Beijing adalah ibu kota Republik Rakyat China sekaligus salah satu kota tertua di dunia. Jejak sejarahnya bahkan sudah ada sejak lebih dari 3.000 tahun lalu.
Kota ini bukan hanya menjadi pusat pemerintahan China. Beijing juga punya peran besar dalam sejarah, budaya, dan politik negara tersebut.
Saat ini, Beijing dikenal lewat perpaduan bangunan bersejarah dan kawasan modern. Kamu bisa menemukan hutong tradisional tidak jauh dari gedung-gedung pencakar langit.
Kalau penasaran dengan sejarah panjang Beijing, ada banyak tempat menarik yang bisa dijelajahi. Mulai dari Kota Terlarang, Lapangan Tiananmen, sampai Tembok Besar China.
Sejarah Panjang Beijing sebagai Ibu Kota China
Jejak sejarah Beijing bisa ditelusuri hingga sekitar 1045 SM. Saat itu, kawasan ini dikenal sebagai Ji dan berada di wilayah utara China.
Pada periode 476–221 SM, Ji menjadi ibu kota Kerajaan Yan. Kerajaan tersebut merupakan salah satu negara yang ada pada masa Zaman Negara-negara Berperang.
Peran Beijing sebagai pusat kekaisaran semakin penting pada abad ke-13. Kublai Khan dari Dinasti Yuan memilih kota ini sebagai ibu kota dan memberinya nama Dadu.
Lokasinya dianggap strategis untuk transportasi dan pertahanan. Sejak saat itu, Beijing semakin berkembang menjadi pusat kekuasaan di China.
Nama Beijing mulai digunakan secara resmi pada 1421. Penggunaan nama tersebut berlangsung pada masa pemerintahan Kaisar Yongle dari Dinasti Ming.
Beijing kemudian menjadi ibu kota selama beberapa periode penting. Kota ini juga sempat berganti nama menjadi Beiping ketika ibu kota dipindahkan ke Nanjing.
Pada 1949, Mao Zedong memproklamasikan berdirinya Republik Rakyat China dari Tiananmen. Sejak saat itu, Beijing kembali menjadi ibu kota hingga sekarang.
Warisan dari masa kekaisaran masih bisa dilihat di berbagai sudut kota. Salah satu yang paling terkenal adalah Kota Terlarang.
Baca Juga: Mengenal Ankara, Ibu Kota Turki yang Kaya Sejarah
Fakta Menarik tentang Beijing
Beijing punya banyak fakta menarik yang membuatnya berbeda dari kota besar lainnya.
Beberapa di antaranya:
- Punya sejarah lebih dari 3.000 tahun dan pernah menggunakan beberapa nama berbeda.
- Menjadi ibu kota beberapa dinasti, termasuk Yuan, Ming, dan Qing.
- Menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2008.
- Memiliki banyak situs bersejarah, termasuk Tembok Besar China dan Kota Terlarang.
- Punya perpaduan kawasan lama dan modern, dari hutong hingga gedung pencakar langit.
- Termasuk kota dengan jumlah penduduk besar di China.
Beijing juga dikenal sebagai salah satu kota penting dalam perkembangan budaya China. Jejak sejarahnya masih terasa lewat bangunan, kuliner, dan kawasan tradisional yang tersebar di berbagai penjuru kota.
Tempat Wisata Ikonik di Beijing

Kalau berencana liburan ke Beijing, beberapa tempat berikut layak masuk daftar kunjungan.
Tembok Besar China
Tembok Besar China menjadi salah satu ikon paling terkenal dari Beijing dan China. Bangunan pertahanan ini membentang sangat panjang melewati berbagai wilayah.
Bagian yang populer di kalangan wisatawan antara lain Badaling dan Mutianyu. Keduanya bisa ditempuh sekitar satu sampai dua jam dari pusat Beijing, tergantung kondisi perjalanan.
Kota Terlarang
Kota Terlarang atau Forbidden City merupakan bekas kompleks istana kekaisaran China. Pembangunannya dimulai pada 1406 dan selesai sekitar 1420.
Selama ratusan tahun, tempat ini menjadi pusat pemerintahan sekaligus kediaman kaisar dari Dinasti Ming dan Qing. Luas kompleksnya mencapai sekitar 72 hektare dengan ribuan ruangan.
