Sate lilit adalah salah satu makanan khas Bali yang wajib kamu coba saat liburan ke Pulau Dewata.
Makanan ini dibuat dari daging cincang, biasanya ikan, ayam, atau sapi, yang dicampur dengan kelapa parut, santan, dan bumbu basa genep khas Bali. Adonan tersebut kemudian dililitkan pada batang serai atau bambu sebelum dibakar.
Berbeda dengan sate pada umumnya, sate lilit tidak disajikan dengan bumbu kacang karena bumbunya sudah tercampur langsung ke dalam adonan sejak awal.
Hasilnya adalah sate dengan tekstur lembut, aroma serai yang khas, serta rasa gurih, manis, dan sedikit pedas yang bikin ingin tambah lagi. Kalau kamu sedang merencanakan wisata kuliner di Bali, SatuSatu bisa membantu perjalananmu mulai dari transportasi hingga aktivitas wisata.
Warung Wardani
📍 Jl. Yudistira No. 2, Dangin Puri Kauh, Denpasar Utara (cabang Kuta: Jl. Waringin No. 3, dekat Bandara Ngurah Rai)
🕐 08.00–16.00 WITA
💰 Rp30.000–Rp75.000 per porsi (termasuk nasi campur)
Warung Wardani adalah salah satu warung nasi Bali yang sudah terkenal sejak akhir 1980-an. Sampai sekarang, tempat ini masih ramai dikunjungi karena rasa makanannya yang konsisten dan pilihan lauknya yang lengkap.
Di sini, sate lilit biasanya disajikan sebagai bagian dari nasi campur Bali dengan isi ayam suwir, udang goreng tepung, telur bumbu Bali, sayur kacang panjang, dan sambal merah khas Bali.
Kalau hanya ingin mencoba sate lilitnya saja, kamu juga bisa memesannya terpisah. Lima tusuk sate lilit dibanderol sekitar Rp15.000.
Warung ini halal dan sudah sering dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Waktu paling ramai biasanya sekitar pukul 10.00–14.00, jadi datang lebih pagi jika ingin menghindari antrean.
Warung Muslim Sate Lilit Pekambingan
📍 Jl. Pulau Buru No. 10, Dauh Puri, Denpasar
🕐 06.30–15.00 WITA
💰 Mulai Rp1.500 per tusuk
Kalau kamu mencari sate lilit halal dengan harga yang ramah di kantong, Warung Muslim Sate Lilit Pekambingan bisa jadi pilihan. Sate lilit di sini menggunakan ikan laut dengan bumbu khas Bali yang tetap terasa autentik.
Selain sate lilit, tersedia juga menu lain seperti tum ayam, pepes ikan, dan sate plecing ikan. Warung ini cocok untuk sarapan atau makan siang karena buka sejak pagi.
Harganya yang murah dan rasanya yang tetap konsisten membuat tempat ini menjadi salah satu favorit warga lokal Denpasar.
Warung Sari Alit
📍 Jl. WR Supratman No. 332, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur
🕐 07.00–18.00 WITA
💰 Mulai Rp1.000 per tusuk
Warung Sari Alit dikenal sebagai salah satu tempat sate lilit ikan laut yang rasanya tetap konsisten. Selain sate lilit, kamu juga bisa mencoba pepes ikan laut dan sate tusuk ikan.
Suasana warungnya sederhana dan terasa seperti tempat makan lokal sehari-hari. Tidak banyak dekorasi untuk wisatawan, tetapi justru itu yang membuat pengalaman makannya terasa lebih autentik.
Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati makan siang santai sambil mencoba kuliner khas Bali versi lokal.
Warung Nasi Ayam Ibu Oki
📍 Jl. Celagi Basur No. 3Y, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung
🕐 07.00–18.00 WITA
💰 Rp25.000–Rp50.000
Warung Nasi Ayam Ibu Oki memang lebih dikenal dengan menu nasi ayamnya, tetapi sate lilit di sini juga tidak kalah menarik untuk dicoba. Sate lilit biasanya disajikan bersama nasi ayam campur lengkap dengan sambal merah dan kulit ayam crispy.
Tempat ini sudah menggunakan bahan halal sehingga cocok untuk wisatawan Muslim. Lokasinya juga strategis karena berada di Jimbaran, jadi kamu bisa mampir setelah bermain di pantai atau sebelum kembali ke area Kuta Selatan.
Laka Leke Hideaway Restaurant
📍 Jl. Nyuh Bojong No. 32, Mas, Ubud, Gianyar
🕐 Setiap hari (cek jam operasional terbaru)
💰 Harga berkisar menengah ke atas
Kalau ingin menikmati sate lilit dengan suasana yang lebih nyaman, Laka Leke bisa menjadi pilihan menarik. Restoran ini berada di kawasan Mas, Ubud, dengan suasana yang lebih tenang dan asri.
