Lompat ke konten
Home » Pura Lempuyang: Pura Ikonik dengan Gerbang Surga di Bali

Pura Lempuyang: Pura Ikonik dengan Gerbang Surga di Bali

Pura Lempuyang adalah salah satu pura yang terkenal di Bali. Tempat ini dikenal dengan sebutan Gerbang Surga atau Gate of Heaven karena punya gapura ikonik dengan latar Gunung Agung.

Pemandangan dari gapura tersebut menjadi salah satu spot foto yang banyak dicari wisatawan di Bali Timur. Selain berfoto, kamu juga bisa merasakan suasana spiritual dan tenang khas kawasan pura.

Kalau tertarik datang, ada beberapa hal yang perlu kamu tahu sebelum berkunjung. Simak lokasi, harga tiket, jam buka, dan tipsnya berikut ini.

Lokasi dan Akses ke Pura Lempuyang

Pura Lempuyang berada di puncak Bukit Bisbis, tepatnya di Jalan Pura Telaga Mas Lempuyang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Dari Bandara Ngurah Rai, perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam 40 menit menggunakan kendaraan.

Karena berada di Bali Timur, perjalanan dari kawasan wisata Bali Selatan cukup jauh. Kamu bisa menyewa mobil dengan sopir atau mengikuti paket tur agar perjalanan lebih nyaman.

Setelah sampai di area parkir, kendaraan pribadi tidak bisa langsung dibawa sampai ke area pura. Kamu perlu menggunakan shuttle menuju titik awal kunjungan.

Sesampainya di titik turun shuttle, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki dan menaiki anak tangga. Jalurnya mengarah ke Pura Penataran Agung, tempat Gerbang Surga berada.

Baca Juga:  5 Pura Terkenal di Bali yang Wajib Kamu Kunjungi

Harga Tiket & Jam Buka Pura Lempuyang

Harga tiket masuk Pura Lempuyang sekitar Rp40.000 per orang untuk wisatawan domestik. Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan sekitar Rp70.000 per orang.

Selain tiket masuk, siapkan juga biaya shuttle dan jasa fotografer jika ingin menggunakan layanan tersebut. Harga dapat berubah sesuai kebijakan pengelola.

Pura Lempuyang buka setiap hari, biasanya pukul 06.00–19.00 WITA. Kalau ingin menghindari antrean, sebaiknya datang lebih pagi.

Waktu sekitar pukul 05.00–06.00 WITA bisa menjadi pilihan jika ingin mendapatkan suasana pagi dan peluang melihat Gunung Agung dengan lebih jelas. Jam buka dan harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu, jadi cek informasi terbaru sebelum berangkat.

Daya Tarik Pura Lempuyang

Pura Lempuyang

Hal yang paling terkenal dari Pura Lempuyang adalah Gerbang Surga. Gapura batu ini membingkai pemandangan Gunung Agung sehingga menghasilkan foto yang ikonik.

Foto di Gerbang Surga juga sering menggunakan efek pantulan seperti cermin. Padahal, efek tersebut berasal dari teknik fotografi menggunakan permukaan ponsel atau cermin, bukan kolam air di depan gapura.

Pura Lempuyang juga memiliki nilai spiritual yang kuat bagi umat Hindu Bali. Kompleks pura ini terdiri dari beberapa pura yang berada di kawasan Gunung Lempuyang.

Pura tertingginya adalah Pura Lempuyang Luhur. Untuk mencapainya, pengunjung perlu melewati ribuan anak tangga melalui kawasan hutan.

Namun, sebagian besar wisatawan biasanya berhenti di Pura Penataran Agung. Di sinilah Gerbang Surga yang paling terkenal berada.

Rekomendasi Aktivitas di Pura Lempuyang

Ada beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan selama berkunjung ke Pura Lempuyang.

  • Berfoto di Gerbang Surga: abadikan gapura dengan latar Gunung Agung.
  • Menjelajahi area pura: lihat arsitektur tradisional Bali di Pura Penataran Agung.
  • Trekking: coba jalur menuju Pura Lempuyang Luhur jika kondisi fisik memungkinkan.
  • Menikmati suasana pegunungan: rasakan udara sejuk khas Bali Timur.
  • Belajar tentang budaya Bali: kamu bisa mencari informasi tentang sejarah dan makna spiritual pura.

Antrean foto di Gerbang Surga bisa cukup panjang, terutama saat musim liburan. Siapkan waktu ekstra jika ingin berfoto dengan suasana yang lebih santai.

Tips Berkunjung ke Pura Lempuyang

Ada beberapa hal yang sebaiknya kamu siapkan sebelum datang ke Pura Lempuyang.

  • Pakai pakaian sopan: kamu akan memasuki kawasan pura yang merupakan tempat suci.
  • Gunakan sarung dan selendang: perlengkapan ini biasanya tersedia di area masuk.
  • Datang pagi: waktu ini biasanya lebih nyaman untuk menghindari antrean.
  • Gunakan alas kaki nyaman: terutama jika ingin berjalan dan menaiki banyak anak tangga.
  • Siapkan uang tunai: untuk tiket, shuttle, dan kebutuhan lainnya.

Hormati aturan dan kegiatan keagamaan yang sedang berlangsung. Hindari mengganggu umat yang sedang beribadah atau mengikuti upacara.

Baca Juga: Pura Besakih: Mengenal Pura Terbesar di Bali

Jelajahi Bali Bersama SatuSatu

Puas berfoto di Gerbang Surga? Kamu bisa lanjut menjelajahi Bali lewat SatuSatu.com dengan berbagai pilihan aktivitas dan metode pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, serta kartu kredit.

Salah satu yang bisa masuk itinerary adalah Kecak Fire Dance Uluwatu. Pertunjukan tari tradisional ini bisa menjadi pilihan untuk menikmati sisi budaya Bali setelah berkunjung ke Pura Lempuyang.

Karena Pura Lempuyang berada di Karangasem, kamu juga bisa lanjut ke Tirta Gangga Water Palace. Destinasi ini cocok dimasukkan ke itinerary Bali Timur karena masih berada di kawasan Karangasem.

Pertanyaan Seputar Pura Lempuyang

Berapa harga tiket masuk Pura Lempuyang?

Harga tiket masuk Pura Lempuyang sekitar Rp40.000 per orang untuk wisatawan domestik dan Rp70.000 untuk wisatawan mancanegara. Biaya ini belum termasuk shuttle dan jasa fotografer.

Kenapa Pura Lempuyang disebut Gerbang Surga?

Pura Lempuyang disebut Gerbang Surga karena memiliki gapura besar yang membingkai pemandangan Gunung Agung. Spot ini menjadi salah satu foto paling ikonik dari Pura Lempuyang.

Jam berapa waktu terbaik ke Pura Lempuyang?

Waktu yang disarankan sekitar pukul 05.00–06.00 WITA. Datang lebih pagi juga bisa membantu menghindari antrean panjang dan memberi peluang lebih baik untuk melihat Gunung Agung sebelum tertutup kabut.