Lapangan Tiananmen
Lapangan Tiananmen berada tepat di depan Kota Terlarang. Kawasan ini menjadi salah satu ruang publik paling terkenal di China.
Tiananmen juga memiliki peran penting dalam sejarah modern China. Pada 1949, Mao Zedong memproklamasikan berdirinya Republik Rakyat China dari tempat ini.
Kuil Surga
Kuil Surga atau Temple of Heaven merupakan kompleks keagamaan yang dibangun pada masa kekaisaran. Dahulu, tempat ini digunakan para kaisar untuk berdoa agar mendapat hasil panen yang baik.
Bangunannya memiliki arsitektur yang khas. Bagian atapnya yang berwarna biru dan berbentuk bundar menjadi salah satu spot yang menarik untuk dilihat.
Istana Musim Panas
Istana Musim Panas atau Summer Palace menawarkan suasana yang lebih tenang. Kawasan ini memiliki taman luas, danau, paviliun, serta bangunan bersejarah.
Dahulu, kompleks ini digunakan sebagai tempat peristirahatan keluarga kekaisaran. Sekarang, kawasan tersebut menjadi salah satu destinasi wisata populer di Beijing.
Info Praktis Sebelum ke Beijing
Sebelum berangkat, pastikan kamu sudah mengecek persyaratan perjalanan ke China. Untuk wisata langsung dari Indonesia, WNI perlu mengurus visa sesuai ketentuan yang berlaku.
Ada juga skema transit bebas visa hingga 240 jam atau 10 hari di wilayah tertentu. Namun, fasilitas ini berlaku untuk penumpang yang memenuhi ketentuan transit dan bukan pengganti visa wisata biasa.
Waktu terbaik berkunjung
Musim semi sekitar April–Juni bisa menjadi pilihan untuk jalan-jalan di Beijing. Cuacanya relatif nyaman untuk menikmati berbagai destinasi luar ruangan.
Musim gugur sekitar September–Oktober juga banyak dipilih wisatawan. Suhu biasanya lebih nyaman dibandingkan musim panas.
Musim panas cenderung panas dan lembap. Sementara itu, musim dingin bisa sangat dingin dengan suhu yang turun hingga di bawah nol derajat.
Transportasi
Beijing memiliki jaringan kereta bawah tanah yang luas. Transportasi ini bisa menjadi pilihan praktis untuk menuju berbagai tempat wisata.
Kamu juga sebaiknya menyiapkan aplikasi penerjemah bahasa Mandarin. Beberapa layanan internet dan platform yang biasa digunakan di Indonesia juga tidak dapat diakses secara bebas di China.
Baca Juga: Mengenal Bangkok, Ibu Kota Thailand yang Penuh Pesona
Jelajahi Destinasi Asia Bersama SatuSatu
Setelah mengenal Beijing, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke destinasi Asia lainnya bersama SatuSatu.com
Kalau ingin menjelajahi Malaysia, kamu bisa memilih tiket atraksi atau aktivitas di Kuala Lumpur. Salah satu pilihannya adalah Genting Highlands, yang menawarkan suasana pegunungan dan berbagai hiburan untuk wisatawan.
Singapura juga bisa menjadi pilihan untuk perjalanan berikutnya. Kamu bisa memasukkan Universal Studios Singapore atau berbagai atraksi populer lainnya ke dalam itinerary.
Pembayaran juga lebih praktis karena tersedia metode lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit. Jadi, setelah selesai menjelajahi Beijing, kamu bisa langsung merencanakan perjalanan berikutnya ke negara Asia lainnya.
Pertanyaan Seputar Beijing
Beijing ibu kota negara apa?
Beijing adalah ibu kota Republik Rakyat China dan menjadi pusat pemerintahan serta politik negara tersebut.
Apakah WNI bebas visa untuk liburan ke Beijing?
Tidak. WNI perlu mengurus visa untuk wisata ke Beijing, meski ada fasilitas transit bebas visa hingga 240 jam dengan syarat tertentu.
Kapan waktu terbaik berkunjung ke Beijing?
April–Juni dan September–Oktober bisa menjadi pilihan karena cuacanya cenderung nyaman untuk jalan-jalan.
SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B

Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih.
Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.
Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.
Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.
Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.
Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.