Visa Australia untuk turis dari Indonesia wajib diurus lewat Visitor visa subclass 600 aliran Tourist. Kamu mengajukannya online dengan biaya mulai dari AUD 250.
Sebagian besar pengajuan selesai dalam kisaran 26–33 hari. Warga Indonesia tidak bisa memakai visa ETA atau eVisitor, jadi siapkan dokumennya sejak jauh-jauh hari.
Jenis Visa Australia untuk Turis dari Indonesia
Indonesia tidak termasuk negara yang bisa memakai ETA (subclass 601) maupun eVisitor (subclass 651). Karena itu, pilihanmu adalah Visitor visa subclass 600 aliran Tourist untuk pemohon di luar Australia.
Visa ini berlaku untuk liburan, naik kapal pesiar, atau mengunjungi keluarga dan teman. Lama tinggalnya bisa 3, 6, atau 12 bulan, tergantung keputusan petugas. Selama di sana, kamu tidak boleh bekerja.
Kalau tujuanmu urusan bisnis, ada aliran Business Visitor. Kalau kamu diundang keluarga yang menjadi sponsor, ada aliran Sponsored Family. Visanya berbentuk elektronik dan terhubung ke nomor paspor. Kamu bisa mengeceknya lewat VEVO.
Baca Juga: Mengenal Canberra, Ibu Kota Australia yang Menarik untuk Liburan
Syarat Visa Australia dan Dokumen yang Perlu Disiapkan
Pemerintah Australia menilai apakah kamu benar-benar pengunjung sementara. Berikut syarat utamanya:
- Kamu berniat berkunjung saja dan tidak akan bekerja.
- Kamu punya dana cukup selama di Australia.
- Kamu memenuhi persyaratan kesehatan dan karakter.
- Kamu tidak punya utang ke pemerintah Australia.
- Visamu belum pernah dibatalkan, dan permohonanmu belum pernah ditolak saat kamu berada di Australia.
- Kamu berada di luar Australia saat mengajukan dan saat keputusan keluar.
Dokumen Pendukung
Dokumen yang biasa dipakai untuk memperkuat pengajuan:
- Paspor yang masa berlakunya masih lama melewati rencana kepulangan
- Foto sesuai ketentuan
- Bukti dana, misalnya rekening koran
- Bukti ikatan di Indonesia, seperti surat kerja, surat keterangan kuliah, atau bukti usaha
- Rencana perjalanan, termasuk akomodasi
- Surat undangan, kalau kamu mengunjungi keluarga atau teman
Dokumen berbahasa Indonesia perlu terjemahan bersertifikat ke bahasa Inggris.
Biaya Visa Australia dan Lama Prosesnya
Biaya dasar visa Australia untuk aliran Tourist (pemohon di luar Australia) adalah AUD 250 per pemohon.
Tarif ini berlaku sejak 1 Juli 2026. Kamu membayarnya online saat mengajukan. Untuk angka terbaru, cek Visa Pricing Estimator di situs resmi Home Affairs.
Selain itu, siapkan biaya lain seperti terjemahan dokumen. Kamu juga mungkin perlu pemeriksaan kesehatan atau biometrik kalau diminta.
Soal waktu, data Home Affairs per 29 September 2026 menunjukkan sekitar 75% pengajuan aliran Tourist selesai dalam 26 hari. Lalu 90% selesai dalam 33 hari. Angka ini bukan jaminan, jadi ajukan sekitar dua bulan sebelum berangkat.
Cara Daftar Visa Australia Langkah demi Langkah
Prosesnya sepenuhnya online dan biasanya tanpa wawancara tatap muka.
- Buat ImmiAccount di situs resmi Home Affairs. Pakai email yang rutin kamu cek.
- Pilih Visitor visa (subclass 600) aliran Tourist stream untuk pemohon di luar Australia.
- Isi formulir dalam bahasa Inggris. Samakan semua data dengan paspor.
- Unggah dokumen pendukung.
- Bayar biaya visa secara online.
- Pantau statusnya di ImmiAccount. Kalau petugas meminta biometrik atau pemeriksaan kesehatan, lakukan sesuai instruksi.
Hasil keputusan dikirim lewat ImmiAccount. Setelah visa disetujui, cek detailnya di VEVO supaya tanggal dan masa berlakunya sesuai rencana.
Tips Agar Pengajuan Visa Australia Tidak Ditolak

Pertama, pastikan semua data konsisten. Nama, tanggal lahir, dan riwayat perjalanan harus sama di formulir dan dokumen. Selisih kecil saja bisa memicu pertanyaan tambahan.
Kedua, tunjukkan dana yang masuk akal untuk durasi dan gaya liburanmu. Rekening dengan setoran mendadak dalam jumlah besar justru bisa menimbulkan tanda tanya.
Ketiga, jelaskan alasan kamu akan pulang ke Indonesia. Surat kerja, status kuliah, atau tanggungan keluarga membantu petugas menilai kamu sebagai pengunjung sementara. Jawab juga dengan jujur kalau pernah ditolak visa atau punya catatan hukum.
Terakhir, ajukan sendiri lewat situs resmi. Hati-hati dengan pihak yang menarik biaya jauh di atas tarif resmi. Sebaiknya tunda juga membeli tiket yang tidak bisa dibatalkan sampai visamu disetujui.
Baca Juga: 10 Paspor Terkuat di Dunia 2026 yang Punya Akses Visa Terluas
Jelajahi Singapura dan Bangkok Bersama SatuSatu
Belum sempat urus visa? Mulai dulu liburan ke negara tetangga yang bebas visa untuk kunjungan wisata singkat lewat SatuSatu.com
Kalau suka wahana, coba Universal Studios Singapura di Sentosa. Cocok untuk keluarga dan teman seperjalanan yang ingin liburan luar negeri tanpa proses visa panjang.
Kalau lebih suka pemandangan kota, ada King Power Mahanakhon Skywalk di Bangkok. Kamu bisa melihat Bangkok dari ketinggian gedung pencakar langit Mahanakhon.
Pertanyaan Terkait Visa Australia
Apakah visa Australia wajib untuk WNI?
Ya, pemegang paspor Indonesia wajib punya visa sebelum berangkat ke Australia. Kamu tidak bisa memakai ETA atau eVisitor, jadi ajukan Visitor visa subclass 600 aliran Tourist.
Berapa biaya visa Australia?
Biaya dasarnya mulai dari AUD 250 per pemohon untuk aliran Tourist yang diajukan dari luar Australia. Angka ini berlaku sejak 1 Juli 2026, dan bisa berubah. Cek tarif terbaru di Visa Pricing Estimator milik Home Affairs.
Berapa lama proses visa Australia?
Sekitar 75% pengajuan aliran Tourist selesai dalam 26 hari dan 90% dalam 33 hari, menurut data Home Affairs per 29 September 2026. Ajukan sekitar dua bulan sebelum keberangkatan supaya aman.