Kepanjangan MRT adalah Mass Rapid Transit dalam bahasa Inggris, sedangkan padanan resminya dalam bahasa Indonesia adalah Moda Raya Terpadu.
Istilah ini merujuk pada sistem transportasi massal berbasis rel yang dirancang untuk melayani perjalanan dalam kota dengan cepat dan efisien. Di Jakarta, MRT mulai beroperasi secara komersial pada 24 Maret 2019.
Kehadirannya menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan transportasi publik Jakarta, terutama untuk membantu mobilitas masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Kalau kamu masih sering tertukar antara MRT, KRL, dan LRT, sebenarnya ketiganya merupakan moda transportasi yang berbeda.
MRT Jakarta saat ini melayani koridor Utara–Selatan dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI, sedangkan jaringan transportasi lain punya rute dan cakupan berbeda.
Kenapa Disebut MRT?

Istilah Mass Rapid Transit secara sederhana bisa dipahami sebagai transportasi massal yang melayani perjalanan dengan cepat dan terjadwal.
Sementara itu, Moda Raya Terpadu merupakan padanan bahasa Indonesia yang digunakan untuk istilah MRT.
Istilah Moda Raya Terpadu diperkenalkan pada 28 Oktober 2018. Nama ini kemudian digunakan sebagai padanan bahasa Indonesia untuk Mass Rapid Transit dalam konteks MRT Jakarta.
MRT juga memiliki nama untuk rangkaian keretanya, yaitu Ratangga. Nama tersebut diambil dari istilah dalam dunia pewayangan yang merujuk pada kereta perang.
Jadi, kalau kamu menemukan istilah berikut, jangan bingung:
- MRT = Mass Rapid Transit
- Moda Raya Terpadu = padanan bahasa Indonesia untuk MRT
- MRT Jakarta = layanan MRT yang beroperasi di Jakarta
- Ratangga = nama rangkaian kereta MRT Jakarta
Sejarah Singkat MRT Jakarta
Rencana pembangunan MRT Jakarta sebenarnya sudah muncul sejak 1985. Namun, proyek tersebut membutuhkan waktu panjang sebelum akhirnya benar-benar dibangun.
Pada 2005, pemerintah menetapkan proyek MRT Jakarta sebagai proyek nasional dan proses pembangunannya kemudian mulai bergerak lebih serius.
Konstruksi Fase 1 dimulai pada 2013. Jalurnya membentang sekitar 16 kilometer dari Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia dengan 13 stasiun dan satu depo.
Setelah melalui proses pembangunan dan uji coba, MRT Jakarta resmi beroperasi pada 24 Maret 2019.
Fase 1 tersebut menjadi jalur MRT yang sampai sekarang digunakan untuk perjalanan dari Jakarta Selatan menuju kawasan pusat Jakarta. Rutenya melewati sejumlah kawasan penting seperti Blok M, Senayan, Sudirman, hingga Bundaran HI.
Baca Juga: GBK Jakarta Mana? Ini Lokasi, Alamat, dan Cara ke Sana
Rute MRT Jakarta dan Daftar Stasiunnya
Rute MRT Jakarta yang sudah beroperasi saat ini adalah Lebak Bulus–Bundaran HI. Jalur ini memiliki 13 stasiun dengan kombinasi jalur layang dan bawah tanah.
Kalau kamu mau naik dari ujung selatan sampai pusat Jakarta, urutan stasiunnya adalah:
- Lebak Bulus BSI
- Fatmawati Indomaret
- Cipete Raya Tuku
- Haji Nawi
- Blok A
- Blok M BCA
- ASEAN
- Senayan Mastercard
- Istora Mandiri
- Bendungan Hilir
- Setiabudi Astra
- Dukuh Atas BNI
- Bundaran HI Bank DKI
Nama komersial pada beberapa stasiun dapat berubah mengikuti kerja sama hak penamaan.
Namun, lokasi dan urutan stasiunnya tetap menjadi bagian dari koridor yang sama. Daftar tarif resmi MRT Jakarta saat ini mencantumkan 13 stasiun tersebut dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI.
Jalur Layang dan Bawah Tanah MRT Jakarta
Rute MRT Jakarta tidak seluruhnya berada di bawah tanah. Bagian dari Lebak Bulus hingga kawasan Sisingamangaraja berada di jalur layang, sedangkan bagian menuju Bundaran HI melewati jalur bawah tanah.
Total panjang Fase 1 sekitar 16 kilometer. Sekitar 10 kilometer merupakan jalur layang dan sekitar 6 kilometer merupakan jalur bawah tanah.
Perpanjangan Rute MRT Jakarta sampai Kota
Jaringan MRT Jakarta tidak berhenti di Bundaran HI. Fase 2A dikembangkan untuk memperpanjang jalur dari Bundaran HI menuju Kota.
Fase 2A dirancang memiliki tujuh stasiun bawah tanah. Stasiun tersebut adalah:
- Thamrin
- Monas
- Harmoni
- Sawah Besar
- Mangga Besar
- Glodok
- Kota
Panjang jalur Fase 2A sekitar 5,8 kilometer. Setelah terhubung, perjalanan dari kawasan selatan Jakarta menuju kawasan Kota akan memiliki jaringan MRT yang lebih panjang tanpa perlu berhenti di Bundaran HI.
Jadi, kalau kamu melihat daftar stasiun MRT yang mencantumkan Thamrin sampai Kota, perlu dibedakan antara stasiun yang sudah beroperasi dan stasiun Fase 2A yang masih menjadi bagian dari pengembangan jaringan.
