Lompat ke konten
Home » 20 Kata Singlish yang Sering Digunakan di Singapura dan Artinya

20 Kata Singlish yang Sering Digunakan di Singapura dan Artinya

Singlish adalah ragam bahasa Inggris informal yang menjadi ciri khas percakapan di Singapura. Kosakatanya mendapat pengaruh dari bahasa Melayu, Mandarin, Hokkien, Kanton, dan Tamil.

Singlish bukan sekadar bahasa Inggris yang salah. Ragam bahasa ini punya kosakata, ungkapan, dan gaya bicara yang khas.

Kalau kamu berencana liburan ke Singapura, ada beberapa kata Singlish yang menarik untuk dipahami. Berikut 20 kata Singlish beserta arti dan contoh penggunaannya.

Kata Singlish untuk Partikel dan Jawaban Singkat

Partikel di akhir kalimat menjadi salah satu ciri yang paling mudah dikenali dari Singlish. Satu kata pendek bisa membuat nada sebuah kalimat terasa berbeda.

Lah

Lah digunakan untuk menegaskan kalimat. Nuansanya bisa terdengar santai, yakin, atau sedikit kesal, tergantung intonasinya.

Contoh:

“Just do it like that lah.”

Artinya, “Lakukan saja begitu, dong.”

Kata ini mungkin terasa familiar bagi orang Indonesia. Kita juga sering menggunakan “lah” dalam percakapan sehari-hari.

Leh

Leh biasanya digunakan saat ragu atau ingin membuat pernyataan terdengar lebih ringan. Kata ini juga bisa membuat kalimat terasa seperti pertanyaan.

Contoh:

“I don’t know how to get there leh.”

Artinya, “Aku tidak tahu cara ke sana nih.”

Lor

Lor menunjukkan kesan pasrah atau menerima keadaan. Kata ini biasanya digunakan saat seseorang merasa tidak punya pilihan lain.

Contoh:

“No choice, so I just did it lor.”

Artinya, “Ya sudah, mau bagaimana lagi, jadi kukerjakan saja.”

Meh

Meh digunakan untuk menunjukkan keraguan atau rasa tidak percaya.

Contoh:

“Can meh?”

Artinya, “Memangnya bisa?”

Kalau jawabannya yakin, lawan bicara bisa membalas, “Sure can!”

Can

Can berarti bisa, boleh, atau oke. Kata ini sering digunakan sebagai jawaban singkat.

Contoh:

“Can or not?”

Artinya, “Bisa atau tidak?”

Kalau kamu setuju, kamu bisa menjawab:

“Can lah.”

Artinya, “Bisa, dong.”

Kata Singlish untuk Mengungkapkan Perasaan

Beberapa kata Singlish juga digunakan untuk menggambarkan perasaan atau reaksi dalam situasi tertentu.

Shiok

Shiok berarti nikmat atau puas sekali. Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan makanan yang enak.

Contoh:

“This laksa is so shiok!”

Artinya, “Laksa ini enak banget!”

Cara bacanya kurang lebih seperti “she-oak”.

Sian

Sian berarti bosan, jenuh, atau lelah menghadapi sesuatu. Kamu bisa menggunakannya saat merasa sudah tidak betah dengan suatu keadaan.

Contoh:

“Damn sian.”

Artinya kurang lebih, “Bosan banget.”

Kata ini juga bisa muncul saat seseorang harus menunggu terlalu lama.

Paiseh

Paiseh berasal dari bahasa Hokkien. Artinya bisa malu, sungkan, atau maaf, tergantung konteks.

Contoh:

“Paiseh, I woke up late today.”

Artinya, “Maaf, aku bangun kesiangan hari ini.”

Cara bacanya kurang lebih seperti “pie-say”.

Alamak

Alamak merupakan seruan untuk menunjukkan rasa kaget atau cemas. Dalam bahasa Indonesia, nuansanya mirip dengan “aduh!”

Contoh:

“Alamak!”

Kata ini juga disebut sebagai salah satu kata Singlish yang sangat umum digunakan.

Walau

Walau juga digunakan sebagai seruan ketika kaget atau terkejut. Kata ini bisa muncul saat kamu melihat sesuatu yang membuatmu terkesan atau tidak percaya.

Penggunaannya mirip dengan seruan spontan dalam percakapan sehari-hari.

Kata Singlish Seputar Makan

Budaya kuliner menjadi bagian penting dari kehidupan di Singapura. Tidak heran kalau beberapa kata Singlish yang populer berkaitan dengan makanan.

Makan

Makan memiliki arti yang sama seperti dalam bahasa Indonesia, yaitu makan.

Contoh:

“Let’s go makan.”

Artinya, “Ayo makan.”

Kata ini juga termasuk salah satu kata yang populer digunakan dalam percakapan Singlish.

Tapao

Tapao berarti membungkus makanan untuk dibawa pulang. Kata ini berasal dari bahasa Mandarin.

Saat membeli makanan di kedai, kamu bisa menggunakan kata ini untuk meminta makanan dibungkus.

Contoh:

“Tapao one.”

Artinya, “Bungkus satu.”

Chope

Chope berarti memesan atau mengamankan tempat duduk. Kata ini cukup menarik karena punya kaitan dengan kebiasaan makan di Singapura.

