Lompat ke konten
Home » Masjid Agung Banten, Saksi Sejarah Kesultanan Banten

Masjid Agung Banten, Saksi Sejarah Kesultanan Banten

Masjid Agung Banten merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia. Masjid ini didirikan pada 1566 M oleh Sultan Maulana Hasanuddin, sultan pertama Kesultanan Banten.

Pada masanya, masjid ini menjadi salah satu pusat pemerintahan dan penyebaran Islam di Banten. Sampai sekarang, bangunannya masih berdiri dan aktif digunakan untuk ibadah serta ziarah.

Kalau kamu tertarik dengan sejarah kesultanan Nusantara, Masjid Agung Banten bisa masuk daftar kunjungan saat liburan ke Banten. Apalagi, lokasinya berada di kawasan Banten Lama yang penuh peninggalan sejarah.

Lokasi dan Akses ke Masjid Agung Banten

Masjid Agung Banten berada di kawasan Banten Lama. Alamat lengkapnya yaitu:

  • Alamat: Jalan Komp. Masjid Agung Banten
  • Kelurahan: Banten
  • Kecamatan: Kasemen
  • Kota: Serang
  • Provinsi: Banten

Lokasinya sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Serang. Kamu bisa menuju masjid menggunakan kendaraan pribadi.

Kalau datang dari arah Serang atau Cilegon, kamu bisa mengarahkan kendaraan ke kawasan Pantai Karangantu. Kompleks masjid berada tidak jauh dari kawasan tersebut.

Dari Jakarta, perjalanan menuju lokasi sekitar 2–2,5 jam melalui Tol Jakarta–Merak. Waktu tempuhnya bisa berubah tergantung kondisi lalu lintas.

Area parkir di sekitar masjid juga cukup luas. Kendaraan pribadi hingga bus wisata bisa diparkir di kawasan ini.

Baca Juga: Zona Waktu Indonesia: Pembagian WIB, WITA, dan WIT

Harga Tiket dan Jam Buka Masjid Agung Banten

Kamu tidak perlu membayar tiket untuk masuk ke Masjid Agung Banten. Pengunjung bisa beribadah dan mengunjungi kompleks masjid secara gratis.

Kalau ingin berdonasi, kamu bisa mengisi kotak amal yang tersedia. Donasi tersebut bersifat sukarela.

Masjid ini buka untuk umum selama 24 jam. Area pemakaman sultan di kompleks yang sama juga bisa dikunjungi.

Sementara itu, fasilitas seperti museum memiliki jam operasional tersendiri. Sebaiknya cek informasi terbaru sebelum datang jika ingin mengunjungi museum.

Waktu yang sering dipilih peziarah adalah sore hingga malam Jumat. Pada waktu tersebut, kawasan Banten Lama biasanya lebih ramai.

Daya Tarik Masjid Agung Banten

Masjid Agung Banten

Masjid Agung Banten punya sejumlah keunikan yang membuatnya berbeda. Salah satunya adalah perpaduan arsitektur dari beberapa budaya.

1. Arsitektur Jawa, Cina, dan Eropa

Bangunan masjid memadukan unsur Jawa, Cina, dan Eropa. Perpaduan tersebut terlihat dari bentuk atap, menara, hingga beberapa detail bangunannya.

Pembangunan masjid juga melibatkan beberapa arsitek dari latar belakang berbeda, yaitu:

  • Raden Sepat dari Majapahit sebagai arsitek utama.
  • Tjek Ban Tjut dari Cina.
  • Hendrik Lucaz Cardeel dari Belanda.

Tjek Ban Tjut kemudian mendapat gelar Pangeran Adiguna. Sementara itu, Cardeel yang memeluk Islam mendapat gelar Pangeran Wiraguna.

2. Atap Bertumpuk Lima

Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah atap masjid. Bentuknya bertumpuk lima dan menyerupai pagoda Cina.

Atap tersebut semakin ke bawah dibuat semakin lebar. Bagian ini menaungi serambi di sisi utara dan selatan masjid.

Serambi tersebut juga berkaitan dengan kompleks makam para ulama dan keluarga kesultanan. Karena itu, kawasan masjid tidak hanya memiliki nilai religi, tetapi juga sejarah yang kuat.

3. Menara Setinggi 24 Meter

Masjid Agung Banten memiliki menara setinggi sekitar 24 meter. Bentuknya segi delapan dengan tangga spiral di bagian dalam.

Menara tersebut merupakan karya Hendrik Lucaz Cardeel. Pada awalnya, menara ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan azan.

Menara juga disebut memiliki fungsi sebagai tempat pengintaian. Dari sana, aktivitas di sekitar pelabuhan Banten yang dahulu ramai dapat dipantau.

