Curug Cibeureum jadi salah satu air terjun yang dikenal di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Air terjun utamanya memiliki tinggi sekitar 40 meter dan berada di ketinggian 1.625 mdpl.
Lokasinya ada di jalur pendakian via Cibodas, Cianjur. Menariknya, ada dua curug lain di dekatnya, yaitu Curug Cidendeng dan Curug Cikundul.
Untuk sampai ke Curug Cibeureum, kamu perlu trekking sekitar 2,8 kilometer dari pos masuk. Jalurnya melewati hutan dengan jalan kayu dan bebatuan.
Lokasi dan Akses ke Curug Cibeureum
Curug Cibeureum berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Tepatnya di pintu masuk Cibodas, Desa Sindangjaya, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Lokasinya berada di dekat Kebun Raya Cibodas. Jadi, kamu bisa mengikuti papan petunjuk menuju kawasan Cibodas untuk menemukan pintu masuknya.
Perkiraan waktu perjalanan menuju Cibodas:
- Dari Jakarta: sekitar 3 jam melalui jalur Puncak-Cipanas.
- Dari Bandung: sekitar 2–2,5 jam melalui Cianjur-Puncak.
- Dari Bogor: sekitar 1,5 jam berkendara.
Setelah sampai di pos tiket Cibodas, kamu masih harus berjalan kaki. Jarak trekking menuju Curug Cibeureum sekitar 2,8 kilometer.
Jalurnya berupa jalan kayu dan bebatuan. Beberapa bagian juga memiliki tanjakan, jadi tetap siapkan tenaga sebelum berangkat.
Baca Juga: Curug Cibulao: Pesona Air Terjun dengan Kolam Biru di Bogor
Harga Tiket & Jam Buka Curug Cibeureum
Loket tiket TNGGP di Cibodas buka mulai pukul 07.00 sampai 14.00 WIB. Pengunjung baru tidak lagi diperbolehkan masuk setelah jam tersebut karena pertimbangan keselamatan.
Kisaran harga tiket masuknya adalah:
- Hari biasa: sekitar Rp22.000 per orang.
- Akhir pekan atau hari libur: sekitar Rp32.000 per orang.
- Parkir motor: sekitar Rp5.000.
- Parkir mobil: sekitar Rp10.000.
Harga tersebut biasanya sudah mencakup retribusi kawasan konservasi dan asuransi pengunjung. Namun, harga tiket dan parkir bisa berubah sewaktu-waktu.
Jadi, sebaiknya cek informasi terbaru sebelum berangkat. Terutama kalau kamu datang saat akhir pekan atau musim liburan.
Daya Tarik Curug Cibeureum

Daya tarik utama Curug Cibeureum tentu ada pada air terjunnya. Aliran airnya cukup deras dan terasa menyegarkan, terutama saat musim hujan.
Suasana di sekitarnya juga masih sangat alami. Pepohonan yang rapat dan udara pegunungan membuat perjalanan terasa lebih sejuk.
Menariknya, Curug Cibeureum bukan satu-satunya air terjun di kawasan ini. Ada Curug Cidendeng dan Curug Cikundul yang lokasinya berdekatan.
Perjalanan menuju curug juga punya beberapa titik menarik. Kamu bisa menemukan Telaga Biru dan Rawa Gayonggong di sepanjang jalur.
Telaga Biru merupakan danau kecil dengan warna air yang bisa berubah. Perubahan warna tersebut dipengaruhi oleh pantulan cahaya dan kondisi alga di dalamnya.
Sementara itu, Rawa Gayonggong merupakan area rawa yang menjadi habitat berbagai tumbuhan air. Jadi, perjalanan menuju curug tidak cuma soal mengejar air terjun.
Namun, jalurnya tetap perlu diperhatikan. Beberapa bagian cukup menanjak dan bebatuan bisa menjadi licin setelah hujan.
Aktivitas di Curug Cibeureum
Ada beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan selama perjalanan dan saat tiba di Curug Cibeureum.