Salah satu cara yang umum dilakukan adalah menaruh sebungkus tisu di meja untuk menandai tempat yang sudah dipesan.

Contoh:

“Chope seat first.”

Artinya, “Amankan tempat duduknya dulu.”

Kata Singlish untuk Sifat dan Kebiasaan

Selain percakapan sehari-hari, ada juga kata Singlish yang menggambarkan sifat atau kebiasaan seseorang.

Kiasu

Kiasu menggambarkan seseorang yang takut kalah dan sangat kompetitif. Orang yang kiasu biasanya ingin mendapatkan sesuatu lebih dulu.

Misalnya, datang paling awal atau mengambil porsi makanan sebanyak mungkin saat makan prasmanan.

Kaypoh

Kaypoh berarti usil atau suka ikut campur urusan orang lain. Maknanya cukup mirip dengan kata “kepo” dalam bahasa gaul Indonesia.

Contoh:

“Don’t kaypoh lah.”

Artinya, “Jangan kepo, dong.”

Blur

Blur berarti bingung atau tidak memahami apa yang sedang terjadi.

Ada juga istilah “blur sotong” yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang benar-benar linglung.

Lepak

Lepak berarti bersantai atau nongkrong tanpa tujuan tertentu. Kata ini cocok digunakan untuk menggambarkan aktivitas santai bersama teman.

Contoh:

“Let’s lepak at the mall.”

Artinya, “Yuk, santai-santai di mal.”

Cara bacanya kurang lebih “leh-park”.

Siao

Siao berarti gila dan berasal dari bahasa Hokkien. Kata ini bisa digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bertingkah aneh atau sesuatu yang terasa tidak masuk akal.

Contoh:

“You siao ah?”

Artinya, “Kamu gila, ya?”

Catch No Ball

Catch no ball berarti tidak memahami atau tidak menangkap maksud lawan bicara.

Contoh:

“Can you repeat? I catch no ball.”

Artinya, “Bisa diulang? Aku tidak menangkap maksudnya.”

Ungkapan ini cukup unik karena kalau diterjemahkan secara harfiah, artinya seperti “tidak menangkap bola.”

Chim

Chim berarti rumit, mendalam, atau terlalu intelektual. Kata ini terkadang digunakan dengan nada bercanda atau menyindir.

Contoh:

“Wah, such a chim word leh!”

Artinya kurang lebih, “Wah, katanya berat banget!”

Tips Memakai Kata Singlish Biar Tidak Salah

Tidak perlu langsung menggunakan semua kata Singlish saat berada di Singapura. Cukup mulai dari beberapa kata yang mudah dan sesuai konteks.

Beberapa kata yang relatif mudah digunakan antara lain:

  • Can untuk menyatakan bisa atau setuju.
  • Makan untuk mengajak makan.
  • Paiseh untuk meminta maaf atau menyatakan sungkan.
  • Shiok untuk memuji makanan atau sesuatu yang terasa nikmat.

Perhatikan juga situasinya. Singlish lebih cocok untuk percakapan santai, seperti saat makan, belanja, atau mengobrol.

Untuk situasi resmi, gunakan bahasa Inggris standar agar komunikasi lebih jelas. Misalnya saat berada di imigrasi atau mengurus sesuatu di hotel.

Baca Juga: 4 Bahasa Resmi Singapura dan Penggunaannya Sehari-hari

Jelajahi Singapura Bersama SatuSatu

Sudah hafal beberapa kata Singlish? Sekarang kamu bisa mencoba menggunakannya saat menjelajahi Singapura. Kamu bisa memesan tiket atraksi melalui SatuSatu.com

Universal Studios Singapura berada di Resorts World Sentosa dan punya enam zona bertema film. 

Ada wahana seperti TRANSFORMERS The Ride dan Battlestar Galactica, plus pertunjukan langsung. Datang pagi supaya antrean wahana populer lebih pendek, jadi kamu tidak perlu bilang “sian” terlalu sering.

Setelah itu, kamu bisa mampir ke Oceanarium Singapura yang ada di kawasan yang sama. 

Di sini ada lebih dari 5.000 ubur-ubur bulan dan panel pandang selebar 36 meter berisi pari manta serta hiu zebra. Siapkan waktu sekitar 2–3 jam untuk menjelajahinya.

Baca Juga: Bendera Singapura: Sejarah, Arti Warna, dan Makna Simbolnya

Pertanyaan Terkait Kata Singlish

Apa itu Singlish dan apakah sama dengan bahasa Inggris?
Singlish adalah ragam bahasa Inggris informal khas Singapura yang dipengaruhi beberapa bahasa. Singlish memiliki kosakata dan pola penggunaan sendiri, jadi tidak sama dengan bahasa Inggris standar.

Kata Singlish apa yang paling berguna untuk turis?
Beberapa kata yang mudah digunakan adalah can, makan, paiseh, dan shiok.

Bolehkah turis memakai Singlish saat di Singapura?
Boleh, terutama dalam situasi santai. Menggunakan beberapa kata Singlish juga bisa menjadi pengalaman menarik saat berinteraksi dengan warga lokal.

SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B

Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih. 

Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B  untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.

Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.

Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.

Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.

Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.