Visa Schengen wajib dimiliki WNI yang ingin berwisata ke Eropa, karena satu visa ini berlaku untuk 29 negara. Biaya resminya €90 untuk dewasa, belum termasuk biaya layanan pusat aplikasi visa dan asuransi perjalanan.
Pengajuannya lewat kedutaan atau pusat aplikasi visa, lengkap dengan janji temu dan biometrik. Artikel ini membahas syarat, biaya, dan langkah mengurus visa Schengen berdasarkan informasi per 20 Oktober 2026.
Apa Itu Visa Schengen dan Negara Mana yang Termasuk?
Visa Schengen adalah izin tinggal singkat untuk wisata, kunjungan keluarga, bisnis, atau transit di kawasan Schengen. Kamu hanya perlu satu visa untuk berpindah antarnegara anggota tanpa pemeriksaan imigrasi di perbatasan internal.
Kawasan Schengen mencakup 29 negara, termasuk Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Belanda, Swiss, Bulgaria, dan Rumania. Namun, Inggris, Irlandia, dan Siprus tidak termasuk, jadi kamu perlu visa terpisah untuk ke sana.
Baca Juga: Visa Inggris: Syarat, Biaya, dan Cara Mengurusnya
Ajukan ke Kedutaan Negara Mana?
Ajukan visa ke negara tujuan utamamu, yaitu tempat kamu tinggal paling lama. Kalau lama tinggalnya sama di beberapa negara, ajukan ke negara tempat kamu pertama kali masuk.
Syarat Visa Schengen untuk WNI
Setiap kedutaan bisa meminta dokumen tambahan, jadi cek halaman negara tujuanmu. Dokumen yang umum diminta:
- Paspor asli yang berlaku minimal tiga bulan setelah rencana keluar dari Schengen, dengan dua halaman kosong. Banyak panduan menyarankan enam bulan agar aman.
- Formulir aplikasi yang sudah diisi dan ditandatangani.
- Pas foto biometrik berwarna ukuran 35×45 mm dengan latar putih.
- Asuransi perjalanan dengan pertanggungan medis minimal €30.000 yang mencakup repatriasi dan berlaku di seluruh Schengen.
- Rencana perjalanan dan bukti pemesanan tiket pesawat.
- Bukti akomodasi selama di Eropa, misalnya reservasi hotel.
- Bukti keuangan, seperti rekening koran tiga bulan terakhir.
- Surat keterangan kerja atau bukti kuat bahwa kamu akan kembali ke Indonesia.
- Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga.
Beli asuransinya sebelum mengajukan visa. Kalau memakai asuransi kartu kredit, minta bank menerbitkan surat keterangan yang mencantumkan nama, nilai pertanggungan, dan wilayah Schengen.
Dokumen berbahasa Indonesia sering perlu terjemahan ke bahasa Inggris. Cek aturan kedutaan tujuan sebelum mencetak dokumen.
Biaya Visa Schengen 2026
Biaya visa Schengen ditetapkan Uni Eropa dan sama di semua negara anggota. Besarannya berlaku sejak 11 Juni 2024:
- Dewasa: €90, atau sekitar Rp1,5 juta lebih tergantung kurs
- Anak usia 6 sampai di bawah 12 tahun: €45
- Anak di bawah 6 tahun: gratis
Biaya ini dibayar saat kamu menyerahkan aplikasi. Kalau visamu ditolak, uangnya tidak dikembalikan.
Pusat aplikasi visa menarik biaya layanan terpisah. Menurut informasi yang beredar, VFS Global Jakarta mengenakan sekitar Rp404.000 per pemohon sejak 6 Februari 2026, tapi angkanya bisa berbeda per negara tujuan.
Selain itu, siapkan anggaran untuk asuransi, terjemahan dokumen, dan ongkos kirim paspor kalau kamu memilih layanan kurir.
Cara Mengurus Visa Schengen Langkah demi Langkah
Berikut urutan umum untuk WNI:
- Tentukan negara tujuan utama, lalu cek situs kedutaan atau pusat aplikasi visanya.
- Beli asuransi perjalanan yang memenuhi syarat.
- Isi formulir aplikasi sesuai ketentuan negara tujuan.
- Buat janji temu lewat VFS Global atau TLScontact, tergantung negara. VFS Global melayani di Jakarta, Surabaya, dan Bali.
- Datang ke janji temu dengan dokumen asli dan fotokopinya.
- Serahkan biometrik berupa sidik jari dan foto.
- Bayar biaya visa dan biaya layanan, lalu simpan tanda terimanya.
- Pantau status aplikasi dan ambil paspor setelah keputusan keluar.
Kapan Waktu Mengajukan?
Kamu bisa mengajukan paling cepat enam bulan sebelum berangkat. Sebagai aturan umum, ajukan paling lambat 15 hari sebelum tanggal keberangkatan.
Tips Agar Visa Schengen Disetujui
- Cek slot janji temu lebih awal. Slot di Jakarta bisa penuh berminggu-minggu saat musim liburan.
- Jangan beli tiket yang tidak bisa dibatalkan. Persetujuan visa tidak dijamin, jadi pilih pemesanan yang fleksibel.
- Pastikan itinerary dan akomodasi sinkron. Tanggal di tiket, hotel, dan formulir harus sama.
- Siapkan waktu ekstra di bandara Eropa. Sejak 10 April 2026, Entry/Exit System (EES) mendaftarkan sidik jari dan foto wisatawan non-Uni Eropa saat masuk. Prosesnya gratis dan tanpa pendaftaran sebelumnya, tapi antreannya bisa lebih lama.
Jelajahi Bersama SatuSatu

Sambil menunggu visa terbit, saatnya menyiapkan perlengkapan perjalanan. Kamu bisa langsung memesannya lewat SatuSatu.com, tersedia berbagai metode pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit.
Untuk kebutuhan internet selama di luar negeri, ada Data Prabayar 5G Unlimited.
Harganya mulai dari USD 1,89 per 20 Oktober 2026, dan kamu bisa memilih jumlah hari sesuai lama perjalanan. Cek daftar negara yang tercakup di halaman produk sebelum membeli.
Kalau penerbangan ke Eropa transit di Singapura, sempatkan mampir ke Oceanarium Singapura. Tempat ini cocok untuk mengisi jeda transit yang panjang, apalagi kalau kamu bepergian bersama anak.
Baca Juga: Visa Taiwan: Syarat, Biaya, dan Cara Mengurusnya
Pertanyaan Terkait Visa Schengen
Berapa lama proses visa Schengen?
Keputusan biasanya keluar dalam 15 hari kalender setelah aplikasi diterima. Kalau kedutaan butuh dokumen tambahan atau wawancara, prosesnya bisa sampai 45 hari kalender.
Berapa lama saya boleh tinggal dengan visa Schengen?
Kamu boleh tinggal maksimal 90 hari dalam periode 180 hari. Hitungannya gabungan di semua negara Schengen, bukan per negara.
Apakah WNI perlu ETIAS untuk ke Eropa?
Tidak. ETIAS hanya untuk warga negara yang bebas visa, sedangkan WNI memakai visa Schengen. Per Oktober 2026, ETIAS juga belum beroperasi dan belum ada permohonan yang diterima.