KBRI Tokyo adalah Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang. Kantor ini juga merangkap sebagai perwakilan Indonesia untuk Federasi Mikronesia.
KBRI Tokyo menyebut jumlah WNI di Jepang kini melampaui 260.000 orang. Karena itu, layanan dan pelindungan WNI menjadi bagian besar dari kerja kedutaan ini.
Lokasi dan Kontak KBRI Tokyo
KBRI Tokyo beralamat di 5-2-9 Higashigotanda, Shinagawa-ku, Tokyo 141-0022. Kantornya ada di kawasan Shinagawa, jadi mudah dijangkau dari pusat kota.
Berikut kontak yang bisa kamu hubungi:
- Telepon kantor: +81-3-3441-4201
- Email: info@kbritokyo.jp
- Hotline darurat WNI: +81 80-3506-8612 atau +81 80-4940-7419
Nomor dan jadwal layanan bisa berubah. Karena itu, cek situs resmi di kemlu.go.id/tokyo sebelum menghubungi atau datang.
Baca Juga: KBRI Kamboja: Peran, Fungsi, Tugas, dan Layanannya untuk WNI
Peran dan Fungsi KBRI Tokyo
KBRI Tokyo mewakili kepentingan Indonesia di Jepang dan Federasi Mikronesia. Kedutaan ini bekerja sama erat dengan pemerintah kedua negara dan para pemangku kepentingan.
Beberapa fungsi KBRI Tokyo yang terlihat di lapangan:
- Diplomasi bilateral: KBRI menjaga dan mempererat hubungan Indonesia dengan Jepang.
- Diplomasi masyarakat: Pada Juni 2026, KBRI menggelar dialog “Merawat Harmoni” untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Jepang.
- Kerja sama teknis: KBRI mendukung program pelatihan petani muda ASEAN di Jepang tahun 2026.
Tugas KBRI Tokyo
Tugas pokok perwakilan RI adalah menjalankan hubungan diplomatik dan memperjuangkan kepentingan nasional. Di Jepang, tugas pelindungan WNI paling sering terlihat saat bencana.
Contohnya sebagai berikut:
- Memantau WNI saat gempa: Saat gempa M7,4 mengguncang Jepang utara, KBRI mengaktifkan layanan darurat dan pusat informasi antarmasyarakat.
- Memastikan keselamatan WNI: Setelah gempa M7,1 pada Juli 2026, KBRI memastikan sekitar 35.000 WNI di Kyushu dan Kumamoto aman.
- Melayani di daerah terdampak: KBRI pernah menggelar pelayanan kekonsuleran langsung bagi WNI di Prefektur Ishikawa.
Layanan KBRI Tokyo untuk WNI

Layanan paspor termasuk yang paling banyak dicari. KBRI Tokyo mulai menerbitkan e-paspor pada 26 Juli 2024. Sebelum itu, pemohon paspor mencapai sekitar 1.400 hingga 1.600 orang per bulan.
Selain itu, sebagian besar layanan konsuler KBRI Tokyo kini tersedia online, dengan dokumen dikirim lewat Letter Pack. Jadi, kamu tidak selalu perlu datang langsung ke Tokyo.
Jenis layanan dan syaratnya bisa berubah. Pastikan dulu lewat situs resmi sebelum mengajukan.
Tips Berurusan dengan KBRI Tokyo
Lapor diri lewat Portal Peduli WNI supaya KBRI mudah menghubungimu. KBRI Tokyo dan KJRI Osaka menyarankan seluruh WNI di Jepang melakukannya untuk memudahkan layanan dan pelindungan.
Ada dua hal lain yang perlu kamu ingat:
- Cek jadwal libur: Situs resmi KBRI Tokyo mencantumkan daftar hari libur dan cuti bersama 2026. Jadi, hindari datang saat kantor tutup.
- Simpan hotline: Catat nomor hotline darurat di ponselmu sebelum berangkat atau saat baru tiba.
Jelajahi Bersama SatuSatu
Lagi menyusun rencana liburan di Asia? Kamu bisa pesan tiket aktivitasnya lewat SatuSatu.com dengan pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit.
Kalau mampir ke Malaysia, Tur Eksplorasi Kota Kuala Lumpur Setengah Hari Privat cocok untuk kamu yang ingin mengenal kota dengan santai. Harganya mulai dari USD 16,20 per 24 Oktober 2026.
Bawa anak-anak? Coba Kidzania Kuala Lumpur, yang mulai dari USD 13,92 per 24 Oktober 2026. Cocok untuk keluarga yang mencari kegiatan seru dan edukatif.
Baca Juga: Mengenal Hanoi, Ibu Kota Vietnam dengan Pesona Old Quarter
Pertanyaan Seputar KBRI Tokyo
Apakah KBRI Tokyo juga melayani Federasi Mikronesia?
Ya, KBRI Tokyo merangkap sebagai perwakilan Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia.
Apa bedanya KBRI Tokyo dan KJRI Osaka?
KBRI Tokyo adalah kedutaan Indonesia di Tokyo, sedangkan KJRI Osaka merupakan konsulat jenderal di Osaka. Indonesia juga memiliki konsul kehormatan di Fukuoka dan Sapporo.
Apa yang harus dilakukan WNI saat gempa di Jepang?
Tetap tenang dan ikuti arahan otoritas Jepang. Pantau informasi dari Japan Meteorological Agency dan hubungi hotline darurat KBRI Tokyo jika membutuhkan bantuan.