Lompat ke konten
Home » Cara Keliling Bali dengan Trans Metro Dewata

Cara Keliling Bali dengan Trans Metro Dewata

Trans Metro Dewata bisa jadi pilihan kalau kamu ingin keliling Bali dengan biaya yang lebih hemat tanpa harus menyewa motor atau mobil. 

Bus BRT ini melayani enam koridor yang menghubungkan Denpasar, Kuta, Sanur, hingga Bandara Ngurah Rai. Tarifnya pun jauh lebih murah dibandingkan naik taksi atau transportasi online.

Buat kamu yang ingin mencoba transportasi umum saat liburan di Bali, Trans Metro Dewata layak masuk daftar pilihan. Selain hemat, rutenya juga melewati banyak kawasan penting sehingga perjalanan jadi lebih praktis.

Trans Metro Dewata merupakan layanan Bus Rapid Transit (BRT) yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Provinsi Bali bersama operator PT Satria Trans Jaya. 

Berbeda dengan transportasi online yang tarifnya bisa berubah saat jam sibuk, ongkos bus ini tetap alias flat. Jadi, kamu nggak perlu khawatir biaya perjalanan tiba-tiba membengkak.

Apa Itu Trans Metro Dewata?

Trans Metro Dewata

Trans Metro Dewata adalah sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang mulai beroperasi pada September 2020 di kawasan Sarbagita, meliputi Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan. 

Layanan ini merupakan bagian dari program Teman Bus yang diinisiasi Kementerian Perhubungan sehingga biaya operasionalnya mendapat subsidi dari pemerintah.

Layanan ini sempat berhenti beroperasi pada akhir Desember 2024 hingga April 2025 karena proses peralihan pengelolaan dan kendala pendanaan. Namun, sejak pertengahan 2025, Trans Metro Dewata kembali beroperasi penuh di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Bali.

Kini, Trans Metro Dewata melengkapi layanan Trans Sarbagita yang sudah lebih dulu beroperasi. Keduanya saling mendukung untuk memudahkan mobilitas masyarakat maupun wisatawan.

Kalau dibandingkan menyewa motor, naik bus tentu lebih praktis. Kamu nggak perlu memikirkan SIM internasional, biaya parkir, atau menghadapi kemacetan sendiri. Semua armada juga sudah dilengkapi AC sehingga perjalanan tetap nyaman, terutama saat cuaca Bali sedang terik.

Rute dan Koridor Trans Metro Dewata

Saat ini, Trans Metro Dewata melayani enam koridor utama. Koridor 1, 5, dan 6 berangkat dari Sentral Parkir Kuta, sedangkan Koridor 2, 3, dan 4 berangkat dari Terminal Ubung.

Berikut rutenya:

  • Koridor 1: Sentral Parkir Kuta – Terminal Pesiapan
  • Koridor 2: Terminal Ubung – Bandara I Gusti Ngurah Rai. Cocok buat kamu yang baru tiba di Bali dan ingin menuju kota tanpa harus naik taksi.
  • Koridor 3: Terminal Ubung – Pantai Matahari Terbit Sanur, melewati kawasan Renon dan pusat Kota Denpasar.
  • Koridor 4: GOR Ngurah Rai – Monkey Forest Ubud. Jalur ini cukup populer karena menghubungkan dua kawasan wisata favorit.
  • Koridor 5: Sentral Parkir Kuta – Politeknik Negeri Bali.
  • Koridor 6: Sentral Parkir Kuta – Sentral Parkir Nusa Dua.

Setiap koridor memiliki banyak halte di titik-titik strategis. Misalnya, kalau kamu ingin menikmati matahari terbit di Sanur atau menyeberang ke Nusa Penida, Koridor 3 bisa jadi pilihan yang praktis karena berhenti dekat Pantai Matahari Terbit.

Perlu diingat, rute maupun jadwal bus bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi, sebaiknya cek informasi terbaru melalui aplikasi resmi sebelum berangkat.

Tarif Trans Metro Dewata

Tarif Trans Metro Dewata dibagi menjadi dua kategori.

Untuk penumpang umum, tarifnya Rp4.400 per perjalanan. Tarif ini berlaku flat, jadi ongkosnya tetap sama, baik untuk perjalanan dekat maupun jauh.

Sementara itu, tersedia tarif khusus Rp2.000 bagi pelajar, mahasiswa, lansia berusia 60 tahun ke atas, dan penyandang disabilitas. Tarif khusus ini hanya berlaku jika menggunakan kartu uang elektronik yang sudah terdaftar dan diverifikasi.

Sebagai wisatawan, kemungkinan besar kamu akan menggunakan tarif reguler.

Pembayarannya juga sangat praktis karena seluruh layanan sudah cashless. Kamu bisa membayar menggunakan QRIS atau kartu uang elektronik seperti BRIZZI, TapCash, Flazz, maupun e-money Mandiri. Jadi, pastikan saldo e-wallet atau kartu elektronikmu sudah cukup sebelum naik bus.

