Lompat ke konten
Home » Mengenal Julukan Jepang, Negeri Sakura di Asia Timur

Mengenal Julukan Jepang, Negeri Sakura di Asia Timur

Julukan Jepang yang paling dikenal ada dua, yaitu Negeri Matahari Terbit dan Negeri Sakura. Keduanya muncul dari letak geografis, kepercayaan, dan budaya yang hidup di negara kepulauan Asia Timur ini.

Di artikel ini, kamu akan tahu asal usul masing-masing julukan. Kamu juga akan tahu kapan waktu terbaik melihat bunga sakura langsung di sana.

Julukan Jepang yang Paling Dikenal

Ada beberapa sebutan yang sering menempel pada Jepang. Berikut yang paling sering kamu temui:

  • Negeri Matahari Terbit: julukan tertua dan paling resmi, yang berakar pada nama Nihon atau Nippon.
  • Negeri Sakura: julukan populer yang lahir dari budaya menikmati bunga sakura setiap musim semi.
  • Nihon atau Nippon: nama Jepang dalam bahasa Jepang sendiri, ditulis dengan kanji 日本.
  • Ōyashima: sebutan lama yang bermakna negeri dengan banyak pulau, merujuk pada ribuan pulau Jepang.

Nippon dan Nihon sama-sama berarti asal-usul matahari, dan sering diterjemahkan menjadi Negeri Matahari Terbit. Jadi, dua julukan utama Jepang punya jalur cerita yang berbeda. Satu dari bahasa dan sejarah, satu lagi dari alam dan tradisi.

Baca Juga: Mengenal Bendera Jepang dan Filosofi Lingkaran Merahnya

Asal Usul Julukan Negeri Matahari Terbit

Julukan Jepang

Julukan Jepang ini berawal dari cara pandang orang Tiongkok kuno. Ketika mereka menoleh ke timur, ke arah letak Jepang, mereka melihat arah fajar, sehingga negeri itu disebut tempat matahari terbit.

Sebelum memakai nama Nihon, Jepang dikenal dengan nama Wa atau Wakoku. Sekitar abad ke-7 atau ke-8, nama itu berubah menjadi Nihon.

Peran Pangeran Shotoku

Pangeran Shotoku sering disebut sebagai tokoh di balik penggunaan istilah ini. Pada sekitar tahun 608 Masehi, ia mengirim surat kepada kaisar Tiongkok yang menyebut Jepang sebagai negeri tempat matahari terbit.

Sejak itu, orang Jepang memakai sebutan tersebut untuk diri mereka sendiri. Namun, tahun pastinya berbeda-beda tergantung sumber, ada yang menyebut 607 dan ada yang 608.

Matahari dalam Kepercayaan dan Bendera

Matahari memang punya tempat khusus di budaya Jepang. Dalam Shinto, matahari dianggap pusat kehidupan dan tempat dewi matahari bernama Amaterasu.

Makanya, bendera Jepang yang disebut Hinomaru hanya berisi lingkaran merah di atas dasar putih. Lingkaran itu melambangkan matahari.

Mengapa Julukan Jepang Lainnya adalah Negeri Sakura?

Kalau Negeri Matahari Terbit bersifat sejarah, Negeri Sakura bersifat budaya. Bunga sakura menjadi lambang yang kuat bagi bangsa Jepang karena mekar sempurna di musim semi lalu gugur dengan anggun.

Orang Jepang tidak hanya memandangi bunganya. Mereka menggelar tradisi hanami, yaitu duduk di bawah pohon sakura sambil makan bekal bersama keluarga atau teman.

Prakiraan mekar sakura, atau sakura zensen, bahkan ikut diberitakan di televisi karena besarnya perhatian masyarakat. Bunganya juga sering disebut sebagai bunga nasional Jepang.

Sakura juga punya makna soal waktu. Bunganya mekar hanya sebentar, jadi orang Jepang menganggapnya pengingat untuk menghargai momen.

Musim sakura biasanya bertepatan dengan awal tahun ajaran dan tahun bisnis baru di Jepang. Karena itu, suasananya terasa seperti awal yang baru bagi banyak orang.

Kapan Waktu Terbaik Melihat Negeri Sakura Mekar

Kalau kamu ingin melihat langsung alasan di balik julukan Jepang ini, waktunya harus tepat. Musim sakura umumnya berlangsung dari akhir Maret hingga pertengahan April.

Di Tokyo, sakura biasanya mekar dari akhir Maret hingga awal April, tetapi tanggal pastinya berubah setiap tahun mengikuti cuaca. Kyoto dan Osaka biasanya mekar di rentang yang mirip.

Di Hokkaido, sakura jarang mekar penuh sebelum awal Mei. Jadi, kamu bisa mengejar sakura ke utara kalau terlewat di kota-kota besar.

Beberapa tips sederhana supaya perjalananmu lancar:

  • Pantau prakiraan mekar beberapa minggu sebelum berangkat.
  • Pesan penginapan lebih awal, karena hotel di Tokyo dan Kyoto cepat penuh saat musim sakura.
  • Bawa jaket tipis, sebab suhu bisa turun saat kamu melihat sakura di malam hari.
  • Datang pagi hari ke taman populer supaya tidak terlalu ramai.

Jelajahi Jepang Bersama SatuSatu

Penasaran ingin merasakan langsung suasana Negeri Sakura? Kamu bisa cek pilihan pengalamannya di SatuSatu.com lengkap dengan pembayaran lokal seperti BCA, Mandiri, OVO, DANA, dan kartu kredit.

Untuk merasakan budaya Jepang secara dekat, coba Pengalaman Sewa Kimono Yumekan dan Yukata Kyoto. Kamu bisa berjalan di Kyoto dengan busana tradisional, cocok untuk foto di bawah pohon sakura.

Kalau ingin menjelajah lebih luas, ada Tur Sehari Kyoto Nara. Per 24 Oktober 2026, harganya mulai dari USD 39,15. Tur ini pas untuk kamu yang ingin melihat dua kota bersejarah dalam satu hari.

Baca Juga: Visa Jepang: Syarat, Biaya, dan Cara Mengurusnya

Pertanyaan Terkait Julukan Jepang

Apa julukan Jepang yang paling terkenal?
Jepang dikenal dengan julukan Negeri Matahari Terbit dan Negeri Sakura. Negeri Matahari Terbit berasal dari arti nama Nihon, sedangkan Negeri Sakura merujuk pada bunga sakura yang menjadi ikon negara tersebut.

Mengapa Jepang disebut Negeri Matahari Terbit?
Jepang disebut Negeri Matahari Terbit karena letaknya di sebelah timur Tiongkok dan arti nama Nihon, yaitu asal matahari. Matahari juga memiliki peran penting dalam kepercayaan Shinto.

Kapan sakura mekar di Jepang?
Sakura di Jepang biasanya mekar dari akhir Maret hingga pertengahan April. Waktunya berbeda di setiap daerah, jadi cek prakiraan mekarnya sebelum memesan perjalanan.