Alat musik tradisional Sumatera Utara berasal dari berbagai suku. Beberapa di antaranya dikenal dalam budaya Batak Toba, Mandailing, Karo, dan Nias.
Cara memainkannya juga beragam. Ada yang dipukul, ditiup, hingga dipetik.
Berikut 10 alat musik tradisional Sumatera Utara yang menarik untuk diketahui. Setiap alat punya bentuk, bunyi, dan fungsi yang berbeda.
1. Taganing
📍 Daerah asal: Batak Toba
🎶 Cara memainkan: Dipukul
Taganing merupakan rangkaian gendang dengan ukuran yang berbeda. Alat ini menjadi bagian dari gondang sabangunan, yaitu ansambel musik tradisional Batak Toba.
Taganing biasanya dimainkan bersama sarune bolon, ogung, dan alat musik lainnya. Perbedaan ukuran gendang membuatnya dapat menghasilkan beberapa nada.
Ciri khas taganing:
- Terdiri dari beberapa gendang.
- Ukurannya tidak sama.
- Dimainkan dengan cara dipukul.
- Menjadi bagian dari gondang sabangunan.
- Berfungsi membawa pola melodi dan ritme.
2. Gordang Sambilan
📍 Daerah asal: Mandailing
🎶 Cara memainkan: Dipukul
Gordang sambilan merupakan alat musik tradisional yang terdiri dari sembilan gendang. Namanya pun berasal dari jumlah gendang yang digunakan.
Pada masa lalu, gordang sambilan memiliki kedudukan penting dalam berbagai upacara adat. Kini, alat musik ini juga dapat dimainkan dalam acara pernikahan, penyambutan, dan pertunjukan budaya.
Ciri khas gordang sambilan:
- Terdiri dari sembilan gendang.
- Ukuran setiap gendang berbeda.
- Menghasilkan suara yang kuat dan berirama.
- Berkaitan erat dengan budaya Mandailing.
- Sering dimainkan secara berkelompok.
Baca Juga: 12 Alat Musik Tradisional Papua dan Keunikannya
3. Sarune Bolon
📍 Daerah asal: Batak Toba
🎶 Cara memainkan: Ditiup
Sarune bolon merupakan alat musik tiup yang berperan membawa melodi. Alat ini menjadi salah satu bagian penting dalam gondang sabangunan.
Salah satu keunikannya adalah teknik permainan yang memungkinkan bunyi tetap terdengar saat pemain menarik napas. Teknik tersebut membuat alunan sarune bolon terdengar lebih panjang dan tidak mudah terputus.
Ciri khas sarune bolon:
- Termasuk alat musik tiup.
- Berfungsi membawa melodi.
- Digunakan dalam ansambel tradisional Batak.
- Memiliki teknik pernapasan khusus.
- Menghasilkan alunan yang panjang.
4. Garantung
📍 Daerah asal: Batak Toba
🎶 Cara memainkan: Dipukul
Garantung merupakan alat musik pukul yang terbuat dari bilah-bilah kayu. Bentuknya sekilas mirip xilofon karena memiliki beberapa bilah dengan ukuran berbeda.
Alat musik ini berfungsi sebagai pembawa melodi. Garantung juga dikenal dalam kesenian musik tradisional Batak dan dapat dimainkan bersama alat musik lainnya.
Ciri khas garantung:
- Terbuat dari bilah kayu.
- Dimainkan dengan cara dipukul.
- Menghasilkan nada yang berbeda.
- Berfungsi sebagai pembawa melodi.
- Dapat dimainkan dalam ansambel.
5. Hasapi
📍 Daerah asal: Batak Toba
🎶 Cara memainkan: Dipetik
Hasapi merupakan alat musik petik khas Batak Toba. Bentuknya menyerupai alat musik berdawai dengan badan kayu dan senar.
Hasapi dapat dimainkan sendiri atau bersama alat musik lainnya. Suaranya cenderung lembut dan menjadi salah satu warna dalam musik tradisional Batak.
Ciri khas hasapi:
- Dimainkan dengan cara dipetik.
- Memiliki senar sebagai sumber bunyi.
- Terbuat dari kayu.
- Memiliki suara yang lembut.
- Dikenal dalam tradisi musik Batak Toba.
6. Sulim
📍 Daerah asal: Batak Toba
🎶 Cara memainkan: Ditiup dari samping
Sulim merupakan alat musik tiup yang terbuat dari bambu. Bentuknya menyerupai seruling, tetapi cara meniupnya dilakukan dari bagian samping.