Jam Operasional dan Frekuensi Bus

Trans Metro Dewata umumnya mulai beroperasi pukul 04.30 WITA hingga sekitar 19.00 WITA. Namun, jam operasional setiap koridor bisa sedikit berbeda.

Sebagai contoh, Koridor 2 yang melayani rute Bandara Ngurah Rai memiliki jadwal keberangkatan terakhir sekitar pukul 20.35 WITA, sementara beberapa koridor lain selesai beroperasi lebih awal.

Selama jam operasional, bus biasanya datang setiap 10–20 menit, tergantung koridor dan kondisi lalu lintas. Saat jam sibuk pagi atau sore, frekuensi bus biasanya lebih sering karena jumlah penumpang meningkat.

Kalau kamu punya jadwal penting, seperti mengejar penerbangan, sebaiknya cek posisi bus secara real-time lewat aplikasi agar tidak perlu menunggu terlalu lama di halte.

Cara Naik Trans Metro Dewata

Naik Trans Metro Dewata cukup mudah, bahkan buat yang baru pertama kali mencobanya.

Pertama, cari halte terdekat melalui Google Maps atau aplikasi Mitra Darat. Aplikasi ini juga menampilkan posisi bus secara real-time, jadi kamu bisa memperkirakan kapan bus akan tiba.

Saat bus datang, masuk melalui pintu yang tersedia lalu lakukan pembayaran menggunakan QRIS atau kartu elektronik. 

Kalau menggunakan QRIS, cukup pindai kode yang tersedia di dalam bus, lalu tunjukkan bukti pembayaran kepada petugas jika diminta. Kalau menggunakan kartu elektronik, tinggal tempelkan kartu pada alat pembaca.

Selama perjalanan, kamu bisa melihat informasi halte berikutnya melalui layar LCD di dalam bus. Informasinya tersedia dalam bahasa Indonesia dan Inggris, jadi cukup membantu buat wisatawan yang belum hafal rute.

Jangan lupa juga untuk mengecek jadwal keberangkatan pertama dan terakhir sesuai koridor yang akan kamu gunakan, terutama kalau berencana bepergian pagi-pagi atau malam hari.

Tips Naik Trans Metro Dewata Saat Liburan

Kalau punya jadwal penting, sebaiknya berangkat lebih awal. Meskipun bus datang cukup rutin, kondisi lalu lintas di Bali tetap bisa memengaruhi lama perjalanan.

Pastikan juga saldo e-wallet atau kartu uang elektronikmu mencukupi karena seluruh sistem pembayaran sudah non-tunai. Kalau saldonya habis, isi ulang dulu di minimarket sebelum menuju halte.

Perlu diketahui juga kalau Trans Metro Dewata belum menjangkau semua destinasi wisata di Bali. Kawasan seperti Canggu, Uluwatu, atau beberapa area lain masih memerlukan transportasi tambahan. 

Kamu bisa mengombinasikan perjalanan dengan transportasi online, taksi, atau sewa kendaraan supaya perjalanan tetap nyaman.

Jelajahi Bersama SatuSatu

Kalau sudah puas keliling Bali naik Trans Metro Dewata, jangan lupa lengkapi itinerary liburanmu lewat SatuSatu.com

Berbagai aktivitas seru bisa dipesan dengan mudah menggunakan metode pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, maupun kartu kredit.

Salah satu pengalaman yang sayang dilewatkan adalah Uluwatu Temple Kecak Fire Dance. Pertunjukan tari Kecak di atas tebing dengan latar matahari terbenam ini menjadi salah satu ikon wisata budaya Bali yang wajib masuk daftar kunjungan.

Kalau ingin menuju destinasi yang belum dilewati Trans Metro Dewata, seperti Uluwatu, Canggu, atau Nusa Dua, kamu juga bisa menggunakan layanan Bali Airport Transfer atau sewa mobil dari SatuSatu. Pilihan ini cocok kalau kamu ingin perjalanan yang lebih fleksibel.

Pertanyaan Seputar Trans Metro Dewata

Apakah Trans Metro Dewata aman untuk wisatawan?
Ya. Armada ber-AC, dioperasikan operator resmi, dan melayani halte di kawasan umum yang aman dan nyaman.

Berapa lama waktu tunggu bus Trans Metro Dewata?
Sekitar 10–20 menit, tergantung koridor, jam operasional, dan kondisi lalu lintas.

Apakah Trans Metro Dewata bisa digunakan dari bandara ke Kuta atau Sanur?
Bisa. Naik Koridor 2 dari Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Terminal Ubung, lalu lanjutkan ke koridor lain menuju Kuta, Sanur, atau tujuan lainnya.