Gitgit Waterfall, atau Air Terjun Gitgit, merupakan salah satu air terjun paling populer di Bali Utara. Dengan ketinggian sekitar 35 meter, air terjun ini menjadi salah satu yang tertinggi di Pulau Bali.
Lokasinya berada di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, sehingga mudah dijangkau saat kamu menjelajahi kawasan Singaraja dan sekitarnya.
Dikelilingi hutan tropis yang masih asri, tempat ini cocok buat kamu yang ingin menikmati suasana alam sambil bermain air.
Lokasi dan Akses ke Gitgit Waterfall
Gitgit Waterfall berada di Jalan Raya Bedugul–Singaraja, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Dari pusat Kota Singaraja, jaraknya sekitar 11 km dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit.
Sementara itu, kalau berangkat dari Denpasar, Kuta, atau kawasan Bali Selatan lainnya, perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam melalui jalur Bedugul.
Akses menuju lokasi sudah cukup baik dengan jalan beraspal, meski jalurnya berkelok karena berada di kawasan pegunungan.
Setelah memarkir kendaraan, kamu masih perlu berjalan kaki sekitar 15–20 menit melewati jalan setapak hingga tiba di air terjun. Karena transportasi umum menuju lokasi masih terbatas, menggunakan kendaraan pribadi atau sewa kendaraan menjadi pilihan yang lebih praktis.
Harga Tiket dan Jam Buka Gitgit Waterfall
Harga tiket masuk Gitgit Waterfall sekitar Rp20.000 per orang untuk dewasa, sedangkan anak-anak dikenakan tarif Rp10.000.
Tiket bisa dibeli langsung di loket resmi yang berada di dekat area parkir. Sebaiknya hindari membeli tiket dari pihak yang tidak resmi agar tidak dikenakan harga yang lebih mahal.
Gitgit Waterfall buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WITA. Kalau ingin menikmati suasana yang lebih tenang sekaligus mendapatkan pencahayaan terbaik untuk berfoto, datanglah pada pagi hari sebelum pengunjung mulai ramai.
Daya Tarik Gitgit Waterfall
Hal pertama yang langsung mencuri perhatian di Gitgit Waterfall tentu aliran airnya yang deras dan jernih. Air terjun setinggi 35 meter ini mengalir ke kolam alami yang bisa digunakan untuk bermain air atau sekadar merendam kaki.
Bahkan, suara gemuruh airnya sudah terdengar sejak kamu masih berjalan menyusuri jalur menuju lokasi.
Suasana di sekitar air terjun terasa sejuk berkat pepohonan tropis yang rimbun. Di area ini juga terdapat pura kecil yang menambah nuansa khas Bali.
Kalau masih punya waktu, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Campuhan Waterfall, air terjun kembar yang lokasinya tidak jauh dari Gitgit Waterfall.
Aktivitas di Gitgit Waterfall

Ada banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan selama berada di Gitgit Waterfall, di antaranya:
- Berenang di kolam alami dengan air pegunungan yang jernih dan menyegarkan.
- Berfoto di area bebatuan dengan latar belakang air terjun yang Instagramable.
- Trekking santai menyusuri jalur setapak yang dikelilingi hutan tropis.
- Mencoba canyoning bersama pemandu lokal bagi kamu yang menyukai aktivitas yang lebih menantang.
Fasilitas dasar seperti toilet dan ruang ganti sudah tersedia di kawasan air terjun. Di sepanjang jalur menuju lokasi juga terdapat beberapa warung yang menjual makanan, minuman, hingga oleh-oleh khas Bali, seperti kopi dan vanili.
Tips Berkunjung ke Gitgit Waterfall
Sebaiknya bawa uang tunai secukupnya karena fasilitas pembayaran digital maupun ATM belum tersedia di sekitar lokasi. Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin karena jalur trekking serta bebatuan di sekitar kolam bisa menjadi cukup basah.
Kalau ingin menikmati cuaca yang lebih bersahabat, datanglah saat musim kemarau, sekitar April hingga September.
Selain jalurnya lebih aman, pemandangan juga biasanya lebih cerah. Agar suasananya lebih tenang, hindari berkunjung saat akhir pekan atau libur nasional.
Jelajahi Bali Utara Bersama SatuSatu
Kalau masih ingin melanjutkan petualangan setelah mengunjungi Gitgit Waterfall, kamu bisa mencari berbagai aktivitas seru melalui SatuSatu.com
Salah satu aktivitas yang wajib dicoba saat berada di Bali adalah Uluwatu Temple Kecak Fire Dance. Pertunjukan tari Kecak dengan latar matahari terbenam di Uluwatu ini menjadi salah satu pengalaman budaya yang paling ikonik di Bali.
Kalau ingin menjelajahi Bali Utara, Bali Lovina Dolphin Tour juga bisa menjadi pilihan menarik.
Kamu dapat menyaksikan lumba-lumba liar di perairan Lovina pada pagi hari, lalu melanjutkan perjalanan ke Gitgit Waterfall untuk menikmati suasana alam yang sejuk.
Pertanyaan Seputar Gitgit Waterfall
Berapa harga tiket masuk Gitgit Waterfall?
Harga tiket masuk Gitgit Waterfall sekitar Rp20.000 untuk dewasa dan Rp10.000 untuk anak-anak. Sebaiknya beli tiket di loket resmi.
Berapa lama perjalanan dari Denpasar ke Gitgit Waterfall?
Perjalanan dari Denpasar ke Gitgit Waterfall memakan waktu sekitar 2 jam melalui jalur Bedugul, tergantung kondisi lalu lintas.
Apakah Gitgit Waterfall cocok untuk anak-anak?
Ya, Gitgit Waterfall cocok dikunjungi bersama keluarga. Namun, anak-anak tetap perlu diawasi karena area bebatuan di sekitar air terjun cukup licin.