Lompat ke konten
Home » Potato Head Bali: Daya Tarik, Harga, dan Tips Berkunjung

Potato Head Bali: Daya Tarik, Harga, dan Tips Berkunjung

Potato Head Beach Club adalah salah satu beach club paling dikenal di Seminyak, Bali. Tempat ini sudah ada sejak 2010 dan terkenal dengan desain bangunan yang unik, kolam renang infinity yang menghadap laut, serta suasana sunset yang menarik.

Namun, Potato Head bukan hanya tempat untuk bersantai. Tempat ini merupakan bagian dari Desa Potato Head, sebuah kompleks yang menggabungkan beach club, hotel, restoran, dan ruang kreatif dengan konsep yang mengutamakan keberlanjutan lingkungan. 

Kalau kamu ingin mencoba pengalaman beach club di Bali dengan suasana yang berbeda, SatuSatu punya banyak rekomendasi aktivitas yang bisa melengkapi perjalananmu.

Lokasi dan Akses ke Potato Head Bali

Potato Head Beach Club berada di Jl. Petitenget No.51B, Seminyak, Kuta Utara, Badung, Bali. Lokasinya berada tepat di area Pantai Petitenget, salah satu kawasan yang cukup ramai dengan restoran dan tempat hiburan di Bali.

Dari Bandara Ngurah Rai, perjalanan menuju Potato Head biasanya memakan waktu sekitar 30–45 menit, tergantung kondisi jalan. Kalau berangkat dari kawasan Seminyak atau Kuta, waktu tempuhnya sekitar 10–15 menit.

Potato Head menyediakan area parkir bawah tanah untuk motor dan mobil. Kalau menggunakan transportasi online, kamu bisa langsung turun di area pintu masuk. 

Saat berada di sekitar Petitenget, mungkin ada beberapa orang yang menawarkan jasa transportasi. Kamu bisa menolaknya dengan sopan dan memilih transportasi yang sudah kamu siapkan.

Harga Tiket & Jam Buka Potato Head Beach Club

Jam operasional:

  • Minggu–Kamis: 09.00–00.00 WITA
  • Jumat–Sabtu: 09.00–02.00 WITA

Harga masuk:

  • Sebelum pukul 16.30: gratis tanpa minimum pembelian
  • Pukul 16.30–19.00: berlaku cover charge Rp250.000 per orang yang bisa ditukar dengan makanan atau minuman
  • Event tertentu bisa memiliki harga berbeda, jadi sebaiknya cek informasi terbaru sebelum datang

Daybed dan cabana:

  • Bisa dipesan melalui TableCheck di website resmi Potato Head
  • Grass mattress mulai dari sekitar Rp500.000–Rp1.000.000, tergantung kapasitas dan lokasi
  • Daybed poolside bisa mencapai sekitar Rp3.000.000–Rp4.000.000 dalam bentuk kredit makanan dan minuman

Untuk menu makanan dan minuman, kisaran harga mulai dari sekitar Rp55.000 untuk camilan hingga Rp120.000–Rp250.000 untuk menu utama. Harga tersebut belum termasuk pajak dan service charge.

Daya Tarik Potato Head Bali

Hal pertama yang biasanya menarik perhatian pengunjung adalah desain bangunannya. Bagian depan Potato Head menggunakan ribuan kusen jendela antik bekas yang dikumpulkan dari berbagai daerah di Indonesia. 

Susunan jendela tersebut membentuk tampilan setengah lingkaran yang menjadi ciri khas tempat ini. Selain tampilannya yang unik, konsep Potato Head juga membawa pesan tentang gaya hidup berkelanjutan. 

Sejak 2018, Desa Potato Head dikenal dengan berbagai program pengelolaan limbah dan upaya mengurangi sampah. Beberapa limbah diolah kembali menjadi kompos, bahan furnitur, hingga produk baru melalui Sweet Potato Lab.

Suasana di Potato Head juga menjadi alasan banyak orang datang kembali. Area kolam renang menghadap langsung ke Samudra Hindia, dengan pilihan tempat duduk seperti daybed dan area rumput yang luas. 

Musik dari DJ resident juga menemani pengunjung sepanjang hari, mulai dari musik santai hingga house dan disco.

Waktu sore menjadi salah satu momen favorit karena kamu bisa menikmati pemandangan matahari terbenam sambil mencoba makanan atau minuman dengan bahan lokal.