4. Makam Sultan Banten

Di kompleks Masjid Agung Banten terdapat makam para sultan dan keluarga Kesultanan Banten. Beberapa tokoh yang dimakamkan di kawasan ini antara lain:

  • Sultan Maulana Hasanuddin
  • Sultan Ageng Tirtayasa
  • Sultan Abu Nasir Abdul Qohhar
  • Keluarga Kesultanan Banten

Makam-makam tersebut menjadi salah satu tujuan utama peziarah. Tidak sedikit pengunjung yang datang ke Banten Lama khusus untuk melakukan wisata religi.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Berkunjung ke Masjid Agung Banten bukan hanya soal melihat bangunan tua. Ada beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan di sekitar kompleks.

  • Naik ke puncak menara
    Kamu bisa mencoba naik ke bagian atas menara. Ada sekitar 83 anak tangga yang perlu dilewati karena menara belum dilengkapi lift.
  • Berziarah ke makam sultan
    Kompleks makam menjadi salah satu tujuan utama wisata religi di Banten Lama. Kamu bisa berziarah sekaligus mengenal sejarah Kesultanan Banten.
  • Mengunjungi reruntuhan Keraton Surosowan
    Situs Keraton Surosowan berada tidak jauh dari masjid. Reruntuhannya menjadi salah satu peninggalan penting Kesultanan Banten.
  • Berburu oleh-oleh
    Di sekitar kawasan Banten Lama terdapat pedagang yang menjual makanan dan cendera mata. Kamu bisa membeli jajanan khas untuk dibawa pulang.
  • Menikmati arsitektur masjid
    Luangkan waktu untuk melihat detail bangunannya. Perpaduan unsur Jawa, Cina, dan Eropa membuatnya menarik untuk diamati.

Fasilitas di Sekitar Masjid Agung Banten

Fasilitas di kawasan Masjid Agung Banten cukup memadai untuk wisatawan. Beberapa fasilitas yang bisa kamu temukan antara lain:

  • Area parkir
  • Toilet
  • Musala
  • Museum
  • Warung makan
  • Pedagang oleh-oleh
  • Area untuk peziarah

Area parkirnya cukup luas dan bisa digunakan kendaraan pribadi maupun bus wisata. Di sekitar kompleks juga terdapat warung dan pedagang kaki lima.

Kalau ingin mengenal sejarah Banten lebih jauh, kamu bisa menyempatkan waktu mengunjungi museum di kawasan tersebut. Namun, pastikan mengecek jam bukanya sebelum datang.

Tips Berkunjung ke Masjid Agung Banten

Supaya perjalananmu lebih nyaman, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.

  • Datang pagi atau sore supaya tidak terlalu panas.
  • Gunakan pakaian sopan dan tertutup karena masjid masih aktif digunakan untuk ibadah.
  • Siapkan tenaga kalau ingin naik ke puncak menara.
  • Sisihkan waktu lebih banyak untuk berziarah dan mengunjungi Keraton Surosowan.
  • Bawa uang tunai secukupnya untuk membeli makanan atau oleh-oleh.
  • Jaga ketenangan saat berada di area masjid dan makam.
  • Cek informasi terbaru sebelum berangkat, terutama untuk jam operasional fasilitas.

Jelajahi Lebih Jauh Bersama SatuSatu

Setelah menyusuri jejak Kesultanan Banten, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan destinasi wisata sejarah dan budaya lainnya.

Salah satu pilihan yang bisa kamu kunjungi adalah Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta Timur. Kawasan ini menghadirkan berbagai budaya dan arsitektur dari berbagai daerah di Indonesia.

Kalau liburan bersama keluarga, kamu juga bisa memilih Jakarta Aquarium Safari. Tempat ini menawarkan pengalaman melihat berbagai satwa air dan nonair dalam suasana yang lebih santai. 

Kamu bisa mencari pilihan aktivitas lainnya melalui SatuSatu.com  dengan berbagai metode pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit.

Baca Juga: 38 Provinsi di Indonesia Lengkap Beserta Ibu Kotanya 

Pertanyaan Seputar Masjid Agung Banten

Apakah Masjid Agung Banten buka untuk umum?
Ya, Masjid Agung Banten terbuka untuk umum selama 24 jam. Pengunjung juga bisa berziarah ke kompleks makam di kawasan masjid.

Berapa harga tiket masuk Masjid Agung Banten?
Masuk ke Masjid Agung Banten gratis. Pengunjung bisa memberikan donasi secara sukarela melalui kotak amal.

Siapa yang mendirikan Masjid Agung Banten?
Masjid Agung Banten didirikan oleh Sultan Maulana Hasanuddin pada 1566 M dan menjadi salah satu peninggalan penting Kesultanan Banten.

SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B

SatuSatu B2B

Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih. 

Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B  untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.

Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.

Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.

Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.

Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.