Prawirotaman Jogja adalah kawasan wisata di Kecamatan Mergangsan. Kawasan ini dikenal sebagai “Kampung Turis” atau “Kampung Bule”.
Prawirotaman banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, terutama backpacker. Suasananya santai dan warga sekitar juga terbiasa berbahasa Inggris.
Selain dikenal sebagai kawasan penginapan, Prawirotaman juga punya sejarah panjang. Kawasan ini pernah menjadi tempat perjuangan hingga dikenal sebagai sentra batik.
Lokasi dan Akses ke Prawirotaman Jogja
Prawirotaman berada di Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta. Lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota sehingga cukup mudah dijangkau.
Kawasan ini terbagi menjadi beberapa bagian. Ada Prawirotaman I, Prawirotaman II, dan Prawirotaman III.
Jalan Prawirotaman I paling identik dengan julukan Kampung Turis. Namun, ketiganya sama-sama memiliki berbagai fasilitas wisata.
Kamu bisa menemukan:
- Penginapan.
- Kafe.
- Restoran.
- Toko dan butik.
- Tempat nongkrong.
- Toko kerajinan.
Dari Malioboro, Prawirotaman bisa ditempuh sekitar 15–20 menit berkendara ke arah selatan. Lokasinya juga tidak jauh dari Keraton Yogyakarta dan Taman Sari.
Karena itu, kawasan ini bisa menjadi pilihan tempat menginap. Kamu bisa lebih mudah menjelajahi berbagai tempat bersejarah di sekitar pusat kota.
Baca Juga: Tebing Breksi Jogja: Pesona Tebing Batu dengan Relief Ikonik
Sejarah Prawirotaman Jogja
Nama Prawirotaman berasal dari Prawirotomo. Ia merupakan seorang bangsawan keraton yang mendapat tanah kosong dari Keraton Yogyakarta pada abad ke-19.
Ada juga cerita yang menyebut nama Prawirotaman berasal dari kata “Prawiro”. Kata tersebut berarti pemuda dan berkaitan dengan sejarah kawasan ini sebagai tempat pelatihan prajurit muda keraton.
Dahulu, kawasan ini menjadi tempat tinggal Bregada Prawirotomo. Kelompok prajurit tersebut membantu Sultan Hamengkubuwono melawan penjajah.
Pada masa perjuangan kemerdekaan, Prawirotaman II dan III juga punya peran penting. Kawasan yang dikenal sebagai Jalan Gerilya ini pernah menjadi markas Pasukan Hantu Maut.
Pasukan tersebut merupakan kelompok gerilyawan dari pemuda kampung sekitar. Sejarah ini menjadi salah satu bagian menarik dari perjalanan Prawirotaman.
Memasuki tahun 1960-an, kawasan ini berkembang menjadi sentra industri batik cap. Usaha tersebut dikelola oleh keturunan Prawirotomo.
Seiring berkembangnya pariwisata di Bali dan Jogja, fungsi kawasan ini perlahan berubah. Rumah-rumah yang sebelumnya digunakan untuk usaha batik mulai beralih menjadi penginapan.
Dari sinilah Prawirotaman berkembang menjadi kawasan wisata seperti sekarang.
Daya Tarik Prawirotaman Jogja

Prawirotaman punya perpaduan suasana lokal dan modern. Tidak heran kalau kawasan ini menjadi salah satu tempat yang menarik untuk dijelajahi di Jogja.
Beberapa daya tariknya antara lain:
- Kafe yang estetik
Ada banyak kafe dengan konsep yang beragam. Kamu bisa menemukan kafe kekinian, bar, hingga tempat yang menjual gelato. - Penginapan dengan bangunan lama
Beberapa hotel dan hostel memanfaatkan bangunan lama. Bangunan tersebut sudah direnovasi dengan sentuhan modern, tetapi tetap mempertahankan suasana autentiknya. - Batik dan kerajinan tangan
Jejak Prawirotaman sebagai kawasan sentra batik masih bisa ditemukan. Ada toko batik, aksesori, hingga berbagai barang kerajinan. - Suasana malam yang hidup
Saat sore mulai berganti malam, suasana Prawirotaman semakin ramai. Lampu jalan mulai menyala dan musik dari kafe bisa terdengar di beberapa sudut kawasan.
Kamu bisa merasakan suasana khas Jogja sekaligus nuansa internasional. Perpaduan ini menjadi salah satu hal yang membuat Prawirotaman berbeda dari kawasan wisata lainnya.
