Bubur Bali adalah salah satu kuliner khas Pulau Dewata yang punya rasa gurih dan kaya rempah. Aromanya juga lebih kuat karena menggunakan bumbu khas Bali.
Kalau biasanya kamu makan bubur ayam, kali ini coba versi yang berbeda. Bubur Bali bisa jadi pilihan sarapan yang hangat dan mengenyangkan.
Menariknya, bubur Bali punya beberapa versi dari berbagai daerah. Ada bubur mengguh dari Buleleng, bubur tepeng dari Gianyar, sampai bubur ledok khas Nusa Penida.
Apa Itu Bubur Bali?
Masyarakat Bali biasanya menyebut bubur dengan istilah bubuh. Salah satu yang cukup populer adalah bubur mengguh dari Tejakula, Buleleng.
Bubur mengguh umumnya dibuat dari beras dan santan. Sajian ini kemudian dilengkapi ayam suwir berbumbu serta urap sayur.
Ada juga bubur tepeng yang menjadi kuliner khas Gianyar. Kuahnya menggunakan bumbu base genep dan biasanya dilengkapi sayuran seperti kacang panjang serta terung.
Sementara itu, bubur ledok dari Nusa Penida punya bahan utama yang berbeda. Bubur ini menggunakan jagung sehingga rasanya cukup unik.
Baca Juga: 10 Restoran Ramen di Ubud yang Worth It Dicoba
Bahan-Bahan Bubur Bali

Resep ini bisa menghasilkan sekitar 4 porsi. Bahannya juga cukup mudah ditemukan.
Bahan Bubur
- 200 gram beras
- 700 ml air
- 200 ml santan kental
- 1 lembar daun salam
- Garam secukupnya
Bahan Ayam Suwir
- 250 gram dada atau paha ayam
- 500 ml air
- 1 batang serai, memarkan
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 1 lembar daun salam
Bumbu Halus
- 6 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri, sangrai
- 1 sendok teh ketumbar
- 1 cm kunyit
- 3 buah cabai merah keriting
- Cabai rawit secukupnya jika suka pedas
Bahan Urap
- 100 gram kacang panjang, potong kecil
- 50 gram taoge
- 50 gram kelapa parut, kukus
- 1 cm kencur
- 2 buah cabai merah
- Garam secukupnya
- Gula merah secukupnya
- Bawang goreng secukupnya
- Kacang tanah goreng secukupnya
Cara Membuat Bubur Bali
1. Siapkan Bumbu
Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, kunyit, dan cabai. Pastikan bumbu cukup halus supaya mudah menyatu saat dimasak.
2. Masak Ayam
Tumis sebagian bumbu halus bersama daun salam, serai, dan lengkuas. Masak sampai bumbunya harum.
Masukkan ayam dan air. Rebus sampai ayam matang dan empuk.
Angkat ayam lalu suwir-suwir dagingnya. Jangan buang kaldunya karena bisa digunakan untuk membuat bubur.
3. Masak Bubur
Rebus beras dengan air sampai mulai lunak. Setelah itu, masukkan santan, sisa bumbu halus yang sudah ditumis, dan kaldu ayam.
Tambahkan garam secukupnya. Masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk sampai buburnya lembut dan mengental.
4. Buat Urap
Rebus kacang panjang dan taoge sebentar saja. Jangan terlalu lama supaya teksturnya tetap enak.
Haluskan kencur, cabai, garam, dan gula merah. Campurkan dengan kelapa parut kukus.
Masukkan sayuran rebus lalu aduk sampai semua bahan tercampur rata.
5. Sajikan
Tuang bubur yang masih panas ke dalam mangkuk. Tambahkan ayam suwir dan urap sayur di atasnya.
Terakhir, beri taburan bawang goreng dan kacang tanah goreng. Bubur Bali pun siap disantap.
Tips Membuat Bubur Bali yang Gurih
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya rasanya makin mantap.
- Gunakan kunyit secukupnya agar warna bubur cantik dan aromanya tidak terlalu kuat.
- Jangan terlalu banyak menggunakan kencur pada urap karena rasanya bisa mendominasi.
- Masak bubur dengan api kecil agar santan tidak mudah pecah.
- Aduk bubur secara rutin supaya bagian bawahnya tidak gosong.
- Kalau suka pedas, tambahkan cabai rawit sesuai selera.
- Gunakan kaldu ayam untuk membuat rasa bubur lebih gurih.
Variasi Bubur Bali
Bubur Bali tidak hanya punya satu jenis. Setiap daerah bisa memiliki versi dan cara penyajian yang berbeda.
Bubur mengguh berasal dari Buleleng dan biasanya disajikan dengan ayam suwir serta urap. Rasanya gurih dengan aroma rempah yang cukup kuat.
Bubur tepeng merupakan hidangan khas Gianyar. Bubur ini menggunakan santan dan bumbu khas Bali, lalu disajikan bersama berbagai sayuran.
Bubur ledok dari Nusa Penida punya ciri yang lebih unik. Bahan utamanya adalah jagung sehingga tekstur dan rasanya berbeda dari bubur berbahan beras.
Kalau sedang liburan ke Bali, mencicipi bubur khas daerah asalnya tentu bisa jadi pengalaman kuliner yang menarik. Setiap versi punya karakter rasa yang berbeda.
Baca Juga: Mencicipi Nasi Kedewatan Ibu Mangku, Kuliner Khas Bali yang Legendaris
Jelajahi Bali Bersama SatuSatu
Kalau resep bubur Bali ini bikin kamu makin ingin menikmati suasana Pulau Dewata, kamu bisa sekalian merencanakan perjalanan ke Bali bersama SatuSatu.com
Salah satu pengalaman yang bisa dicoba adalah Uluwatu Temple Kecak Fire Dance. Kamu bisa menikmati pertunjukan Kecak dengan latar tebing dan suasana matahari terbenam di Uluwatu.
Kalau ingin melihat sisi Bali yang lebih tradisional, Tur Sehari Desa Penglipuran juga bisa masuk ke daftar perjalanan. Kamu bisa menikmati suasana desa adat dan melihat kehidupan Bali yang masih terasa kental.
Pertanyaan Seputar Bubur Bali
Apa perbedaan bubur Bali dengan bubur ayam biasa?
Bubur Bali menggunakan bumbu khas Bali yang kaya rempah. Sajian ini juga biasanya dilengkapi ayam suwir dan urap sayur.
Berapa lama bubur Bali bisa disimpan?
Sebaiknya bubur Bali langsung disantap saat masih hangat. Jika ada sisa, simpan dalam wadah tertutup di kulkas dan konsumsi dalam waktu sekitar satu hari.
Apakah bubur Bali bisa dibuat tanpa santan?
Bisa. Santan dapat diganti dengan air atau kaldu ayam, tetapi rasanya akan lebih ringan dan tidak segurih versi yang menggunakan santan.