Curug Citambur adalah air terjun setinggi sekitar 130 meter yang berada di Cianjur Selatan, Jawa Barat. Curug ini dikenal sebagai salah satu air terjun tertinggi di Jawa Barat.
Airnya jatuh dari tebing yang dikelilingi hutan alami, sehingga suasananya terasa sejuk. Nama Citambur sendiri dipercaya berasal dari suara gemuruh air yang terdengar seperti tabuhan tambur.
Kalau kamu suka wisata alam dengan suasana yang masih asri, Curug Citambur bisa jadi pilihan yang menarik untuk dikunjungi.
Lokasi dan Akses ke Curug Citambur
Curug Citambur berada di Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dari pusat Kabupaten Cianjur, jaraknya sekitar 32 kilometer.
Perjalanan dari pusat Cianjur membutuhkan waktu kurang lebih dua jam. Waktu tempuh bisa berbeda karena jalannya cukup berkelok.
Kamu juga bisa menuju Curug Citambur lewat jalur Ciwidey dan Rancabali dari arah Bandung. Jalur ini cukup populer karena bisa sekalian mampir ke destinasi lain di sekitar Rancabali.
Misalnya, kamu bisa mengombinasikan perjalanan dengan mengunjungi Kawah Putih atau kawasan kebun teh Rancabali.
Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum berangkat:
- Jalan menuju Curug Citambur cukup berliku.
- Menjelang area parkir, jalan menurun cukup tajam.
- Beberapa bagian jalan belum seluruhnya beraspal.
- Pastikan kendaraan dalam kondisi prima.
- Setelah parkir, kamu masih perlu berjalan kaki melalui jalur alami menuju air terjun.
Jalur jalan kaki ini tidak terlalu panjang, tetapi tetap perlu diperhatikan karena permukaannya bisa licin. Meski begitu, perjalanan menuju curug menjadi bagian dari pengalaman menikmati suasana alam di sekitarnya.
Baca Juga: Curug Sewu Kendal: Air Terjun Tertinggi di Jawa Tengah
Harga Tiket dan Jam Buka Curug Citambur
Harga tiket masuk Curug Citambur tergolong terjangkau. Berikut perkiraan biaya yang perlu kamu siapkan:
- Tiket masuk: sekitar Rp10.000 per orang.
- Tiket saat hari libur tertentu: sekitar Rp15.000 per orang.
- Spot foto dekat curug: sekitar Rp5.000.
- Parkir motor: sekitar Rp3.000.
- Parkir mobil: sekitar Rp5.000.
- Penitipan helm: sekitar Rp3.000 jika diperlukan.
Harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi, sebaiknya siapkan uang lebih agar kamu tetap nyaman saat berada di lokasi.
Untuk jam operasional, Curug Citambur umumnya buka setiap hari mulai pukul 07.30 sampai 16.30 WIB. Namun, jam buka bisa menyesuaikan kondisi cuaca dan kebijakan pengelola.
Karena itu, datang lebih pagi bisa jadi pilihan yang lebih nyaman. Kamu punya waktu lebih panjang untuk menikmati kawasan curug sebelum tempatnya mulai ramai.
Daya Tarik Curug Citambur

Daya tarik utama Curug Citambur tentu saja air terjunnya yang tinggi dan memiliki tiga tingkatan aliran. Airnya jatuh dari tebing Gunung Lemo yang membentang dari Pasirkuda hingga kawasan Rancabali.
Pemandangan tersebut membuat Curug Citambur sering dijuluki sebagai “air terjun negeri dongeng”. Suasananya memang terasa berbeda karena air terjun dikelilingi pepohonan hijau dan kawasan pegunungan.
Pengelola juga tidak banyak mengubah bentang alam di sekitar curug. Jadi, suasana alaminya masih terasa cukup kuat.
Kalau ingin melihat aliran air yang lebih deras, kamu bisa datang saat musim hujan. Namun, untuk suasana yang lebih tenang dan nyaman berfoto, pagi hari saat musim kemarau bisa menjadi pilihan.
