Pasar Ngasem Jogja punya cerita yang cukup panjang. Dulu, tempat ini dikenal sebagai salah satu pusat jual-beli burung terbesar di Yogyakarta.
Pasar yang berdiri sejak 1809 ini berada di kawasan Taman Sari. Lokasinya juga tidak jauh dari kompleks Keraton Yogyakarta.
Setelah pedagang burung direlokasi ke PASTY pada 2010, wajah Pasar Ngasem ikut berubah. Kini, kawasan ini lebih dikenal sebagai ruang publik, tempat kuliner, dan ruang kegiatan budaya.
Suasananya masih menarik untuk dijelajahi. Kamu bisa mampir untuk mencicipi jajanan tradisional sekaligus melihat kawasan bersejarah di sekitarnya.
Lokasi dan Akses ke Pasar Ngasem Jogja
Pasar Ngasem berada di Jalan Polowijan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Lokasinya tepat di belakang Taman Sari Water Castle.
Letaknya yang strategis membuat pasar ini mudah dipadukan dengan rute wisata lainnya. Kamu bahkan bisa berjalan kaki dari Keraton Yogyakarta menuju kawasan pasar.
Kalau berangkat dari Malioboro, perjalanan bisa ditempuh sekitar 8–12 menit. Kamu bisa menggunakan Trans Jogja, ojek online, atau becak tradisional.
Wisatawan yang datang dari Bandara YIA atau Stasiun Tugu membutuhkan waktu sekitar 45–60 menit. Lama perjalanan tentu bisa berubah tergantung kondisi lalu lintas.
Baca Juga: Mau Liburan ke Bali & Jogja Makin Yahud? Yuk Wisata “Cuan” Bareng SatuSatu!
Harga dan Jam Buka Pasar Ngasem Jogja
Kamu tidak perlu membeli tiket untuk masuk ke Pasar Ngasem. Kawasan ini merupakan ruang publik yang bisa dikunjungi wisatawan.
Area plazanya bisa diakses kapan saja. Namun, waktu terbaik untuk berburu kuliner adalah pagi hari.
Sebagian pedagang mulai berjualan sekitar pukul 05.00–06.00 WIB. Suasana biasanya paling ramai sampai sekitar pukul 09.00–10.00 WIB.
Beberapa lapak masih buka sampai siang atau sore. Namun, pilihan menunya biasanya sudah tidak sebanyak pagi hari.
Untuk harga, jajanan di Pasar Ngasem cukup ramah di kantong. Harganya berkisar mulai dari Rp2.000 sampai Rp20.000 per porsi.
Daya Tarik Pasar Ngasem Jogja
Salah satu daya tarik Pasar Ngasem adalah sejarahnya. Kawasan ini dulunya berupa danau kecil yang sering dikunjungi Sultan Hamengku Buwono II.
Dari kawasan tersebut, Sultan bisa menikmati pemandangan Keraton dari luar benteng. Seiring waktu, area danau berubah menjadi permukiman dan kemudian berkembang menjadi pasar burung.
Pasar burung Ngasem pernah sangat populer. Aktivitas tersebut bahkan terus berlangsung hingga akhirnya dipindahkan ke lokasi baru.
Sejak 2010, fungsi pasar mulai berubah. Kawasan Pasar Ngasem kemudian berkembang menjadi ruang publik yang lebih terbuka untuk masyarakat dan wisatawan.
Arsitekturnya juga menarik untuk diperhatikan. Bangunannya memadukan unsur kolonial dengan gaya Jawa klasik.
Beberapa bagian bangunan lama masih mempertahankan nuansa pasar tradisional. Ada pula plaza terbuka dengan bangku yang bisa digunakan untuk beristirahat.
Karena berada dekat Taman Sari, Pasar Ngasem sering menjadi tempat singgah wisatawan. Kamu bisa istirahat sebentar sambil menikmati jajanan sebelum melanjutkan perjalanan.
Rekomendasi Kuliner di Pasar Ngasem Jogja

Kalau datang ke Pasar Ngasem, jangan cuma jalan-jalan. Luangkan waktu untuk mencicipi jajanan tradisional yang ada di kawasan ini.
