Lompat ke konten
Home » Visa China: Syarat, Biaya, dan Cara Mengurusnya

Visa China: Syarat, Biaya, dan Cara Mengurusnya

Visa China masih wajib dimiliki WNI yang ingin berlibur ke sana, karena paspor Indonesia belum masuk daftar bebas visa wisata. Biaya resmi visa turis single entry saat ini Rp400.000, belum termasuk biaya layanan.

Pengajuannya kini dimulai secara online lewat pusat layanan visa China di Jakarta. Artikel ini membahas syarat, biaya, langkah mengurus, dan tips supaya prosesnya lancar, berdasarkan informasi per 20 Oktober 2026.

Apakah WNI Perlu Visa China untuk Liburan?

Ya, WNI perlu visa China kategori L (visa turis) untuk berwisata. Hingga 20 Oktober 2026, Indonesia belum masuk daftar negara yang mendapat bebas visa wisata ke China.

Namun, ada satu pengecualian, yaitu bebas visa transit 240 jam (sekitar 10 hari). Fasilitas ini berlaku untuk pemegang paspor Indonesia sejak 12 Juni 2025.

Baca Juga: Visa Australia: Syarat, Biaya, Cara Daftar, dan Proses Pengajuannya

Kapan Bebas Visa Transit 240 Jam Berlaku?

Fasilitas ini hanya untuk perjalanan transit yang memenuhi ketentuan berikut:

  • Kamu punya tiket lanjutan dengan tanggal dan kursi terkonfirmasi ke negara atau wilayah ketiga, jadi bukan pulang ke Indonesia.
  • Kamu masuk lewat bandara atau titik masuk internasional yang ditetapkan.
  • Aktivitasmu terbatas di wilayah yang diizinkan selama masa transit.

Kalau China adalah tujuan akhir liburanmu, fasilitas ini tidak bisa menggantikan visa L. Kalau rencanamu tidak memenuhi syarat transit, kamu perlu mengajukan visa transit tipe G.

Syarat Visa China untuk WNI

Syarat berikut berlaku untuk visa turis L. Pemohon tertentu, misalnya yang berusia di bawah 18 tahun, punya kewajiban dokumen tambahan.

  • Paspor asli yang berlaku minimal enam bulan, dengan setidaknya satu halaman kosong.
  • Formulir aplikasi yang diisi secara online.
  • Foto paspor berwarna terbaru dengan latar putih, diunggah online, plus satu foto cetak yang sama.
  • Bukti rencana perjalanan, misalnya tiket pesawat pulang-pergi dan reservasi hotel. Alternatifnya, surat undangan dari individu atau organisasi di China.
  • Paspor lama, kalau paspormu terbit dalam lima tahun terakhir dan kamu punya paspor sebelumnya.
  • Fotokopi KTP yang masih berlaku.

Sebaiknya siapkan juga bukti keuangan, seperti rekening koran tiga bulan terakhir. Tidak ada angka saldo minimal yang resmi, tapi saldo yang jelas mencukupi biaya perjalanan akan memperkuat aplikasimu.

Perlu diingat, kelengkapan dokumen tidak menjamin visa disetujui. Petugas konsuler yang menentukan masa berlaku visa, jumlah kunjungan, dan lama tinggal.

Biaya Visa China per Oktober 2026

Biaya visa China terdiri dari biaya visa resmi dan biaya layanan pusat aplikasi. Kedutaan menurunkan tarif visa untuk WNI, dan potongan ini berlaku sampai 31 Desember 2026.

Biaya visa resmi untuk WNI:

  • Single entry: Rp400.000
  • Double entry: Rp600.000
  • Multiple entry 6 bulan: Rp800.000
  • Multiple entry 12 bulan atau lebih: Rp1.200.000

Setelah ditambah biaya layanan, total visa single entry jalur reguler sekitar Rp774.000. Jalur express berkisar sekitar Rp999.000 sampai Rp1.186.000.

Kalau memilih pengiriman paspor lewat pos, ada biaya terpisah sekitar Rp185.000. Pusat layanan menerima pembayaran lewat kartu debit, kartu kredit, QR code, dan tunai.

