Alat musik tradisional Jawa Timur cukup beragam karena wilayahnya punya banyak latar budaya. Ada pengaruh budaya Osing di Banyuwangi, Mataraman, hingga Madura.
Dalam daftar ini, kamu bisa mengenal 10 alat musik tradisional Jawa Timur. Mulai dari angklung caruk Banyuwangi hingga saronen Madura.
Setiap alat punya bentuk, bunyi, dan cara memainkan yang berbeda. Yuk, kenali satu per satu.
Angklung Caruk
📍 Asal: Banyuwangi
🎶 Cara memainkan: Digoyangkan
Angklung caruk merupakan alat musik khas masyarakat Osing di Banyuwangi. Bentuknya sekilas mirip angklung bambu pada umumnya.
Namun, beberapa angklung caruk memiliki hiasan atau ukiran berbentuk naga. Alat musik ini juga sering hadir dalam pertunjukan dan festival budaya Banyuwangi.
Salah satunya adalah Festival Angklung Caruk Pelajar. Bunyi angklung caruk juga memiliki karakter yang berbeda dari angklung Sunda.
Baca Juga: 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah dan Ciri Khasnya
Angklung Reog
📍 Asal: Ponorogo
🎶 Cara memainkan: Digoyangkan
Angklung Reog digunakan untuk mengiringi pertunjukan Reog Ponorogo. Alat musik ini biasanya dimainkan bersama kenong, gong, kendang, dan slompret.
Jadi, angklung Reog tidak hanya mengandalkan bunyinya sendiri. Permainannya menyatu dengan irama Reog yang terdengar ramai dan penuh tenaga.
Slompret
📍 Asal: Ponorogo
🎶 Cara memainkan: Ditiup
Slompret atau terompet reog merupakan alat musik tiup yang punya suara melengking. Alat ini menjadi bagian penting dalam musik pengiring Reog Ponorogo.
Slompret biasanya dibuat dari bambu. Sumber bunyinya berasal dari bagian yang menggunakan lontar.
Dalam ansambel Reog, slompret berperan sebagai alat musik melodi. Ukurannya juga memengaruhi nada, semakin besar bentuknya, semakin rendah nadanya.
Saronen
📍 Asal: Sumenep, Madura
🎶 Cara memainkan: Ditiup
Saronen merupakan alat musik tiup khas Madura. Bentuknya menyerupai kerucut dengan suara yang nyaring dan melengking.
Dalam ansambel saronen, alat ini biasanya membawa melodi. Sementara itu, alat musik lainnya membantu membentuk irama.
Permainan saronen juga dikenal cukup spontan. Karakter suaranya membuat alat musik ini mudah dikenali saat dimainkan bersama instrumen lain.
Tong-Tong
📍 Asal: Madura
🎶 Cara memainkan: Dipukul
Tong-tong dikenal sebagai alat musik yang bentuknya mirip kentongan. Bahan pembuatnya bisa berupa bambu atau kayu.
Dalam pertunjukan musik tong-tong, alat perkusi kayu menjadi bagian yang dominan. Permainannya juga bisa dilengkapi kendang dan saronen.
Suara tong-tong terdengar nyaring dan ritmis. Karena itu, musiknya tetap terasa ramai meskipun alat yang digunakan cukup sederhana.
Kenong Telok
📍 Asal: Madura
🎶 Cara memainkan: Dipukul
Kenong telok terdiri dari tiga gong kecil yang ditempatkan pada bingkai kayu. Bentuknya cukup ringkas sehingga mudah dibawa saat pertunjukan.
Alat musik ini lekat dengan sejumlah tradisi Madura. Kenong telok, misalnya, dapat dimainkan dalam acara karapan sapi dan kuda kencak.
Bunyinya menjadi bagian dari musik pengiring acara. Bentuknya yang sederhana juga membuatnya mudah dikenali.
Kendang Banyuwangi
📍 Asal: Banyuwangi
🎶 Cara memainkan: Ditepuk dengan tangan
Kendang Banyuwangi digunakan dalam berbagai pertunjukan seni tradisional. Alat musik ini juga bisa dimainkan dalam pertunjukan rampak kendang.
Dalam rampak kendang, beberapa pemain menabuh kendang secara bersamaan. Pola tersebut menghasilkan irama yang kuat dan terdengar kompak.
Kendang juga berperan penting dalam menjaga tempo permainan musik. Karena itu, alat ini menjadi salah satu instrumen penting dalam pertunjukan tradisional Banyuwangi.
Terbang Jidor
📍 Asal: Gresik
🎶 Cara memainkan: Dipukul
Terbang jidor merupakan kesenian perkusi yang berkembang di Gresik. Instrumen utamanya terdiri dari terbang atau rebana dan jidor.
Terbang menghasilkan pola ritmis melalui pukulan tangan. Sementara itu, jidor memberikan suara pukulan yang lebih besar.
Kesenian ini juga menunjukkan kuatnya pengaruh budaya pesisir di Jawa Timur. Perpaduan instrumennya membuat musik terbang jidor terdengar khas dan berirama kuat.
Gamelan Jawa Timuran
📍 Asal: Jawa Timur
🎶 Cara memainkan: Ditabuh dan ditiup
Gamelan Jawa Timuran merupakan ansambel musik tradisional yang berkembang di berbagai wilayah Jawa Timur. Salah satu bentuknya adalah Gamelan Gandrung di Banyuwangi.
Instrumen yang digunakan memiliki kemiripan dengan gamelan Jawa. Beberapa di antaranya adalah demung, slenthem, saron, kendang, gong, dan seruling.
Namun, karawitan Jawa Timur tetap memiliki karakter tersendiri. Pola permainan dan gendingnya berkembang mengikuti tradisi musik di wilayah masing-masing.
Ketipung
📍 Asal: Jawa Timur
🎶 Cara memainkan: Ditepuk dengan tangan
Ketipung merupakan kendang berukuran kecil. Bentuknya lebih ringkas dibandingkan kendang yang digunakan dalam banyak ansambel tradisional.
Suara ketipung cenderung tinggi dan tegas. Karena itu, alat ini bisa memberikan aksen pada pola irama.
Ketipung juga dikenal dalam berbagai pertunjukan musik populer. Penggunaannya membuat alat musik kecil ini tetap akrab di telinga banyak orang.
Baca Juga: 10 Alat Musik Tradisional Jawa Barat dan Ciri Khasnya
Jelajahi Budaya Bali Bersama SatuSatu

Kalau kamu sedang menjelajahi budaya Jawa Timur dan ingin lanjut ke Bali, kamu bisa menemukan pengalaman wisata lewat SatuSatu.com
Petualangan Canyoning di Sukasada, Bali cocok untuk kamu yang ingin mencoba aktivitas seru di alam. Sementara itu, Batur Natural Hot Spring Tiket di Kintamani pas untuk bersantai setelah seharian beraktivitas.
Pertanyaan tentang Alat Musik Tradisional Jawa Timur
Apa alat musik tradisional Jawa Timur yang paling terkenal?
Angklung caruk, saronen, slompret, kenong telok, tong-tong, dan gamelan Jawa Timuran dikenal dari Jawa Timur.
Apa saja alat musik yang mengiringi Reog Ponorogo?
Kenong, gong, kendang, slompret, dan angklung Reog. Slompret berperan sebagai alat musik melodi.
Apa saja alat musik Jawa Timur asal Madura?
Saronen, tong-tong, dan kenong telok merupakan beberapa alat musik tradisional dari Madura.
SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B
Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih.
Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.
Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.
Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.
Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.
Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.