Aktivitas dan Pengalaman di Potato Head Beach Club

Potato Head Bali

Menikmati kolam renang dan pantai

Potato Head memiliki beberapa area kolam renang yang bisa digunakan pengunjung. Kolam utama di area beach club menjadi tempat favorit untuk bersantai sambil menikmati pemandangan laut.

Dari area kolam, kamu bisa melihat langsung garis pantai Petitenget. Kalau ingin bermain di laut, tersedia akses menuju pantai serta fasilitas bilas setelah selesai berenang.

Mencoba kuliner di Potato Head

Di dalam kompleks Desa Potato Head terdapat beberapa pilihan tempat makan. Salah satunya adalah Kaum Restaurant yang menyajikan masakan Indonesia dengan bahan lokal dan teknik memasak dari berbagai daerah Nusantara.

Selain Kaum, ada juga Ijen yang berfokus pada hidangan seafood berkelanjutan. Kalau ingin makan santai sambil menikmati suasana kolam, tersedia juga menu poolside yang lebih praktis.

Untuk minuman, Potato Head menawarkan berbagai cocktail dengan bahan dari buah lokal dan produk Indonesia. Konsep pengolahan sisa bahan juga menjadi bagian dari komitmen mereka terhadap gaya hidup minim sampah.

Menikmati musik dan acara kreatif

Potato Head tidak hanya menawarkan pengalaman makan dan berenang. Tempat ini juga sering mengadakan acara musik, pameran seni, dan kegiatan budaya.

Beberapa festival musik yang pernah digelar di sini menghadirkan musisi internasional, sehingga Potato Head juga dikenal sebagai salah satu ruang kreatif di Bali.

Cocok untuk keluarga

Meski sering dikenal sebagai tempat nongkrong anak muda, Potato Head juga cukup nyaman dikunjungi bersama keluarga. Pada siang hari, suasananya lebih santai dengan area kolam dangkal untuk anak-anak dan fasilitas seperti kursi bayi di restoran.

Tips Berkunjung ke Potato Head Bali

Kalau ingin mendapatkan pengalaman yang lebih nyaman, datang sebelum pukul 14.00. Kamu bisa masuk lebih awal, memilih tempat duduk yang diinginkan, dan menikmati area kolam sebelum suasana mulai ramai menjelang sunset.

Area kolam biasanya lebih ramai sekitar pukul 17.00–19.00 karena banyak pengunjung datang untuk menikmati matahari terbenam.

Kalau ingin menggunakan daybed atau mattress, sebaiknya lakukan reservasi lebih awal, terutama saat musim liburan seperti Juni–September atau periode libur nasional.

Potato Head juga memiliki aturan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Jadi, hindari membawa botol plastik sekali pakai. Kamu bisa membawa tumbler sendiri atau mengikuti sistem penukaran botol yang tersedia di lokasi.

Untuk pakaian, suasana siang hari cukup santai. Swimwear dan pakaian pantai masih cocok digunakan di area kolam. Jika ingin makan di area restoran, pilih pakaian yang sedikit lebih rapi agar tetap nyaman.

Liburan di Bali Bersama SatuSatu

Setelah menikmati suasana santai di Potato Head Bali, masih banyak pengalaman menarik lain yang bisa kamu tambahkan ke perjalanan. 

SatuSatu adalah platform travel Bali yang menyediakan transportasi, aktivitas wisata, dan pengalaman budaya dalam satu tempat yang bisa langsung dipesan melalui SatuSatu.com dengan berbagai metode pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, kartu kredit, dan lainnya.

Untuk melengkapi perjalananmu, kamu bisa mencoba Kecak Fire Dance di Uluwatu. Pertunjukan budaya ini menawarkan pengalaman melihat tari kecak dengan latar tebing dan matahari terbenam yang menjadi salah satu pemandangan khas Bali.

Untuk perjalanan yang lebih praktis selama liburan, kamu juga bisa menggunakan Bali Airport Transfer dari SatuSatu agar perjalanan dari dan menuju Bandara Ngurah Rai lebih nyaman.

Pertanyaan Seputar Potato Head Bali

Apakah masuk ke Potato Head Bali berbayar?
Gratis sebelum 16.30, setelahnya biasanya ada cover charge yang bisa ditukar makanan atau minuman.

Apa yang membuat Potato Head Bali berbeda?
Menggabungkan beach club, restoran, seni, musik, dan konsep ramah lingkungan dalam satu tempat.

Kapan waktu terbaik melihat sunset di Potato Head?
Datang pukul 14.00–15.00. Sunset biasanya terlihat sekitar 17.30–18.40.