Ibu kota Jerman adalah Berlin. Kota ini juga menjadi kota terbesar di Jerman dengan sekitar 3,7 juta penduduk.
Berlin kembali menjadi ibu kota setelah reunifikasi Jerman pada 1990. Sejak saat itu, kota ini menjadi pusat pemerintahan sekaligus rumah bagi berbagai tempat ikonik.
Ada Reichstag, Gerbang Brandenburg, East Side Gallery, hingga Museum Island. Kamu juga bisa menemukan banyak bangunan bersejarah yang berdampingan dengan arsitektur modern.
Kenapa Berlin Menjadi Ibu Kota Jerman?
Berlin sudah lama menjadi pusat pemerintahan dan kekuasaan. Kota ini pernah menjadi ibu kota Prusia sebelum menjadi ibu kota Kekaisaran Jerman pada 1871.
Setelah Perang Dunia II, Jerman terbagi menjadi dua negara. Berlin pun ikut terbagi menjadi Berlin Timur dan Berlin Barat.
Tembok Berlin kemudian memisahkan kedua sisi kota tersebut. Tembok ini akhirnya runtuh pada 9 November 1989.
Jerman kembali bersatu pada 3 Oktober 1990. Setelah itu, Berlin kembali ditetapkan sebagai ibu kota Jerman.
Pada 1999, parlemen Jerman pindah dari Bonn ke gedung Reichstag di Berlin. Sejak saat itu, Berlin semakin dikenal sebagai pusat pemerintahan negara.
Menariknya, jejak sejarah tersebut masih bisa ditemukan di berbagai sudut kota. Kamu bisa melihat bekas Tembok Berlin, bangunan era kekaisaran, sampai gedung modern dalam satu perjalanan.
Baca Juga: Mengenal Riyadh, Ibu Kota Arab Saudi dengan Ikon Kingdom Centre
Tempat Ikonik di Ibu Kota Jerman
Berlin punya banyak tempat menarik untuk dikunjungi. Beberapa di antaranya bahkan bisa didatangi tanpa tiket.
Berikut beberapa tempat ikonik yang bisa masuk daftar perjalananmu.
Reichstag dan Kubah Kacanya
Reichstag merupakan gedung parlemen Jerman. Salah satu bagian yang paling menarik adalah kubah kaca di bagian atasnya.
Kubah tersebut dirancang oleh arsitek Norman Foster. Renovasinya selesai pada 1999.
Di dalamnya terdapat jalur spiral sepanjang sekitar 230 meter. Dari sini, kamu bisa menikmati panorama kota sekaligus melihat ruang sidang dari atas.
Kabar baiknya, masuk ke kubah Reichstag gratis. Kamu juga bisa menggunakan audio guide tanpa biaya tambahan.
Namun, kamu tetap harus mendaftar secara online melalui situs resmi Bundestag. Slot kunjungan tersedia setiap 15 menit dan biasanya bisa dipesan sekitar tiga bulan sebelumnya.
Jangan lupa membawa paspor dengan data yang sama seperti saat pendaftaran. Petugas akan mencocokkan nama dan tanggal lahir.
Kubah biasanya buka dari pagi hingga tengah malam. Saat musim panas, slot kunjungan bisa habis beberapa minggu sebelumnya.
Gerbang Brandenburg

Gerbang Brandenburg berada di pusat kota dan lokasinya tidak jauh dari Reichstag. Bangunan bergaya neoklasik ini selesai dibangun pada akhir abad ke-18.
Pada masa Perang Dingin, Gerbang Brandenburg berada di kawasan perbatasan Berlin Timur dan Berlin Barat. Karena itu, tempat ini punya kaitan erat dengan sejarah pembagian Jerman.
Setelah Tembok Berlin runtuh, Gerbang Brandenburg kemudian menjadi salah satu simbol reunifikasi Jerman.
Kamu tidak perlu membeli tiket untuk melihatnya. Gerbang ini berada di ruang terbuka dan bisa dikunjungi secara gratis.
Kalau ingin mengambil foto dengan lebih leluasa, datanglah pada pagi hari. Kamu juga bisa datang malam hari untuk melihat Gerbang Brandenburg yang diterangi lampu.
East Side Gallery dan Berlin Wall Memorial
East Side Gallery merupakan salah satu bagian Tembok Berlin yang masih berdiri. Sisa tembok ini membentang sekitar 1,3 kilometer di Mühlenstraße.
Setelah Tembok Berlin runtuh, sebanyak 118 seniman dari 21 negara menghiasi tembok tersebut dengan berbagai karya. Sekarang, kawasan ini menjadi galeri seni terbuka.
Salah satu lukisan yang paling terkenal adalah karya Dmitri Vrubel. Lukisan tersebut menampilkan adegan ciuman antara dua pemimpin Uni Soviet dan Jerman Timur.
Masuk ke East Side Gallery gratis. Kawasannya juga terbuka sehingga kamu bisa datang kapan saja.
Stasiun terdekat adalah Warschauer Straße. Sisihkan sekitar satu jam kalau ingin menyusuri area ini dengan santai.
Kalau ingin memahami sejarah Tembok Berlin lebih jauh, kamu bisa lanjut ke Berlin Wall Memorial di Bernauer Straße.
Kawasan memorial ini membentang sekitar 1,4 kilometer. Kamu bisa melihat bagian bekas perbatasan dan menikmati pemandangan dari menara pandang di pusat dokumentasinya.
Museum Island
Museum Island merupakan sebuah pulau kecil di Sungai Spree. Kawasan ini masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO sejak 1999.
Ada lima museum yang berada di kawasan ini. Salah satunya adalah Neues Museum yang menyimpan patung dada Nefertiti.
