Pantai Suluban jadi salah satu pantai paling unik di Bali. Untuk sampai ke bibir pantai, kamu harus melewati lorong sempit di antara tebing kapur yang menyerupai goa alami.
Pantai ini berada di kawasan Uluwatu, tidak jauh dari Pura Luhur Uluwatu dan Pantai Padang-Padang.
Selain terkenal dengan jalur masuknya yang ikonik, Pantai Suluban juga dikenal sebagai Blue Point Beach, salah satu spot surfing favorit di Bali.
Kalau kamu mencari pantai dengan suasana berbeda, pemandangan tebing yang dramatis, dan laut biru jernih, Pantai Suluban wajib masuk daftar kunjunganmu.
Lokasi dan Akses ke Pantai Suluban
Pantai Suluban berada di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Lokasinya cukup strategis karena berada di antara Pura Luhur Uluwatu dan Pantai Padang-Padang. Jadi, kamu bisa mengunjungi beberapa destinasi sekaligus dalam satu perjalanan.
Dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, perjalanan menuju Pantai Suluban memakan waktu sekitar 40–60 menit dengan jarak sekitar 20–22 kilometer.
Setelah tiba di area parkir, perjalanan belum selesai. Kamu masih harus berjalan kaki menuruni tangga, lalu melewati celah tebing sebelum akhirnya tiba di pantai. Justru jalur inilah yang menjadi daya tarik utama Pantai Suluban.
Harga Tiket & Jam Buka Pantai Suluban
Informasi biaya masuk Pantai Suluban masih berbeda di beberapa sumber.
Sebagian menyebut pantai ini gratis dan pengunjung hanya membayar parkir. Namun, ada juga yang mencantumkan tiket masuk sekitar Rp5.000 per orang.
Untuk parkir, tarifnya umumnya sekitar:
- Motor: Rp5.000
- Mobil: Rp15.000
Soal jam operasional juga bervariasi. Ada yang mencatat pukul 08.00–18.00 WITA, sementara sumber lain menyebut pantai ini bisa diakses selama 24 jam.
Meski begitu, sebaiknya datang saat siang atau sore hari. Jalur menuju pantai cukup curam dan melewati celah karang, sehingga lebih aman saat kondisi masih terang.
Pantai dengan Goa Karang Ikonik di Bali

Nama Suluban berasal dari kata Bali masulub, yang berarti berjalan atau lewat di bawah sesuatu. Nama ini sangat sesuai dengan pengalaman yang akan kamu rasakan saat berkunjung.
Sebelum tiba di pasir putih, kamu harus melewati lorong alami yang terbentuk di antara tebing kapur. Saat air laut surut, jalur ini terlihat semakin jelas dan menjadi spot foto favorit wisatawan.
Begitu keluar dari lorong, hamparan laut biru langsung menyambutmu. Tebing tinggi di kanan dan kiri pantai membuat suasananya terasa lebih dramatis dibanding pantai lain di kawasan Bukit.
Pantai Suluban juga dikenal sebagai Blue Point Beach. Julukan ini sudah lama populer di kalangan peselancar karena ombaknya yang besar dan konsisten.
Aktivitas di Pantai Suluban
Meski ukurannya tidak terlalu luas, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan di Pantai Suluban.
- 🏄 Surfing
Ombaknya cocok untuk peselancar berpengalaman. Kalau tidak membawa papan sendiri, tersedia penyewaan di sekitar pantai dengan kisaran harga sekitar Rp300.000–Rp500.000 untuk dua jam. - 📸 Berfoto di goa karang
Lorong batu, tebing kapur, dan laut biru menjadi kombinasi yang membuat Pantai Suluban sangat fotogenik. - 🌅 Menikmati sunset
Menjelang sore, kamu bisa menikmati matahari terbenam dari area tebing atau warung yang menghadap langsung ke laut. - ☕ Bersantai di kafe tebing
Tidak ingin turun ke pantai? Kamu tetap bisa menikmati pemandangan dari deretan kafe dan warung di atas tebing.
Fasilitas di Pantai Suluban
Meski terkenal sebagai hidden beach, fasilitas di Pantai Suluban sudah cukup lengkap.
Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:
- Area parkir
- Warung dan kafe
- Penyewaan papan selancar
- Toilet
- Akses tangga menuju pantai
Tips Berkunjung ke Pantai Suluban
Supaya kunjunganmu lebih nyaman, perhatikan beberapa tips berikut.
- Gunakan sandal atau sepatu yang tidak licin.
- Datang saat air laut surut agar jalur goa lebih mudah dilewati.
- Kalau tidak terbiasa menghadapi ombak besar, sebaiknya hindari berenang.
- Datang sebelum sore supaya kamu punya waktu cukup untuk menjelajahi pantai dan kembali saat kondisi masih terang.
Jelajahi Bali Bersama SatuSatu
Kalau masih ingin menjelajahi kawasan Uluwatu setelah dari Pantai Suluban, kamu bisa booking berbagai aktivitas lewat SatuSatu.com
Karena lokasinya sangat dekat, Uluwatu Temple Kecak Fire Dance bisa jadi pilihan untuk menutup hari. Kamu bisa menikmati pertunjukan tari Kecak dengan latar matahari terbenam di tebing Uluwatu.
Kalau baru tiba atau akan kembali ke bandara, Bali Airport Transfer juga bisa menjadi pilihan transportasi yang praktis selama menjelajahi kawasan Bukit.
Pertanyaan Seputar Pantai Suluban
Apakah Pantai Suluban cocok untuk berenang?
Tidak. Ombaknya cukup besar sehingga lebih cocok untuk surfing.
Kenapa Pantai Suluban disebut Blue Point Beach?
Karena memiliki air laut biru jernih dan ombak yang menjadi favorit peselancar.
Bagaimana cara menuju Pantai Suluban dari area parkir?
Berjalan menuruni tangga, lalu melewati lorong di antara tebing karang hingga ke pantai.