Selain air terjunnya, jalur menuju lokasi juga menarik untuk dinikmati. Kamu bisa berjalan melewati jalur alami sambil melihat pepohonan dan suasana hutan di sekitar curug.
Aktivitas di Curug Citambur
Berkunjung ke Curug Citambur tidak harus cuma melihat air terjun. Ada beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan selama berada di kawasan wisata.
- Berfoto di dekat curug
Tersedia spot foto khusus yang letaknya dekat dengan air terjun. Biayanya sekitar Rp5.000. - Menikmati aliran sungai
Kamu bisa merasakan dinginnya air di bagian aliran sungai bawah curug. Tetap hati-hati dan pilih area yang aman. - Camping
Kamu juga bisa bermalam di sekitar kawasan curug. Biayanya menyesuaikan paket dan fasilitas yang dipilih. - Menikmati kolam ikan
Ada kolam ikan yang bisa menjadi salah satu area untuk bersantai. - Mampir ke warung
Setelah berjalan kaki menuju curug, kamu bisa beristirahat sambil menikmati makanan dan minuman di warung sekitar.
Kalau datang bersama keluarga atau rombongan, tersedia area yang cukup luas untuk berkumpul. Jadi, kamu bisa bersantai sebelum atau setelah menikmati air terjun.
Fasilitas di Sekitar Curug Citambur
Curug Citambur mulai dipromosikan sebagai kawasan wisata sejak 2014. Sejak itu, tersedia beberapa fasilitas untuk membantu kebutuhan pengunjung.
Fasilitas yang bisa kamu temukan antara lain:
- Area parkir.
- Toilet.
- Mushola.
- Penginapan sederhana.
- Sarana outbound.
- Warung makanan dan minuman.
Dengan fasilitas tersebut, Curug Citambur cukup nyaman untuk dikunjungi meski lokasinya berada jauh dari pusat kota.
Tips Berkunjung ke Curug Citambur
Datanglah pagi hari kalau kamu ingin menikmati suasana yang lebih sepi. Udara juga biasanya terasa lebih sejuk sebelum kawasan mulai ramai.
Kalau membawa kendaraan pribadi, cek kondisinya terlebih dahulu. Jalan menuju lokasi cukup berkelok dan memiliki turunan tajam menjelang area parkir.
Gunakan alas kaki yang tidak licin karena jalur menuju curug berupa jalan setapak alami. Kondisinya bisa menjadi lebih basah dan licin setelah hujan.
Selain itu, siapkan uang tunai secukupnya. Kamu mungkin perlu membayar tiket masuk, parkir, spot foto, atau kebutuhan lainnya selama berada di kawasan wisata.
Baca Juga: Curug Sawer Sukabumi: Lokasi, Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya
Jelajahi Bandung Bersama SatuSatu
Kalau kamu mau lanjut menikmati destinasi lain di jalur Rancabali setelah dari Curug Citambur, cek SatuSatu.com
Salah satu pilihan yang bisa kamu pertimbangkan adalah Dataran Tinggi Nimo di Pangalengan. Tempat ini menawarkan suasana pegunungan yang sejuk dan berbagai spot foto menarik.
Ada juga Pemandian Air Panas Hutan Nimo di RancaBali. Pilihan ini cocok untuk melepas lelah setelah berjalan kaki dan menikmati kawasan Curug Citambur.
Pertanyaan Seputar Curug Citambur
Berapa harga tiket masuk Curug Citambur?
Harga tiket masuk Curug Citambur sekitar Rp10.000 per orang. Pada hari libur tertentu, tiket bisa menjadi sekitar Rp15.000.
Curug Citambur cocok untuk anak-anak atau tidak?
Curug Citambur masih bisa dikunjungi bersama anak-anak selama tetap berhati-hati. Namun, jalur menuju curug berupa jalan setapak dan terdapat medan yang menurun cukup tajam.
Kapan waktu terbaik ke Curug Citambur?
Waktu terbaik ke Curug Citambur adalah pagi hari saat suasananya masih sejuk dan belum terlalu ramai. Kalau ingin melihat debit air yang lebih deras, kamu bisa datang pada awal musim hujan.