Ada juga Alte Nationalgalerie yang memajang berbagai karya seni, termasuk karya Claude Monet dan Caspar David Friedrich.
Kalau ingin mengunjungi beberapa museum sekaligus, tersedia tiket harian Museum Island seharga €24. Tiket tersebut mencakup semua museum di kawasan ini.
Sebagai perbandingan, tiket satuan sekitar €14 per museum. Jadi, tiket harian bisa lebih hemat kalau kamu berencana mengunjungi tiga museum atau lebih.
Ada satu hal penting yang perlu diperhatikan. Pergamon Museum tutup sejak Oktober 2023 dan dijadwalkan buka kembali pada 2027.
Sebagai gantinya, Pergamonmuseum. Das Panorama tetap buka. Tempat ini juga sudah termasuk dalam tiket harian Museum Island.
Sebagian besar museum di kawasan ini juga tutup pada hari Senin. Jadi, cek jadwal sebelum menentukan hari kunjungan.
Menara TV Fernsehturm
Fernsehturm berada di kawasan Alexanderplatz. Menara ini memiliki tinggi 368 meter dan dikenal sebagai bangunan tertinggi di Jerman.
Menara TV tersebut dibangun oleh Jerman Timur pada 1965–1969. Dek observasinya berada di ketinggian sekitar 203 meter.
Untuk mencapai dek observasi, kamu hanya membutuhkan waktu sekitar 40 detik dengan lift. Dari atas, kamu bisa melihat berbagai bagian Berlin dari ketinggian.
Pada cuaca cerah, kamu bahkan bisa melihat Gerbang Brandenburg dan Reichstag dari atas. Pemandangannya tentu lebih menarik saat langit sedang bersih.
Harga tiket online dewasa mulai sekitar €25, tergantung jenis tiket dan waktu kunjungan. Harga juga bisa berubah sesuai slot yang dipilih.
Sebaiknya pesan tiket lebih dulu. Antrean untuk pengunjung tanpa tiket bisa cukup panjang.
Waktu Terbaik Mengunjungi Berlin
Musim semi pada April–Mei bisa menjadi pilihan kalau kamu ingin menikmati Berlin dengan cuaca yang relatif nyaman. Jumlah wisatawan juga biasanya belum sebanyak musim panas.
September–Oktober juga bisa dipertimbangkan. Cuacanya cenderung lebih sejuk dan suasana kota mulai lebih tenang.
Musim panas tetap menarik karena banyak festival dan kegiatan luar ruangan. Namun, tempat wisata populer biasanya lebih ramai dan tiket bisa lebih cepat habis.
Kalau ingin merasakan suasana musim dingin, kamu bisa datang menjelang Natal. Berlin biasanya memiliki berbagai pasar Natal yang menarik.
Namun, siapkan pakaian hangat karena suhu bisa jauh lebih dingin. Durasi siang hari juga lebih pendek.
Baca Juga: Mengenal Doha, Ibu Kota Qatar yang Modern
Tips Keliling Ibu Kota Jerman
Supaya perjalananmu lebih nyaman, ada beberapa hal yang sebaiknya disiapkan sebelum berangkat.
- Urus visa lebih awal. Pemegang paspor Indonesia membutuhkan visa Schengen untuk masuk Jerman. Cek persyaratan terbaru melalui pihak resmi sebelum mengajukan visa.
- Gabungkan tempat yang berdekatan. Reichstag dan Gerbang Brandenburg berada di area yang berdekatan. Kamu juga bisa mengatur kunjungan ke Museum Island dan Fernsehturm dalam rute yang sama.
- Sisihkan waktu khusus untuk East Side Gallery. Lokasinya lebih jauh dari kawasan pusat. Kamu bisa menggabungkannya dengan kunjungan ke Berlin Wall Memorial pada hari yang sama.
- Gunakan transportasi umum. Berlin memiliki U-Bahn, S-Bahn, bus, dan trem yang saling terhubung. Pilihan tiket harian atau beberapa hari juga tersedia.
- Pesan tiket lebih awal. Reichstag dan Fernsehturm termasuk tempat yang sebaiknya dipesan lebih dulu. Terutama kalau kamu datang saat akhir pekan atau musim panas.
Jelajahi Bersama SatuSatu
Berlin memang membutuhkan persiapan cukup matang. Kalau kamu ingin mulai dari destinasi internasional yang lebih dekat, Singapura bisa menjadi pilihan. Kamu bisa menemukan berbagai aktivitas wisata di SatuSatu.com
Kalau kamu sedang menabung untuk perjalanan ke Eropa, Singapura juga bisa menjadi salah satu pilihan untuk merasakan pengalaman liburan internasional terlebih dahulu.
Universal Studios Singapura cocok untuk kamu yang suka wahana seru. Lokasinya berada di Pulau Sentosa dan bisa dikunjungi bersama keluarga atau teman.
Pertanyaan Terkait Ibu Kota Jerman
Apa ibu kota Jerman?
Ibu kota Jerman adalah Berlin. Kota ini kembali menjadi ibu kota setelah reunifikasi Jerman pada 1990. Parlemen Jerman pindah dari Bonn ke Berlin pada 1999.
Apakah masuk kubah Reichstag gratis?
Ya, masuk ke kubah Reichstag gratis, tetapi wajib mendaftar online terlebih dahulu. Semua pengunjung harus terdaftar dan membawa identitas yang sesuai.
Berapa hari cukup untuk keliling Berlin?
Tiga sampai empat hari cukup untuk mengunjungi tempat ikonik seperti Reichstag, Gerbang Brandenburg, Museum Island, Fernsehturm, East Side Gallery, dan Berlin Wall Memorial.
SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B

Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih.
Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.
Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.
Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.
Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.
Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.