Masjid Agung Sibolga merupakan salah satu bangunan bersejarah di pesisir barat Sumatera Utara. Masjid ini pertama kali didirikan pada 1908.
Awalnya, bangunan masjid masih sederhana dan terbuat dari kayu. Kini, Masjid Agung Sibolga menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat setempat.
Masjid ini juga punya cerita tentang keberagaman masyarakat Sibolga. Kalau kamu sedang menjelajahi kota ini, Masjid Agung Sibolga bisa masuk daftar kunjungan.
Baca Juga: Masjid Agung Surabaya: Lokasi, Sejarah, dan Daya Tariknya
Lokasi dan Akses ke Masjid Agung Sibolga
Masjid Agung Sibolga berada di Jalan S. Parman, Sibolga Kota. Lokasinya dekat dengan kawasan Pasar Onan Lama.
Letaknya berada di pusat kota. Jadi, masjid ini cukup mudah dijangkau dari berbagai area di Sibolga.
Kalau datang dari luar kota, kamu bisa melalui Bandara Ferdinand Lumban Tobing di Pinangsori. Dari bandara, perjalanan menuju pusat Kota Sibolga sekitar 30–40 menit dengan kendaraan.
Jalan menuju masjid sudah cukup baik. Area di sekitarnya juga ramai karena berdekatan dengan pasar tradisional.
Jam Buka Masjid Agung Sibolga
Masjid Agung Sibolga buka setiap hari mulai pukul 04.00 hingga 22.15. Karena masih digunakan untuk ibadah, waktu kunjungan sebaiknya disesuaikan dengan jadwal salat.
Kamu juga tidak perlu membayar tiket masuk. Kalau ingin ikut membantu perawatan masjid, tersedia donasi yang bisa diberikan secara sukarela.
Sejarah dan Daya Tarik Masjid Agung Sibolga

Masjid Agung Sibolga sudah berdiri selama lebih dari satu abad. Sejarah panjang ini menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Masjid ini awalnya dibangun atas inisiatif tokoh-tokoh lokal. Pembangunannya dipimpin oleh Imam Haluddin dan kemudian dilanjutkan oleh H. Jamaluddin.
Menara yang Dulu Jadi Penanda bagi Pelaut
Salah satu bagian menarik dari Masjid Agung Sibolga adalah menaranya. Dahulu, menara tidak hanya digunakan untuk mengumandangkan azan.
Menara tersebut juga berfungsi sebagai penanda arah bagi nelayan dan pelaut. Fungsinya berkaitan dengan posisi Sibolga sebagai kota pelabuhan di kawasan Teluk Tapian Nauli.
Jadi, masjid ini tidak hanya memiliki fungsi keagamaan. Bangunannya juga pernah menjadi bagian dari kehidupan maritim masyarakat setempat.
Simbol Keberagaman Masyarakat Sibolga
Masjid Agung Sibolga juga punya kaitan erat dengan keberagaman masyarakat di kota ini. Masyarakat dari berbagai latar belakang menjadikannya sebagai tempat beribadah bersama.
Beberapa di antaranya berasal dari masyarakat Melayu, Minang, Batak, hingga keturunan Arab. Hal ini membuat masjid memiliki nilai sosial yang cukup kuat bagi masyarakat Sibolga.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat berkunjung ke Masjid Agung Sibolga.
- Menikmati suasana masjid yang sudah berusia lebih dari satu abad.
- Mengamati dan memotret bagian bangunan yang menarik.
- Berbincang dengan warga atau pengurus masjid tentang sejarahnya.
- Berjalan kaki menuju Pasar Onan Lama.
- Mencicipi kuliner khas Sibolga di sekitar pasar.
- Menikmati suasana kota pelabuhan di sekitar Teluk Tapian Nauli.
Bangunan masjid tidak terlalu besar. Jadi, kamu tidak membutuhkan waktu lama untuk melihat-lihat area utamanya.
Kalau tertarik dengan sejarah lokal, kamu bisa meluangkan waktu lebih lama. Cobalah berbincang dengan pengurus atau warga sekitar untuk mendapatkan cerita tentang masjid ini.
Tips Berkunjung
Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum datang ke Masjid Agung Sibolga.
- Gunakan pakaian yang sopan dan menutup bahu serta lutut.
- Hindari waktu salat jika ingin berkeliling dan mengambil foto.
- Jangan mengambil foto saat mengganggu aktivitas ibadah.
- Datang di luar waktu salat agar lebih leluasa.
- Mampir ke Pasar Onan Lama setelah berkunjung ke masjid.
- Saat Ramadan, kamu bisa merasakan suasana masjid yang lebih ramai.
Lokasi Pasar Onan Lama yang berdekatan juga membuat keduanya cocok dikunjungi dalam satu perjalanan.
Setelah dari masjid, kamu bisa melanjutkan perjalanan untuk mencari makanan atau melihat aktivitas warga.
Baca Juga: Masjid Agung Banten, Saksi Sejarah Kesultanan Banten
Jelajahi Bersama SatuSatu
Selain menjelajahi tempat bersejarah di Sibolga, kamu juga bisa mencari aktivitas wisata lain melalui SatuSatu.com
Kalau perjalananmu berlanjut ke Jakarta, ada KidZania Jakarta yang cocok untuk liburan bersama keluarga. Ada juga Jakarta Aquarium untuk menikmati wisata yang lebih santai bersama anak-anak.
Pertanyaan Seputar Masjid Agung Sibolga
Kapan Masjid Agung Sibolga didirikan?
Masjid Agung Sibolga pertama kali didirikan pada 1908 dengan bangunan kayu sederhana.
Apakah ada biaya masuk ke Masjid Agung Sibolga?
Tidak ada tiket masuk. Donasi untuk perawatan masjid bersifat sukarela.
Apa yang membuat Masjid Agung Sibolga unik?
Menaranya dulu tidak hanya digunakan untuk azan, tetapi juga menjadi penanda arah bagi nelayan dan pelaut di Teluk Tapian Nauli.
SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B

Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih.
Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.
Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.
Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.
Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.
Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.