Angka-angka ini bisa berubah. Cek tabel tarif terbaru di situs resmi CVASC Jakarta sebelum mengajukan, terutama kalau jadwal berangkatmu jatuh setelah 31 Desember 2026.

Cara Mengurus Visa China Langkah demi Langkah

Sejak 30 Juni 2025, pengajuan visa China di Jakarta dimulai lewat sistem online. Panduan ini mengacu pada CVASC Jakarta, sementara pusat layanan lain ada di Surabaya, Medan, dan Denpasar.

  1. Buat akun di situs resmi CVASC Jakarta.
  2. Pilih kategori visa L, lalu isi formulir aplikasi dengan data yang sesuai paspor.
  3. Unggah paspor, foto, dan dokumen pendukung.
  4. Kirim aplikasi untuk menjalani pemeriksaan dokumen secara online.
  5. Setelah aplikasi lolos pemeriksaan, serahkan paspor asli, Visa Application Certificate, dan dokumen lain ke pusat layanan.
  6. Bayar di kasir, lalu simpan bukti pembayaran resminya.
  7. Ambil paspor setelah proses selesai.

Mengirim aplikasi online belum berarti visa langsung disetujui. Pembayaran juga tidak bisa dilakukan online, melainkan di pusat layanan saat kamu menyerahkan dokumen.

Alamat dan Jam Layanan CVASC Jakarta

Pusat layanan ada di Unit 07-12, Lantai 8 East Building, Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung Blok E.3.2 Kav 1, Jakarta Selatan 12950. Jam layanannya hanya Senin sampai Jumat:

  • Penyerahan dokumen (reguler dan express): 09.00-15.00
  • Pembayaran dan pengambilan paspor: 09.00-16.00
  • Pengambilan paspor express: 14.00-16.00

Pusat layanan tutup pada Sabtu, Minggu, dan hari libur.

Tips Agar Pengajuan Visa China Lancar

  • Ajukan lebih awal. CVASC Jakarta menyarankan pengiriman aplikasi online minimal 30 hari sebelum berangkat. Ini rekomendasi, bukan jaminan visa selesai dalam waktu tertentu.
  • Pilih tiket dan hotel yang fleksibel. Karena persetujuan tidak dijamin, pesan yang bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang.
  • Samakan nama di semua dokumen. Pastikan ejaannya persis seperti di paspor, supaya aplikasi tidak bolak-balik direvisi.
  • Isi kartu kedatangan secara online. Sejak 20 November 2025, wisatawan asing bisa mengisinya sebelum berangkat lewat situs Administrasi Imigrasi Nasional China atau aplikasi “NIA 12367”.

Jelajahi China Bersama SatuSatu

Visa China

Visa sudah di tangan dan siap menjelajah Beijing? Kamu bisa langsung pesan aktivitasnya lewat SatuSatu.com, tersedia berbagai metode pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit.

Untuk hari pertama yang seru, coba Tur Tembok Besar Badaling dan Stadion Nasional Sarang Burung. Tur ini menggabungkan dua ikon Beijing dalam satu perjalanan, dengan harga mulai dari USD 11,63 per 20 Oktober 2026.

Kalau kamu baru pertama kali mendarat di China, Transfer Bandara Beijing (PEK) (Satu arah ke Pusat Kota Beijing) bisa jadi penyelamat. 

Layanan ini mengantarmu dari bandara ke pusat kota, mulai dari USD 35,56, jadi kamu tidak perlu bingung mencari transportasi setelah penerbangan panjang.

Baca Juga: Visa Korea Selatan: Syarat, Biaya, dan Cara Mengurusnya

Pertanyaan Terkait Visa China

Berapa lama proses visa China?
Visa reguler biasanya selesai dalam 4 hari kerja, express 3 hari, dan rush 2 hari, belum termasuk pemeriksaan dokumen online.

Apakah pengajuan visa China masih perlu sidik jari?
Umumnya tidak untuk visa jangka pendek dengan masa tinggal maksimal 180 hari hingga 31 Desember 2026. Cek pengumuman CVASC Jakarta untuk ketentuan terbaru.

Bisakah mengurus visa China lewat agen?
Bisa melalui agen terdaftar di CVASC Jakarta. Pastikan agen resmi, minta bukti pembayaran, dan cek biaya yang berlaku.