Beberapa pilihan yang bisa kamu coba antara lain:
- Wedang ronde
Minuman hangat berbahan jahe dengan bola-bola ketan, kolang-kaling, dan gula merah. Cocok diminum pagi hari sebelum lanjut berkeliling. - Apem beras
Kue berbahan tepung beras dan santan yang difermentasi. Teksturnya lembut dan punya aroma khas karena dipanggang di atas tungku arang. - Wingko
Camilan yang dibuat dari kelapa parut, tepung ketan, dan gula. Rasanya manis dengan tekstur yang cukup padat tetapi tetap lembut. - Jenang gempol
Bubur sumsum lembut dengan bola-bola tepung beras yang kenyal. Hidangan ini disajikan dengan kuah santan dan gula merah cair. - Bakpia
Camilan khas Yogyakarta yang tersedia dalam berbagai isian. Pilihannya mulai dari kacang hijau hingga cokelat. - Dawet
Minuman segar dengan cendol, santan, dan gula merah. Cocok untuk menyegarkan diri setelah berjalan-jalan di tengah cuaca Jogja. - Gudeg
Hidangan khas Yogyakarta berbahan nangka muda yang dimasak dengan bumbu hingga rasanya manis dan gurih. Beberapa lapak di kawasan pasar juga menyediakan menu ini.
Kalau ingin mendapat pilihan yang lebih lengkap, datanglah sejak pagi. Kamu bisa sekalian mencicipi beberapa jajanan sebelum sebagian pedagang mulai tutup.
Fasilitas di Sekitar Pasar Ngasem Jogja
Pasar Ngasem memiliki area plaza terbuka yang bisa digunakan untuk bersantai. Ada juga bangku yang bisa menjadi tempat istirahat setelah berjalan kaki.
Area parkir tersedia di sekitar kawasan Keraton. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Pasar Ngasem.
Kalau ingin menginap, pilihan hotel dan guest house juga tersedia di sekitar kawasan ini. Jaraknya hanya beberapa ratus meter sehingga cukup praktis untuk menjelajahi kawasan heritage.
Tips Berkunjung ke Pasar Ngasem Jogja
Supaya kunjunganmu lebih nyaman, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan:
- Datang pagi hari, sekitar pukul 06.00–09.00 WIB agar pilihan kuliner masih lengkap.
- Siapkan uang tunai pecahan kecil karena tidak semua pedagang menerima pembayaran non-tunai.
- Gunakan alas kaki yang nyaman karena kamu kemungkinan akan banyak berjalan kaki.
- Siapkan waktu lebih karena Pasar Ngasem berada dekat beberapa destinasi wisata lainnya.
Kamu bisa sekalian menyusun rute jalan kaki menuju Taman Sari, Kampung Wisata Patehan, Pojok Beteng, hingga Alun-Alun Kidul. Dengan begitu, satu kunjungan bisa sekaligus menjadi perjalanan menyusuri kawasan heritage Jogja.
Baca Juga: 10 Makanan Khas Jogja, Wajib Coba Pas Liburan!
Jelajahi Bersama SatuSatu
Setelah puas menikmati suasana Pasar Ngasem, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke destinasi lain melalui SatuSatu.com
Kalau perjalananmu lanjut ke Yogyakarta, salah satu pilihannya adalah Borobudur & Prambanan Temple Tur Sehari. Ada juga Yogyakarta Tur Sehari Pribadi dengan Objek Wisata Utama & Mobil untuk kamu yang ingin jadwal lebih fleksibel.
Pilihan ini cocok untuk kamu yang ingin mengunjungi beberapa objek wisata utama dalam satu perjalanan.
Kawasan Taman Sari juga bisa dimasukkan ke dalam rute. Lokasinya berdekatan dengan Pasar Ngasem sehingga keduanya mudah dikunjungi dalam satu agenda.
Pertanyaan Seputar Pasar Ngasem Jogja
Pasar Ngasem Jogja buka jam berapa?
Pasar Ngasem biasanya mulai ramai sekitar pukul 05.00–06.00 WIB, terutama untuk berburu kuliner pagi.
Apakah Pasar Ngasem masih menjual burung seperti dulu?
Tidak. Sejak 2010, aktivitas jual-beli burung dipindahkan ke PASTY. Kini Pasar Ngasem lebih dikenal sebagai kawasan kuliner dan ruang budaya.
Berapa jarak Pasar Ngasem Jogja dari Malioboro?
Dari Malioboro, perjalanan ke Pasar Ngasem biasanya membutuhkan waktu sekitar 8–12 menit dengan kendaraan.
SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B

Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih.
Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.
Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.
Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.
Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.
Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.