Sate lilit di sini disajikan dengan sambal khas Bali dan tetap mempertahankan cita rasa tradisional. Tempat ini cocok untuk makan siang setelah menjelajahi area Ubud, seperti sawah, galeri seni, atau tempat wisata budaya di sekitarnya.
Selain suasananya lebih nyaman dibanding warung lokal, pelayanan di Laka Leke juga lebih profesional tanpa menghilangkan rasa khas Bali.
Warung Satria
📍 Jl. Kedondong No. 11A, Dangin Puri Kauh, Denpasar Utara
🕐 08.30–20.00 WITA
💰 Rp25.000–Rp50.000
Warung Satria merupakan salah satu tempat makan legendaris di Denpasar yang sudah dikenal oleh banyak generasi. Bahan makanan di sini dipersiapkan setiap hari sehingga tetap segar.
Selain sate lilit, menu nasi ayam dan sate ayamnya juga banyak digemari. Tempatnya bersih dan nyaman, sehingga cocok untuk makan bersama keluarga.
Kalau sedang berkeliling Denpasar, Warung Satria bisa masuk daftar tempat makan yang patut dikunjungi.
Warung Be Pasih
📍 Jl. Pemuda III No. 24, Renon, Denpasar Selatan
🕐 Pagi hingga sore (cek jam operasional terbaru)
💰 Terjangkau
Warung Be Pasih sudah berdiri lebih dari 20 tahun dan dikenal dengan paket Paet Pesinggahan. Dalam satu sajian, kamu bisa menikmati sate lilit bersama berbagai lauk pendamping.
Sate lilit di sini tersedia dengan dua pilihan sambal, yaitu sambal kacang dan sambal serai. Keduanya punya rasa yang berbeda dan bisa disesuaikan dengan selera.
Area makannya berada di gazebo terbuka dengan suasana yang asri dan santai. Tempat ini cocok untuk makan siang tanpa terburu-buru.
Tips Makan Sate Lilit di Bali

Datanglah lebih awal, terutama jika ingin mencoba warung lokal yang buka sejak pagi. Banyak warung sate lilit tutup lebih cepat karena stok makanan bisa habis sebelum sore.
Kalau kamu tidak makan babi, pastikan untuk bertanya terlebih dahulu mengenai bahan yang digunakan. Sate lilit berbahan ikan atau ayam lebih mudah ditemukan dan tersedia di banyak tempat makan.
Sate lilit paling nikmat disantap saat masih hangat setelah dibakar. Kalau tersedia, tambahkan sambal matah agar rasanya semakin lengkap.
Liburan di Bali Bersama SatuSatu
Menjelajahi berbagai tempat makan sate lilit di Bali akan lebih nyaman kalau perjalananmu sudah direncanakan dengan baik.
SatuSatu adalah platform travel Bali yang menyediakan transportasi, aktivitas wisata, dan pengalaman budaya dalam satu tempat yang bisa langsung dipesan melalui SatuSatu.com dengan berbagai metode pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, kartu kredit, dan lainnya.
Setelah puas mencicipi kuliner Bali, kamu bisa melengkapi perjalanan dengan mengikuti Kecak Fire Dance di Uluwatu. Pertunjukan tari di tepi tebing ini menjadi salah satu pengalaman budaya Bali yang menarik untuk dinikmati saat matahari terbenam.
Untuk perjalanan yang lebih praktis selama liburan, kamu juga bisa menggunakan Bali Airport Transfer dari SatuSatu agar perjalanan dari dan menuju Bandara Ngurah Rai lebih nyaman.
Pertanyaan Seputar Sate Lilit Bali
Apa itu sate lilit dan apa bedanya dengan sate biasa?
Sate lilit adalah sate khas Bali yang dibuat dari daging cincang berbumbu yang dililitkan pada batang serai atau bambu sebelum dibakar. Berbeda dengan sate biasa, bumbunya sudah tercampur dalam adonan sehingga tidak memerlukan bumbu kacang atau kecap tambahan.
Apakah sate lilit Bali halal?
Tidak semuanya halal karena ada yang menggunakan daging babi. Namun, banyak tempat menawarkan sate lilit halal berbahan ikan atau ayam. Sebaiknya tanyakan langsung kepada penjual sebelum memesan.
Di mana tempat sate lilit terenak di Bali untuk wisatawan yang baru pertama kali mencoba?
Warung Wardani di Denpasar sering menjadi pilihan karena terkenal, halal, dan harganya terjangkau. Jika berada di Ubud, Laka Leke juga populer dengan suasana makan yang nyaman.