

Daya tarik utama Curug Sanghyang Taraje adalah ketinggian air terjunnya. Sumber menyebut tingginya sekitar 80 meter, bahkan sampai 90 meter, dengan aliran berundak yang tampak seperti tangga.
Curug ini berada di lembah tersembunyi, sekitar 660 meter di atas permukaan laut, dengan bukit hijau dan kebun teh di sekelilingnya.
Air Terjun Berundak Setinggi 80 Meter
Aliran air jatuh dari tebing tinggi dan terdengar jelas dari kejauhan. Pemandangan ini yang membuat banyak orang menyebutnya sebagai salah satu curug paling megah di Garut. Cahaya pagi biasanya paling bagus untuk berfoto.
Legenda Dayang Sumbi dan Sangkuriang
Nama “Sanghyang” berarti dewa dan “Taraje” berarti tangga. Menurut cerita setempat, tempat ini berkaitan dengan legenda Sangkuriang dan Dayang Sumbi sebagai jalur menuju langit.
Di kawasan yang sama, ada pula danau kecil bernama Sanghyang Heuleut yang tersembunyi di antara bukit berbatu. Cerita seperti ini membuat kunjungan terasa lebih berkesan, meski ceritanya tentu legenda, bukan fakta sejarah.
Suasana dan Kekurangannya
Suasananya sejuk dan tenang karena lokasinya jauh dari keramaian. Namun, jalan menuju curug tidak singkat.
Dari parkiran, kamu berjalan kaki sekitar 1 km lewat jalur menurun yang licin. Jadi, siapkan tenaga untuk jalan pulang, karena jalurnya menanjak.
Aktivitas di Curug Sanghyang Taraje
- Menikmati air terjun. Duduk di dekat curug sambil mendengar gemuruh air sudah cukup menyegarkan.
- Berfoto. Tersedia spot foto dengan latar air terjun dan perbukitan.
- Berenang di kolam buatan. Kolam tersedia di kawasan wisata untuk bermain air dengan lebih aman.
- Camping. Ada area camping bagi kamu yang ingin bermalam.
- Bersantai di warung dan gazebo. Gazebo dan bangku tersedia di sekitar curug.
Fasilitas di Curug Sanghyang Taraje
Fasilitasnya cukup lengkap untuk lokasi yang terpencil. Ada area parkir, toilet, mushola, warung, gazebo, dan area camping. Belum ada informasi resmi soal kapasitas parkir, jadi datang lebih pagi kalau kamu membawa rombongan.
Tips Berkunjung ke Curug Sanghyang Taraje
Berangkatlah pagi supaya kamu sampai sebelum siang dan punya waktu cukup di curug. Pakai sepatu anti-selip karena jalur menurun licin, terutama setelah hujan.
Bawa air minum, baju ganti, dan uang tunai untuk tiket, parkir, serta jajan. Cek cuaca sebelum berangkat, sebab jalan di perbukitan bisa licin dan sulit saat hujan deras.
Terakhir, jangan terlalu dekat dengan dasar air terjun yang tinggi, karena batu bisa licin.
Baca Juga: Curug Putri Carita: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tariknya
Jelajahi Curug Lainnya Bersama SatuSatu
Sudah penasaran dengan curug lain di Jawa Barat? Pesan lewat SatuSatu.com dengan berbagai pilihan pembayaran lokal, seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit.
Trekking Curug Cikuwulung – Lontar Oleh Campa ada di Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Kamu menyusuri beberapa air terjun bersama pemandu lokal, termasuk Air Terjun Sawer dan Air Terjun Lontar. Makan siang sudah termasuk dan peserta minimal berusia 14 tahun, jadi pas untuk kamu yang suka trekking curug.
Pertanyaan Seputar Curug Sanghyang Taraje
Berapa harga tiket Curug Sanghyang Taraje?
Tiket masuknya sekitar Rp10.000 per orang. Parkir sekitar Rp3.000–Rp5.000, dan camping sekitar Rp15.000.
Curug Sanghyang Taraje buka jam berapa?
Curug ini buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB. Area camping buka 24 jam.
Berapa tinggi Curug Sanghyang Taraje?
Tingginya sekitar 80 meter menurut sebagian besar sumber. Ada juga yang menyebut 80–90 meter, dengan aliran berundak yang seperti tangga.