Curug Bugbrug adalah air terjun tersembunyi di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Lokasinya berada di lembah yang memisahkan Cisarua dan Parongpong, tidak jauh dari Dusun Bambu.
Kamu perlu trekking menuruni lembah untuk sampai ke sini. Di bawah ini ada info lokasi, jalur, tiket, dan tips supaya kunjunganmu lancar.
Lokasi dan Akses ke Curug Bugbrug
Curug Bugbrug berada di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Waktu tempuhnya sekitar 30 menit dari Alun-Alun Lembang.
Patokan paling mudah adalah Masjid Al-Istiqomah, tepat sebelum gerbang Dusun Bambu dari arah Cimahi. Di samping masjid ada jalan kecil menuju permukiman warga.
Ada beberapa jalur menuju curug:
- Jalur Komando: letaknya sebelum Dusun Bambu, dengan plang di sisi kanan jalan. Kamu menuruni jalan terjal lewat kebun warga dan jembatan kecil.
- Jalur Kampung Ciwangun Indah Camp: tanpa plang, jadi tanyakan arah ke warga sekitar.
- Jalur dari gerbang dekat Jalan Kolonel Masturi: menurut pengelola, jalur ini paling mudah, tapi tidak disarankan membawa kendaraan.
Karena jalurnya bisa membingungkan, hubungi pengelola lewat Instagram sebelum datang. Tanyakan jalur mana yang cocok untukmu.
Baca Juga: Curug Sadim: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tarik
Harga Tiket dan Jam Buka Curug Bugbrug
Berdasarkan informasi terakhir dari pengelola, tiket masuk Curug Bugbrug Rp10.000 per orang. Biaya camping sekitar Rp20.000 per orang.
Parkir dititipkan di pekarangan rumah warga karena belum ada lahan parkir resmi. Tarifnya dilaporkan Rp5.000 sampai Rp15.000, tergantung jalur dan sumbernya.
Soal jam buka, ada sumber yang menyebut Senin–Jumat pukul 08.00–17.00 WIB, sedangkan akhir pekan buka 24 jam. Sumber lain menyebut pukul 09.00–16.00 WIB.
Karena infonya berbeda, konfirmasi dulu ke pengelola sebelum berangkat. Harga bisa berubah, jadi siapkan uang tunai lebih.
Daya Tarik Curug Bugbrug

Daya tarik utamanya air terjun yang jatuh menuruni tebing batu. Ketinggiannya dilaporkan sekitar 25 sampai 50 meter, tergantung sumbernya.
Airnya jernih dan cipratannya terasa segar. Pepohonan lebat di sekitar tebing bikin suasananya teduh dan tenang.
Kawasan ini punya cerita menarik. Curug Bugbrug ditetapkan sebagai wisata alam oleh desa pada 2001, lalu sempat ditutup sekitar lima tahun.
Warga kemudian menata ulang dan membukanya lagi pada pertengahan 2020. Dulunya, area sekitar curug adalah kebun selada air milik warga.
Debit air sangat memengaruhi pemandangan. Saat kemarau panjang, aliran bisa mengecil drastis. Namun, hindari datang saat hujan deras karena jalur licin dan air bisa keruh.
Aktivitas di Curug Bugbrug
Aktivitas utamanya trekking menyusuri lembah hijau. Jalurnya cukup menguras tenaga, terutama saat kamu kembali naik.
Selain trekking, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan:
- Berfoto dengan latar air terjun dan tebing
- Berkemah di area yang disediakan pengelola
- Mengadakan acara kelompok, dengan menghubungi pengelola lebih dulu
- Mampir ke Curug Pelangi, yang berjarak sekitar 300 meter lewat salah satu jalur
Ada satu hal penting soal keselamatan. Kolam di bawah curug dalam dan berpusar, sehingga pengelola memasang larangan berenang di area tertentu.
Fasilitas di Sekitar Curug Bugbrug
Fasilitasnya sederhana tapi cukup nyaman. Pengelola menyediakan gazebo kayu dan tempat duduk dari batang pohon besar.
Ada juga kamar mandi dengan air bersih dan musala. Sebuah warung sederhana menjual makanan ringan dan mi instan.
Namun, pilihan makan di curug ini terbatas. Kalau ingin makan lebih lengkap, kamu bisa mampir ke tempat makan di Dusun Bambu yang letaknya dekat.
Tips Berkunjung ke Curug Bugbrug
Pakai sepatu trekking dengan sol yang kuat. Medan menurun dan licin, terutama setelah hujan.
Berangkatlah di pagi hari agar kamu punya waktu cukup untuk trekking pulang-pergi. Bawa air minum, baju ganti, dan uang tunai untuk tiket serta parkir.
Cek kondisi debit air lewat Instagram pengelola sebelum berangkat. Dengan begitu, kamu tidak kecewa kalau airnya sedang kecil.
Patuhi rambu larangan di area kolam. Terakhir, bawa pulang sampahmu agar lembah tetap bersih.
Baca Juga: Curug Sanghyang Taraje: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tarik
Jelajahi Jawa Barat Bersama SatuSatu
Penasaran dengan petualangan lain setelah dari curug? Kamu bisa langsung pesan lewat SatuSatu.com dengan pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit.
Taman Air Petualangan Hutan Bogor cocok kalau kamu ingin bermain air dengan aman di Jawa Barat. Tempat ini pas untuk keluarga yang suka suasana alam tanpa perlu trekking jauh.
Kalau kamu suka jalan kaki di alam terbuka, coba Rice Terrace Trekking Jatiluwih. Trekking ini menyusuri sawah berundak di Bali, cocok untuk kamu yang sudah terbiasa dengan jalur seperti di Curug Bugbrug.
Pertanyaan Seputar Curug Bugbrug
Di mana lokasi Curug Bugbrug?
Curug Bugbrug berada di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Patokannya Masjid Al-Istiqomah, sebelum gerbang Dusun Bambu dari arah Cimahi.
Berapa harga tiket masuk Curug Bugbrug?
Tiket masuk Curug Bugbrug sekitar Rp10.000 per orang berdasarkan informasi terakhir dari pengelola. Biaya camping sekitar Rp20.000, sedangkan parkir dititipkan di rumah warga.
Apakah boleh berenang di Curug Bugbrug?
Tidak di semua area. Kolam di bawah air terjun cukup dalam dan berpusar, sehingga beberapa area dilarang untuk berenang demi keselamatan pengunjung.