Tarif MRT Jakarta
Tarif MRT Jakarta dihitung berdasarkan jarak perjalanan. Tarif terendah saat ini adalah Rp3.000, sedangkan perjalanan terjauh dari Lebak Bulus ke Bundaran HI dikenakan Rp14.000.
Contoh tarif perjalanan MRT Jakarta antara lain:
- Lebak Bulus–Fatmawati: Rp4.000
- Lebak Bulus–Cipete Raya: Rp5.000
- Lebak Bulus–Blok M BCA: Rp8.000
- Lebak Bulus–Senayan: Rp10.000
- Lebak Bulus–Dukuh Atas BNI: Rp13.000
- Lebak Bulus–Bundaran HI: Rp14.000
Tarif untuk perjalanan sebaliknya menggunakan ketentuan jarak yang sama. Karena itu, biaya perjalanan bisa berbeda tergantung stasiun asal dan tujuan.
Jam Operasional MRT Jakarta
MRT Jakarta beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB. Pada hari kerja, jarak keberangkatan antarkereta sekitar 5 menit pada jam sibuk dan sekitar 10 menit pada jam normal.
Jam sibuk yang digunakan sebagai acuan layanan adalah:
- 07.00–09.00 WIB
- 17.00–19.00 WIB
Pada akhir pekan, selang waktu keberangkatan antarkereta umumnya sekitar 10 menit. Jadwal aktual dapat berubah pada kondisi tertentu, seperti perayaan khusus atau pengaturan operasional tertentu.
Kalau ingin berangkat pada jam tertentu, sebaiknya cek jadwal keberangkatan terbaru sebelum berangkat. MRT Jakarta menyediakan informasi jadwal perjalanan berdasarkan arah perjalanan, termasuk arah Bundaran HI dan Lebak Bulus.
Cara Bayar MRT Jakarta
Pembayaran MRT Jakarta bisa dilakukan menggunakan beberapa pilihan. Salah satunya adalah kartu uang elektronik yang diterbitkan oleh bank.
Beberapa kartu yang dapat digunakan antara lain:
- Flazz BCA
- e-Money Mandiri
- BRIZZI BRI
- TapCash BNI
- JakCard Bank DKI
- Kartu JakLingko
- Kartu Jelajah
Selain kartu, tersedia juga metode pembayaran berbasis kode QR melalui layanan yang didukung MRT Jakarta.
Metode pembayaran dapat berubah mengikuti kebijakan dan kerja sama yang berlaku, jadi sebaiknya cek informasi terbaru sebelum perjalanan.
Saat menggunakan kartu, kamu perlu melakukan tap in ketika masuk dan tap out ketika keluar. Pastikan kartu atau metode pembayaran yang digunakan memiliki saldo atau dana yang cukup sebelum melewati gerbang.
Tips Naik MRT Jakarta untuk Pertama Kali
Kalau baru pertama kali menggunakan MRT, sistemnya sebenarnya cukup gampang. Kamu hanya perlu tahu stasiun keberangkatan, stasiun tujuan, dan arah kereta yang benar.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Cek arah perjalanan sebelum masuk peron.
- Pastikan saldo kartu elektronik cukup.
- Jangan lupa tap in dan tap out.
- Ikuti petunjuk arah di dalam stasiun.
- Dahulukan penumpang yang turun sebelum masuk kereta.
- Jangan makan atau minum di dalam kereta.
- Berdirilah di belakang garis aman saat menunggu kereta.
- Gunakan eskalator, tangga, atau lift sesuai kebutuhan.
- Saat jam sibuk, berikan ruang untuk penumpang lain.
- Cek jadwal terbaru jika bepergian pada hari dengan acara besar di Jakarta.
MRT juga memperbolehkan sepeda lipat dibawa kapan saja. Untuk sepeda nonlipat, ada aturan stasiun dan waktu tertentu yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: Cara Perpanjang Paspor Online 2026: Syarat, Biaya, dan Langkahnya
Jelajahi Jakarta Bersama SatuSatu
Setelah tahu kepanjangan MRT dan rutenya, kamu bisa lanjut menjelajahi berbagai aktivitas di Jakarta bersama SatuSatu.com dengan metode pembayaran lokal yang tersedia.
Salah satu pilihan yang sudah tersedia adalah Tiket Masuk KidZania Jakarta, yang cocok untuk agenda keluarga dan bisa dipadukan dengan perjalanan menggunakan transportasi umum.
Kalau ingin aktivitas yang lebih dekat dengan kawasan pusat Jakarta, kamu juga bisa memilih Playtopia Adventure Senayan Park.
Lokasinya berada di Senayan Park dan menawarkan area bermain dalam ruangan dengan berbagai wahana seperti trampolin, kolam bola, struktur panjat, dan jalur rintangan.
Pertanyaan Seputar Kepanjangan MRT
Apa kepanjangan MRT?
MRT berarti Mass Rapid Transit dalam bahasa Inggris dan Moda Raya Terpadu dalam bahasa Indonesia.
MRT Jakarta ada berapa stasiun?
MRT Jakarta Fase 1 memiliki 13 stasiun dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI.
Berapa tarif MRT Jakarta paling mahal?
Tarif terjauh dari Lebak Bulus ke Bundaran HI adalah Rp14.000.
MRT Jakarta beroperasi sampai jam berapa?
MRT Jakarta beroperasi mulai 05.00 hingga 24.00 WIB, meski jadwal khusus dapat berlaku pada momen tertentu.
Apa perbedaan MRT dan KRL?
MRT melayani transportasi perkotaan di koridor MRT Jakarta, sedangkan KRL memiliki jaringan lebih luas yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah sekitarnya.