Pemain meniup bagian lubang tiup secara melintang. Teknik ini menghasilkan suara yang jernih dan menjadi ciri khas sulim.
Ciri khas sulim:
- Terbuat dari bambu.
- Bentuknya menyerupai seruling.
- Dimainkan dengan cara ditiup dari samping.
- Menghasilkan suara yang jernih.
- Digunakan dalam musik tradisional Batak Toba.
7. Doli-Doli
📍 Daerah asal: Nias
🎶 Cara memainkan: Dipukul dengan tongkat kecil
Doli-doli merupakan alat musik pukul dari Nias. Bentuknya sekilas mirip kolintang, tetapi ukurannya lebih kecil.
Alat musik ini memiliki beberapa bilah yang menghasilkan nada berbeda. Pemain memukul bilah tersebut menggunakan tongkat kecil untuk menghasilkan melodi.
Ciri khas doli-doli:
- Berasal dari budaya Nias.
- Terbuat dari bilah kayu.
- Dimainkan dengan tongkat kecil.
- Ukurannya relatif kecil.
- Dapat dimainkan bersama alat musik lainnya.
8. Aramba
📍 Daerah asal: Nias
🎶 Cara memainkan: Dipukul
Aramba merupakan alat musik pukul dari Nias yang bentuknya menyerupai gong. Bagian tengahnya biasanya dibuat menonjol.
Aramba digunakan dalam berbagai kesenian tradisional Nias. Bunyi yang dihasilkan membantu menjaga pola irama dalam permainan ansambel.
Ciri khas aramba:
- Bentuknya menyerupai gong.
- Terbuat dari logam.
- Dimainkan dengan cara dipukul.
- Menghasilkan bunyi yang kuat.
- Sering dimainkan bersama alat musik Nias lainnya.
9. Faritia
📍 Daerah asal: Nias
🎶 Cara memainkan: Dipukul
Faritia merupakan alat musik tradisional Nias yang bentuknya menyerupai gong berukuran kecil. Alat ini umumnya dibuat dari logam atau kuningan.
Bagian tengah faritia memiliki bentuk yang menonjol. Pemain memukulnya menggunakan alat pemukul dari kayu untuk menghasilkan bunyi.
Ciri khas faritia:
- Berukuran lebih kecil daripada gong.
- Terbuat dari logam atau kuningan.
- Memiliki bagian tengah yang menonjol.
- Dimainkan dengan cara dipukul.
- Dapat dimainkan bersama aramba dalam ansambel Nias.
10. Kulcapi
📍 Daerah asal: Suku Karo
🎶 Cara memainkan: Dipetik
Kulcapi merupakan alat musik petik yang dikenal dalam budaya masyarakat Karo. Bentuknya memiliki badan dan leher yang memanjang seperti alat musik berdawai.
Kulcapi dimainkan dengan cara memetik senarnya. Alat musik ini dapat digunakan untuk memainkan melodi dalam berbagai pertunjukan musik tradisional Karo.
Ciri khas kulcapi:
- Berasal dari budaya Karo.
- Dimainkan dengan cara dipetik.
- Memiliki senar sebagai sumber bunyi.
- Berbahan dasar kayu.
- Menjadi salah satu alat musik khas masyarakat Karo.
Jelajahi Alam Nusantara Bersama SatuSatu

Sumatera Utara punya banyak destinasi menarik, mulai dari Danau Toba hingga dataran tinggi Karo.
Kalau ingin melanjutkan petualangan ke Bali, kamu bisa memilih pengalaman wisata alam yang tersedia di SatuSatu.com
Tur Jeep Gunung Batur (Matahari Terbit) cocok untuk kamu yang ingin melihat matahari terbit dari kawasan Gunung Batur. Sementara itu, Rice Terrace Trekking Jatiluwih pas untuk menikmati suasana persawahan dengan berjalan santai.
Baca Juga:
Pertanyaan tentang Alat Musik Tradisional Sumatera Utara
Apa alat musik tradisional Sumatera Utara yang paling terkenal?
Taganing, gordang sambilan, hasapi, sarune bolon, dan sulim termasuk alat musik tradisional yang dikenal dari Sumatera Utara.
Apa saja alat musik tradisional Sumatera Utara dari Nias?
Doli-doli, aramba, dan faritia merupakan beberapa alat musik tradisional dari Nias.
Apa saja alat musik tradisional Sumatera Utara dari Batak Toba?
Taganing, sarune bolon, garantung, hasapi, dan sulim dikenal dalam budaya Batak Toba dan menjadi bagian dari ansambel musik tradisional.
SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B
Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih.
Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.
Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.
Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.
Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.
Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.