Kalau kamu berencana liburan ke Hongkong, jangan lupa cek jenis colokan listriknya. Hongkong menggunakan Tipe G dengan tiga pin persegi dan tegangan 220V.
Colokan ini berbeda dari yang umum dipakai di Indonesia. Jadi, kamu perlu membawa adaptor agar charger dan perangkat elektronik bisa digunakan dengan nyaman.
Tipe dan Bentuk Colokan Listrik Hongkong
Hongkong menggunakan colokan Tipe G. Standar yang dipakai adalah BS 1363, sama seperti di Inggris.
Bentuknya memiliki tiga pin persegi panjang yang tersusun seperti segitiga.
- Dua pin berada di bagian bawah.
- Satu pin berada di bagian atas.
- Pin bagian atas berfungsi sebagai ground.
- Stopkontaknya memiliki penutup pengaman.
- Sistemnya dirancang agar pin ground masuk lebih dulu.
Karena bentuknya berbeda, colokan Indonesia tidak bisa langsung digunakan di stopkontak Hongkong.
Bangunan lama mungkin masih memiliki tipe colokan lain seperti Tipe D atau M. Namun, Tipe G menjadi tipe yang umum digunakan pada bangunan dan perangkat baru.
Baca Juga: Colokan Listrik Taiwan: Tipe, Adaptor, dan Tips untuk Wisatawan Indonesia
Voltase dan Frekuensi Listrik di Hongkong

Selain bentuk colokan, kamu juga perlu memperhatikan voltase. Hongkong menggunakan listrik 220V dengan frekuensi 50Hz.
Angka tersebut mirip dengan listrik yang digunakan di Indonesia. Karena itu, sebagian besar charger perangkat elektronik dari Indonesia bisa digunakan tanpa konverter.
Tetap cek label pada charger sebelum digunakan. Jika tertulis 100–240V, perangkat tersebut umumnya bisa digunakan di Hongkong.
Konverter baru dibutuhkan untuk perangkat yang hanya mendukung tegangan 110V. Contohnya beberapa perangkat yang dibeli dari Amerika Serikat.
Perlu diingat, adaptor dan konverter memiliki fungsi berbeda.
- Adaptor mengubah bentuk colokan.
- Konverter mengubah tegangan listrik.
Adaptor untuk Colokan Listrik Hongkong
Colokan Tipe C atau F yang umum digunakan di Indonesia tidak cocok dengan stopkontak Tipe G. Karena itu, kamu membutuhkan adaptor yang sesuai.
Jenis yang bisa digunakan adalah adaptor Tipe G. Produk ini juga sering disebut adaptor EU ke UK.
Saat memilih adaptor, perhatikan beberapa hal berikut.
- Pilih adaptor yang memiliki pin ground.
- Pastikan rating sesuai untuk penggunaan listrik di Hongkong.
- Adaptor Tipe G umumnya memiliki rating hingga 13A dan 250V.
- Pilih universal adapter jika kamu akan melanjutkan perjalanan ke negara lain.
- Hindari menumpuk terlalu banyak perangkat pada satu adaptor.
- Coba adaptor sebelum berangkat untuk memastikan cocok dengan charger yang kamu bawa.
Kalau membawa banyak perangkat, kamu juga bisa menggunakan charger multi-port. Satu adaptor bisa digunakan untuk mengisi beberapa perangkat sekaligus.
Baca Juga: Colokan Listrik Jepang: Tipe, Bentuk, dan Tips untuk Wisatawan Indonesia
Jelajahi Bersama SatuSatu
Urusan colokan sudah siap? Kalau perjalananmu dilanjutkan ke Singapura, kamu bisa mencari tiket atraksi dan aktivitas perjalanan melalui SatuSatu.com
Untuk suasana taman hiburan, ada Universal Studios Singapura. Tempat ini cocok untuk kamu yang bepergian dengan keluarga atau teman dan ingin menghabiskan satu hari penuh di Sentosa.
Kalau lebih suka suasana santai, coba Oceanarium Singapura. Pilihan ini pas untuk anak-anak dan siapa pun yang suka melihat kehidupan laut dari dekat.
Pertanyaan Terkait Colokan Listrik Hongkong
Apakah colokan listrik Hongkong sama dengan Indonesia?
Tidak. Hongkong menggunakan colokan Tipe G dengan tiga pin persegi, sedangkan Indonesia umumnya menggunakan Tipe C dan F dengan dua pin bulat. Jadi, kamu perlu membawa adaptor.
Perlu konverter listrik untuk ke Hongkong?
Biasanya tidak perlu karena tegangan Hongkong 220V dengan frekuensi 50Hz, mirip dengan Indonesia. Namun, tetap cek label perangkat sebelum digunakan.
Adaptor apa yang cocok untuk colokan Hongkong?
Gunakan adaptor Tipe G atau universal adapter agar lebih praktis jika bepergian ke beberapa negara.