- Trekking menuju curug sambil menikmati suasana hutan.
- Berhenti di Telaga Biru untuk beristirahat dan mengambil foto.
- Menikmati suasana hutan di sepanjang jalur Cibodas.
- Mengamati burung di area yang menjadi habitat satwa hutan Gede Pangrango.
- Bermain air di sekitar curug dengan tetap memperhatikan kondisi debit dan bebatuan.
- Melanjutkan perjalanan menuju jalur pendakian Gunung Gede-Pangrango jika kondisi dan aturan jalur memungkinkan.
Kalau tujuanmu hanya menikmati Curug Cibeureum, trekking sampai air terjun saja sudah cukup. Kamu tidak perlu memaksakan diri melanjutkan pendakian jika kondisi fisik tidak memungkinkan.
Fasilitas di Sekitar Curug Cibeureum
Fasilitas di kawasan Curug Cibeureum memang tidak seperti tempat wisata yang sudah dikelola secara komersial. Namun, kebutuhan dasar pengunjung masih cukup tersedia.
Beberapa fasilitas yang bisa kamu temukan antara lain:
- Toilet di sekitar pos masuk.
- Mushola di area pos.
- Warung sederhana untuk membeli makanan dan minuman.
- Area parkir motor dan mobil.
- Bumi Perkemahan Mandalawangi untuk kamu yang ingin bermalam.
Karena warung di sepanjang jalur masih terbatas, lebih aman membawa air minum dan camilan sendiri. Dengan begitu, kamu tidak perlu mengandalkan warung selama trekking.
Tips Berkunjung ke Curug Cibeureum
Waktu berangkat cukup berpengaruh pada pengalaman trekking. Kalau memungkinkan, datang pagi sebelum pukul 09.00 agar suasana belum terlalu ramai.
Gunakan sepatu dengan sol yang memiliki daya cengkeram baik. Apalagi saat musim hujan karena beberapa bagian jalur bisa basah dan licin.
Beberapa barang yang sebaiknya kamu siapkan:
- Jaket atau pakaian hangat.
- Air minum yang cukup.
- Camilan untuk perjalanan.
- Sepatu trekking atau alas kaki yang tidak licin.
- Jas hujan jika datang saat musim hujan.
- Kantong untuk membawa kembali sampah.
Kalau ingin melanjutkan perjalanan ke jalur pendakian Gunung Gede-Pangrango, cek kondisi jalur terlebih dahulu. Jalur pendakian bisa ditutup sementara untuk kepentingan konservasi.
Baca Juga: Curug Cikondang, Niagara Mini dengan Air Terjun di Cianjur
Jelajahi Bersama SatuSatu
Habis trekking di Curug Cibeureum, kamu bisa lanjut cari pengalaman alam lainnya lewat SatuSatu.com
Kalau kamu suka trekking dengan suasana alam, Rice Terrace Trekking Jatiluwih bisa jadi pilihan. Aktivitas ini mengajak kamu menyusuri area persawahan berundak dengan suasana pegunungan yang sejuk.
Kamu juga bisa mencoba Batur Natural Hot Spring Ticket setelah aktivitas yang cukup menguras tenaga. Berendam di air panas alami dengan pemandangan Danau Batur bisa jadi cara santai untuk melepas lelah.
Pertanyaan Seputar Curug Cibeureum
Berapa tinggi Curug Cibeureum?
Curug Cibeureum tingginya sekitar 40 meter dan berada di ketinggian 1.625 mdpl.
Berapa harga tiket masuk Curug Cibeureum?
Tiket masuk sekitar Rp22.000 pada hari biasa dan Rp32.000 saat akhir pekan atau libur. Harga dapat berubah.
Berapa lama trekking ke Curug Cibeureum?
Trekking dari Pos Cibodas membutuhkan sekitar 1–1,5 jam dengan jarak kurang lebih 2,8 kilometer.