Aktivitas dan Jam Kunjungan di Prawirotaman Jogja
Prawirotaman merupakan kawasan terbuka. Jadi, kamu bisa datang kapan saja tanpa perlu membayar tiket masuk.
Namun, jam buka setiap tempat tentu berbeda. Sebagian besar kafe dan toko biasanya beroperasi dari pagi hingga malam.
Kalau ingin berjalan kaki menyusuri kawasan, musim kemarau bisa menjadi waktu yang lebih nyaman. Periode sekitar April hingga Oktober disebut sebagai salah satu waktu yang cocok untuk berkunjung.
Beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan di Prawirotaman antara lain:
- Jalan santai menyusuri kawasan.
- Nongkrong di kafe.
- Mencicipi kuliner.
- Berburu batik dan kerajinan.
- Menginap di hotel atau hostel.
- Menikmati suasana malam.
Tips Berkunjung ke Prawirotaman Jogja
Prawirotaman punya banyak gang dan sudut kecil yang menarik. Karena itu, jalan kaki atau bersepeda bisa menjadi pilihan untuk menjelajahinya.
Dengan begitu, kamu bisa lebih leluasa menemukan kafe, toko, atau sudut menarik lainnya. Kamu juga bisa mengobrol dengan warga lokal untuk mengetahui cerita tentang kawasan ini.
Kalau ingin menginap di Prawirotaman, sebaiknya pesan akomodasi lebih awal. Terutama jika kamu datang saat musim liburan.
Beberapa tips lainnya:
- Gunakan alas kaki yang nyaman.
- Siapkan uang untuk kuliner dan belanja.
- Luangkan waktu untuk menjelajah gang-gang kecil.
- Cek jam buka tempat yang ingin dikunjungi.
- Pesan penginapan lebih awal saat musim liburan.
Jelajahi Bersama SatuSatu
Setelah puas menjelajahi Prawirotaman, kamu bisa melanjutkan perjalanan lewat SatuSatu.com
Karena lokasinya tidak jauh dari Keraton Yogyakarta, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Taman Sari Keraton. Tempat ini menawarkan suasana bersejarah dan bekas pemandian keluarga kerajaan dari abad ke-18.
Kalau ingin menjelajah lebih jauh ke luar kota, kamu juga bisa menggunakan Penyewaan Mobil Yogyakarta & Magelang oleh Tegsa My Car. Pilihan ini cocok buat kamu yang ingin lebih fleksibel mengatur perjalanan.
Baca Juga: Pasar Ngasem Jogja, Dulu Pasar Burung Kini Jadi Destinasi Wisata
Pertanyaan Seputar Prawirotaman Jogja
Kenapa Prawirotaman disebut Kampung Turis?
Prawirotaman dikenal sebagai pusat penginapan favorit wisatawan mancanegara, terutama backpacker. Kawasan ini juga dikenal sebagai “Kampung Bule”.
Berapa jarak Prawirotaman dari Malioboro?
Prawirotaman berjarak sekitar 15–20 menit berkendara dari Malioboro. Lokasinya juga dekat dengan Keraton Yogyakarta dan Taman Sari.
Apakah Prawirotaman Jogja gratis dikunjungi?
Ya, tidak ada biaya masuk karena Prawirotaman merupakan kawasan terbuka. Pengunjung hanya perlu membayar kuliner, belanja, atau aktivitas tertentu.
SatuSatu Kini Hadir untuk Kebutuhan Bisnis Lewat SatuSatu B2B

Buat kamu yang bekerja di biro perjalanan, event organizer, HR perusahaan, atau komunitas, mengatur perjalanan dalam jumlah besar tentu butuh persiapan lebih.
Karena itu, SatuSatu kini juga hadir lewat SatuSatu B2B untuk membantu mitra pariwisata dan kebutuhan perjalanan grup atau korporasi dalam satu platform.
Ada beberapa fitur yang bisa membantu kebutuhan bisnis. Katalognya menyediakan ribuan pilihan atraksi, tur, dan aktivitas dengan ketersediaan yang terus diperbarui.
Selain itu, tersedia dasbor untuk mengelola pemesanan grup dan korporasi. Jadi, kebutuhan seperti outing kantor, gathering, hingga perjalanan perusahaan bisa dipantau dalam satu tempat.
Dari sisi bisnis, tersedia agent rate dengan harga khusus untuk mitra. Ada pula opsi pembayaran termin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi perusahaan, termasuk saat proses pembayaran perlu mengikuti siklus invoice atau anggaran kantor.
Jadi, kalau kamu sering mengatur perjalanan atau aktivitas wisata untuk banyak orang, SatuSatu B2B bisa menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan tersebut dengan lebih rapi.