Banyumala Waterfall adalah air terjun kembar tersembunyi di dataran tinggi Bali Utara. Tempat ini juga dikenal sebagai Banyumala Twin Waterfall karena punya dua aliran air yang jatuh berdampingan.
Suasananya sejuk karena dikelilingi hutan tropis yang masih rimbun. Buat kamu yang ingin mencari wisata alam jauh dari keramaian, Banyumala Waterfall bisa masuk daftar kunjungan.
Namun, perjalanan menuju air terjun membutuhkan trekking. Sebelum berangkat, simak lokasi, harga tiket, akses, dan tips berkunjungnya.
Lokasi dan Akses ke Banyumala Waterfall
Banyumala Waterfall berada di Banjar Asah Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Dari Denpasar, jaraknya sekitar 65 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 1,5–3 jam.
Dari Singaraja, jaraknya lebih dekat, yaitu sekitar 28 kilometer. Perjalanannya bisa ditempuh kurang dari satu jam menggunakan kendaraan.
Setelah sampai di area parkir dan loket, perjalanan belum selesai. Kamu perlu berjalan kaki melewati jalan setapak menuju air terjun.
Jarak trekkingnya sekitar 2 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 15–30 menit. Jalurnya berupa tanah dan pijakan bambu, jadi gunakan alas kaki yang nyaman.
Baca Juga: Curug Sewu Kendal: Air Terjun Tertinggi di Jawa Tengah
Harga Tiket & Jam Buka Banyumala Waterfall
Harga tiket masuk Banyumala Waterfall cukup terjangkau. Untuk wisatawan domestik, tarifnya sekitar Rp20.000 per orang.
Untuk wisatawan mancanegara, tiketnya sekitar Rp50.000 per orang. Biaya parkir juga perlu disiapkan, yaitu sekitar Rp2.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.
Harga tiket dan parkir bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi, sebaiknya cek informasi terbaru sebelum berangkat.
Banyumala Waterfall buka setiap hari, biasanya pukul 08.00–18.00 WITA. Sebaiknya datang saat hari masih terang agar perjalanan trekking lebih nyaman.
Karena berada di kawasan hutan, kondisi jalur perlu diperhatikan terutama saat hujan. Jalur trekking bisa menjadi lebih licin dan cukup menantang.
Daya Tarik Banyumala Waterfall

Banyumala Waterfall terkenal dengan dua aliran air yang jatuh berdampingan. Bentuknya membuat air terjun ini terlihat seperti kembar dari kejauhan.
Airnya terlihat jernih dengan latar bebatuan dan pepohonan hijau. Di bawah air terjun juga terdapat kolam alami yang bisa digunakan untuk bermain air.
Suasana di sekitarnya terasa sejuk dan tenang. Suara gemericik air bahkan bisa terdengar sebelum kamu melihat air terjunnya.
Lokasinya yang berada di tengah hutan membuat Banyumala terasa lebih alami. Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati wisata air dengan suasana yang jauh dari hiruk-pikuk kawasan wisata.
Rekomendasi Aktivitas di Banyumala Waterfall
Ada beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan selama berkunjung ke Banyumala Waterfall.
- Trekking: menyusuri jalan setapak di tengah hutan tropis.
- Berenang: bermain air di kolam alami di bawah air terjun.
- Berfoto: manfaatkan dua aliran air terjun sebagai latar.
- Menikmati suasana: rasakan udara sejuk khas dataran tinggi Bali Utara.
- Menikmati kebun sekitar: kamu bisa menemukan kebun kopi dan cengkeh di kawasan sekitar.
Kalau ingin berenang, tetap perhatikan kondisi air dan bebatuan. Untuk anak kecil atau lansia, pertimbangkan kondisi jalur sebelum turun ke air terjun.
Tips Berkunjung ke Banyumala Waterfall
Ada beberapa hal yang sebaiknya kamu siapkan sebelum datang ke Banyumala Waterfall.
- Datang pagi atau siang: supaya punya cukup waktu untuk trekking pulang-pergi.
- Gunakan alas kaki yang nyaman: jalurnya berupa tanah dan pijakan bambu.
- Bawa baju ganti: terutama kalau ingin berenang di kolam alami.
- Siapkan uang tunai: untuk tiket masuk dan parkir.
- Hindari hujan deras: jalur trekking bisa menjadi licin dan lebih sulit dilewati.
Kalau membawa banyak barang, sebaiknya jangan terlalu berlebihan. Jalur menuju air terjun cukup menguras tenaga, terutama saat perjalanan kembali naik.
Baca Juga: Air Terjun Leke Leke: Harga Tiket, Lokasi, dan Daya Tariknya
Jelajahi Bali Bersama SatuSatu
Puas menikmati kesejukan air terjun kembar ini? Kamu bisa lanjut menjelajahi Bali lewat SatuSatu.com dengan berbagai pilihan aktivitas dan metode pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, serta kartu kredit.
Salah satu yang bisa masuk itinerary adalah Kecak Fire Dance Uluwatu. Pertunjukan tari tradisional ini bisa menjadi pilihan setelah menikmati wisata alam Bali Utara.
Karena Banyumala berada di Bali Utara, kamu juga bisa mencoba Bali Lovina Dolphin Tour. Aktivitas ini cocok untuk melengkapi perjalananmu menjelajahi kawasan Buleleng.
Pertanyaan Seputar Banyumala Waterfall
Berapa harga tiket masuk Banyumala Waterfall?
Harga tiket masuk Banyumala Waterfall sekitar Rp20.000 per orang untuk wisatawan domestik dan Rp50.000 untuk wisatawan mancanegara. Biaya parkir belum termasuk dalam tiket.
Seberapa jauh trekking menuju Banyumala Waterfall?
Trekking menuju Banyumala Waterfall sekitar 2 kilometer dari loket tiket. Waktu tempuhnya sekitar 15–30 menit melalui jalan setapak di tengah hutan.
Apakah Banyumala Waterfall bisa untuk berenang?
Banyumala Waterfall punya kolam alami di bawah air terjun yang bisa digunakan untuk bermain air dan berenang. Namun, tetap perhatikan kondisi air serta permukaan bebatuan sebelum masuk ke kolam.